Ayam Bakar Ujang, Harga Boleh Berubah Tapi Citarasa Tidak

- Editor

Rabu, 20 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI,bipol.co – Citra rasa ayam bakar Kang Ujang tidak pernah berubah selama 24 tahun. Sampai sekarang, warga Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi itu berhasil mempertahankan pelanggan lamanya dan mengundang para para pelanggan baru.

Dia memulai usaha ayam bakar pada tahun 1995. Pada masa awal-awal usahanya, dia menjual ayam bakar atau goreng seharga Rp2.500/porsi. Seiring perjalanan waktu dan perkembangan inflasi, harga terkini Ayam Bakar Kang Ujang Rp16 ribu untuk satu porsi lengkap dengan nasi, tahu, lalap, dan sambal.

“Harga jual boleh berubah, tapi cita rasa masih tetap saya pertahankan. Saya tidak mau mengubah cara membakar serta pengolahan daging ayam karena takut mengecewakan pelanggan. Sambal tomat dan tahunya juga tetap,” kata Ujang ketika ditemui di tempat usahanya, Rabu (20/2/2019).

Ayam Bakar Kang Ujang setiap hari buka pukul 10.00 WIB. Dalam sehari dirinya membutuhkan daging ayam sebanyak 30 kg. Bahkan khusus bulan puasa bisa sampai 60 kg.

Sambal tomat bikinan Ujang yang tidak terlalu pedas dengan rasa khas dijadikan andalan untuk membangkitkan selera makan para pelanggannya. Sepanjang hari sampai kiosnya tutup, selalu sibuk melayani pembeli.

“Banyak pelanggan yang menelepon lewat hp karena takut kehabisan. Saya sediakan nomor khusus untuk pemesanan ayam bakar dan goreng. Cukup dengan menelpon ke nomor 087820787427,” ujarnya.

Salah seorang pelanggan setia Ayam Bakar Ujang, Lisnawati (39) warga Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi mengatakan, dia dan suaminya telah menjadi pelanggan sejak masa pacaran.

“Saya dulu waktu masih pacaran dengan suami, usai nonton bioskop pasti makan di Kang Ujang. Sampai sekarang usaha ini masih bertahan dan cita rasanya tidak berubah. Saya selalu merindukan ayam bakar ini,” tutur dia.[Firdaus]

Berita Terkait

Bewara DS Diluncurkan, Layanan Internet Gratis di 270 Desa dan 10 Kelurahan di Kabupaten Bandung
Pelantikan UPZ dan Sosialisasi Hari Kebangkitan Zakat, Bupati Bandung Harap Baznas Kompak Bantu Masyarakat Lemah
Bupati Bandung Lepas 432 Calon Jemaah Haji Kloter Pertama, Terbang dari Bandara Kertajati 
Djamu Kertabudi: Ormas Wadah Aspirasi Masyarakat dalam Mengawal Pembangunan Daerah
Lepas 430 Petugas Kloter, Karu dan Karom Jamaah Haji, Kang DS Ingatkan Hati Harus Tetap Ikhlas
Kang DS: Pengajian Rutin TP PKK Kabupaten Bandung Akan Meminimalisir Persoalan Akhlak Generasi Muda
Bupati: Tahun Ini Jemaah Haji Asal Kabupaten Bandung Diberangkatkan dari Bandara Kertajati
Kabupaten Bandung Juara Dua MTQ Jabar 2024, Bupati Apresiasi Capaian Para Kafilah
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 23:08 WIB

Bewara DS Diluncurkan, Layanan Internet Gratis di 270 Desa dan 10 Kelurahan di Kabupaten Bandung

Senin, 20 Mei 2024 - 19:19 WIB

Pelantikan UPZ dan Sosialisasi Hari Kebangkitan Zakat, Bupati Bandung Harap Baznas Kompak Bantu Masyarakat Lemah

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:18 WIB

Bupati Bandung Lepas 432 Calon Jemaah Haji Kloter Pertama, Terbang dari Bandara Kertajati 

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:14 WIB

Djamu Kertabudi: Ormas Wadah Aspirasi Masyarakat dalam Mengawal Pembangunan Daerah

Minggu, 12 Mei 2024 - 17:00 WIB

Lepas 430 Petugas Kloter, Karu dan Karom Jamaah Haji, Kang DS Ingatkan Hati Harus Tetap Ikhlas

Jumat, 10 Mei 2024 - 09:38 WIB

Kang DS: Pengajian Rutin TP PKK Kabupaten Bandung Akan Meminimalisir Persoalan Akhlak Generasi Muda

Rabu, 8 Mei 2024 - 20:23 WIB

Bupati: Tahun Ini Jemaah Haji Asal Kabupaten Bandung Diberangkatkan dari Bandara Kertajati

Senin, 6 Mei 2024 - 14:37 WIB

Kabupaten Bandung Juara Dua MTQ Jabar 2024, Bupati Apresiasi Capaian Para Kafilah

Berita Terbaru