Jabar Ajukan Alat Pembakar Sampah

- Editor

Selasa, 19 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat(Jabar), Prima Mayaningtias di sela-sela acara Jabar Punya Informasi (Japri) dengan tema Citarum Expo, di Gedung Sate Bandung, Senin (18/2).

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat(Jabar), Prima Mayaningtias di sela-sela acara Jabar Punya Informasi (Japri) dengan tema Citarum Expo, di Gedung Sate Bandung, Senin (18/2).

Bandung.bipol.co – Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat(Jabar), Prima Mayaningtias mengatakan, pihaknya mengajukan penyediaan insinerator untuk ditempatkan di sepanjang permukiman di DAS Citarum, kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

“Jadi insenerator atau alat pembakar sampah yang diajukan Pemprov Jabar ke KLHK merupakan rancangan Telkom University dan Polda Metro Jaya,” kata Prima, di sela-sela acara Jabar Punya Informasi (Japri) dengan tema Citarum Expo, di Gedung Sate Bandung, Senin (18/2).

Dia mengatakan, awalnya pengadaan insinerator tersebut diajukan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat(PUPR). Namun, akhirnya diajukan kepada KLHK untuk mendapat arahan mengenai penanganan dampak lingkungan hidup, terutama sisa pembakarannya, dari insinerator tersebut.

“Sehingga insinerator yang disetujui tidak akan merusak lingkungan. Insinerator, di satu sisi kita harus menyelesaikan sampah yang ada di depan mata. Memang tidak akan ada yang sempurna, tetapi masalah sampah ini harus diselesaikan dalam waktu dekat dan insinerator ini tidak selamanya,” ujar Prima.

Ia mengatakan, insinerator ini harus memiliki dampak minimal terhadap lingkungan karenanya sedang dikaji serius di KLHK dan hal tersebut dilakukan dengan memberikan dua jenis spesifikasi insinerator, yakni dari Telkom University dan Polda Metro Jaya.

Beberapa sudah masuk spesifikasinya, hanya sekarang diajukan ke KLHK, terus supaya approve dan menentukan mana insinerator yang bisa diaplikasikan di DAS Citarum. “Apabila mau mencari insinerator yang sempurna, sulit. Masalahnya sekarang pembakaran sampah di Citarum sudah banyak,” katanya.

Menurut dia, pengadaan insinerator ini dibiayai dari APBN yang memiliki total sekitar Rp600 miliar untuk Citarum dan rencananya akan ditempatkan untuk menangani sampah dari permukiman sepanjang DAS Citarum. (Deden .GP)

 

 

Berita Terkait

Bupati Bandung Lepas 432 Calon Jemaah Haji Kloter Pertama, Terbang dari Bandara Kertajati 
Djamu Kertabudi: Ormas Wadah Aspirasi Masyarakat dalam Mengawal Pembangunan Daerah
Lepasan 430 Petugas Kloter, Karu dan Karom Jamaah Haji, Kang DS Ingatkan Hati Harus Tetap Ikhlas
Kang DS: Pengajian Rutin TP PKK Kabupaten Bandung Akan Meminimalisir Persoalan Akhlak Generasi Muda
Bupati: Tahun Ini Jemaah Haji Asal Kabupaten Bandung Diberangkatkan dari Bandara Kertajati
Kabupaten Bandung Juara Dua MTQ Jabar 2024, Bupati Apresiasi Capaian Para Kafilah
Pembalap Motor, Modeling dan Aktor Berbakat Keturunan Sunda Ini Namanya Tercatat di Industri Hiburan AS
Mapag Sri Desa Legok: Melestarikan Budaya, Memajukan Indramayu
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:18 WIB

Bupati Bandung Lepas 432 Calon Jemaah Haji Kloter Pertama, Terbang dari Bandara Kertajati 

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:14 WIB

Djamu Kertabudi: Ormas Wadah Aspirasi Masyarakat dalam Mengawal Pembangunan Daerah

Minggu, 12 Mei 2024 - 17:00 WIB

Lepasan 430 Petugas Kloter, Karu dan Karom Jamaah Haji, Kang DS Ingatkan Hati Harus Tetap Ikhlas

Jumat, 10 Mei 2024 - 09:38 WIB

Kang DS: Pengajian Rutin TP PKK Kabupaten Bandung Akan Meminimalisir Persoalan Akhlak Generasi Muda

Rabu, 8 Mei 2024 - 20:23 WIB

Bupati: Tahun Ini Jemaah Haji Asal Kabupaten Bandung Diberangkatkan dari Bandara Kertajati

Senin, 6 Mei 2024 - 14:37 WIB

Kabupaten Bandung Juara Dua MTQ Jabar 2024, Bupati Apresiasi Capaian Para Kafilah

Minggu, 5 Mei 2024 - 11:17 WIB

Pembalap Motor, Modeling dan Aktor Berbakat Keturunan Sunda Ini Namanya Tercatat di Industri Hiburan AS

Kamis, 2 Mei 2024 - 14:03 WIB

Mapag Sri Desa Legok: Melestarikan Budaya, Memajukan Indramayu

Berita Terbaru

REGIONAL

Lestarikan Lingkungan Bupati Nina Tanam Mangrove

Minggu, 19 Mei 2024 - 14:03 WIB