Tarif Pesawat Naik, Audit Maskapai Penerbangan

- Editor

Senin, 18 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.(net)

Ilustrasi.(net)

JAKARTA,bipol.co – Pemerintah harus melakukan investigasi dan audit secara menyeluruh terhadap penerapan kenaikan tarif pesawat oleh maskapai penerbangan yang dinilai memberatkan konsumen.

“Hal yang penting adalah pemerintah harus melakukan investigasi dan audit secara menyeluruh,” kata Anggota Komisi V DPR RI Rendi Affandi Lamadjido dalam rilisnya di Jakarta, Senin (18/02/2019).

Menurutnya, kenaikan tarif tiket pesawat tersebut harus juga dibarengi faktor peningkatan keselamatan penerbangan dari maskapai. Politisi PDIP itu juga meminta pemerintah segera menjaga regulasi tarif atas dunia penerbangan komersial.

“Artinya pemerintah harus turun tangan langsung dan itu sudah diamanatkan oleh Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 14 Tahun 2016 tentang Mekanisme Formulasi Perhitungan dan Penetapan Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah,” paparnya.

Sebelumnya Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti meminta maskapai untuk langsung menurunkan tarif tiket pesawat ketika harga avtur turun.

Polana menjelaskan pengaruh harga avtur ke harga tiket, yaitu sebesar 24 persen berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 14 Tahun 2016, selain faktor lain, yaitu nilai tuker dan biaya jasa terkait.

“Itu tahun 2016 dengan asumsi harga pada 2015 hingga 2016 awal dengan asumsi tingkat keterisian 65 persen,” katanya.

Sementara itu, dalam kajian maskapai harga avtur menyumbang sekitar 40 persen dari biaya operasional, karena itu Polana menilai perlu ada kajian ulang terhadap komponen yang mempengaruhi tarif dasar maskapai.[hyt/ant]

Berita Terkait

Tingkatkan Daya Saing Global, Presiden Tekankan Pentingnya Bangun SDM
Ganti PDNS 2, Pemerintah Targetkan Layanan Publik Kembali Normal
Revisi UU Kementerian Negara Berbasis pada Efektivitas Pemerintahan Sesuai Visi-Misi Presiden
Amanda Soemedi Hadiri Harganas ke-31 di Semarang
Presiden Jokowi akan Berikan Bansos Beras Hingga Desember 2024
KPK Usut Dugaan Korupsi Bansos Presiden, Jokowi Bilang: Silahkan Diproses Hukum
Bamsoet Apresiasi Kinerja Kemenag pada Operasional Haji 1445 H/2024 M
Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan, Rehabilitasi, dan Renovasi Sarana Pendidikan di Kalimantan Tengah

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 17:28 WIB

Tingkatkan Daya Saing Global, Presiden Tekankan Pentingnya Bangun SDM

Senin, 1 Juli 2024 - 19:38 WIB

Ganti PDNS 2, Pemerintah Targetkan Layanan Publik Kembali Normal

Sabtu, 29 Juni 2024 - 19:43 WIB

Revisi UU Kementerian Negara Berbasis pada Efektivitas Pemerintahan Sesuai Visi-Misi Presiden

Sabtu, 29 Juni 2024 - 17:33 WIB

Amanda Soemedi Hadiri Harganas ke-31 di Semarang

Jumat, 28 Juni 2024 - 15:45 WIB

Presiden Jokowi akan Berikan Bansos Beras Hingga Desember 2024

Jumat, 28 Juni 2024 - 14:22 WIB

KPK Usut Dugaan Korupsi Bansos Presiden, Jokowi Bilang: Silahkan Diproses Hukum

Kamis, 27 Juni 2024 - 20:00 WIB

Bamsoet Apresiasi Kinerja Kemenag pada Operasional Haji 1445 H/2024 M

Kamis, 27 Juni 2024 - 18:34 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan, Rehabilitasi, dan Renovasi Sarana Pendidikan di Kalimantan Tengah

Berita Terbaru

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna memberikan bantuan untuk peningkatan pembangunan masjid dan santunan kepada anak-anak yatim saat Jumling di Masjid Baitul Muslimin, Kampung Babakan Timur, RW 07 Desa/Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (12/7/2024).

REGIONAL

Jumling ke 101, Bupati Bandung Doakan Masyarakat 

Sabtu, 13 Jul 2024 - 13:20 WIB