Kelurahan Ditebar Rp 53 Miliar

- Editor

Rabu, 20 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG.bipol.co  – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tahun ini akan menerima Bantuan Kelurahan dari pemerintah pusat sebesar Rp53.294.091.000. Bantuan akan disalurkan kepada 151 kelurahan yang ada di Kota Bandung. Demikian disampaikan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Bandung, Asep Saeful Gufron pada acara Bandung Menjawab di Ruang Media Balai Kota Bandung, Selasa (19/2/2019).

Asep mengatakan, Bantuan Kelurahan baru pertama kali dilakukan oleh pemerintah pusat. “Tahun sebelumnya kita belum pernah ada bantuan kelurahan. Tahun ini kita menerima Bantuan Kelurahan dengan nominal sebesar Rp53 miliar atau setiap kelurahan akan memperoleh bantuan sebesar Rp352.941.000,” kata Asep.

Menurut Asep, Bantuan Kelurahan berbeda dengan Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilyahan (PIPPK). Bantuan Kelurahan bersumber langsung dari pemerintah pusat, sedangkan PPIPK dari APBD Kota Bandung. mPerbedaan lainnya, lanjutnya, PIPPK disalurkan secara proporsional tergantung kebutuhan dari kewilyahan. Sedangkan Bantuan Kelurahan dibagikan secara merata, sehingga 151 kelurahan di Kota Bandung bakal menerima jumlah bantuan yang sama.

“Karena berbeda, maka pelaksanannya tidak berada di satu proyek yang sama. Namun tetap pengerjaannya mengacu pada skala prioritas hasil dari rembug warga. Bantuan pusat untuk kelurahan itu tidak boleh disatukan dengan PIPPK. Takut nanti di dalam pertanggungjawaban laporannya susah untuk mengukurnya,” jelas Asep. Asep mengungkapkan, Pemkot Bandung siap mengawal penyaluran Bantuan Kelurahan. Sebagai bentuk kesiapan, Pemkot Bandung sudah membentuk tim khusus untuk mendampingi pelaksanaan Bantuan Kelurahan.

Tim bertugas mendampingi masing-masing kelurahan supaya program ini bisa terlaksana secara tepat sasaran dan sesuai aturan seperti yang tertera dalam Permendagri Nomor 130 Tahun 2018 tentang Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan. Dalam waktu dekat, tambah Asep, tim pendamping dan para pihak terkait akan diundang untuk sosialisasi dan bimbingan teknis Bantuan Kelurahan. “Supaya tidak terjadi penyelewengan,” katanya

Asep juga mengungkapkan, untuk mengawal kegiatan Bantuan Kelurahan, Pemkot Bandung sudah mengeluarkan Keputusan Wali Kota 174/kep.124_PEM 2019 tentang Tim Pendamping Kegiatan Pembangunan Sarana Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan. “Tanggal 25 Februari akan dilakukan sosialisasi dan bimbingan teknis kepada para camat, PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan), kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah yang telah ditentukan berdasarkan Kepwal tentang Tim Pendamping,” bebernya.

Asep menuturkan, keberadaan tim pendamping untuk memastikan Bantuan Kelurahan bisa terserap maksimal. Hal ini penting karena dalam pelaksanannya, masyarakat terlibat secara aktif mulai dari perencanaan sampai pembuatan laporan. Untuk Bantuan Kelurahan, Asep memaparkan, usulan program tetap dari masyarakat, termasuk soal pembuatan sarana dan prasarana yang mampu memberikan manfaat. Namun, pemberdayaan masyarakat juga memperoleh porsi besar. Utamanya dalam mendukung program Pemkot Bandung meningkatkan kebersihan sanitasi lingkungan dan pengelolaan sampah.

“Di Permen ada dua yang harus ditindaklanjuti oleh kelurahan, yaitu sarana dan prasarana kelurahan serta pemberdayaan masyarakat. Justru dominan pemberdayaan masyarakat,” tuturnya. Asep berharap, program Bantuan Kelurahan ini sudah mulai bergulir paling lambat pada April 2019. “Kemarin penginputan pergeseran sudah mulai, diharapkan antara akhir Maret ‎atau April sudah bisa berjalan. Kita masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat tentang pencairan anggaran. Tapi yang jelas Pemkot Bandung siap mengawal kegiatan Bantuan kelurahan,” katanya. (Deden .GP)

 

 

Berita Terkait

Bupati Bandung Lepas 432 Calon Jemaah Haji Kloter Pertama, Terbang dari Bandara Kertajati 
Djamu Kertabudi: Ormas Wadah Aspirasi Masyarakat dalam Mengawal Pembangunan Daerah
Lepasan 430 Petugas Kloter, Karu dan Karom Jamaah Haji, Kang DS Ingatkan Hati Harus Tetap Ikhlas
Kang DS: Pengajian Rutin TP PKK Kabupaten Bandung Akan Meminimalisir Persoalan Akhlak Generasi Muda
Bupati: Tahun Ini Jemaah Haji Asal Kabupaten Bandung Diberangkatkan dari Bandara Kertajati
Kabupaten Bandung Juara Dua MTQ Jabar 2024, Bupati Apresiasi Capaian Para Kafilah
Pembalap Motor, Modeling dan Aktor Berbakat Keturunan Sunda Ini Namanya Tercatat di Industri Hiburan AS
Mapag Sri Desa Legok: Melestarikan Budaya, Memajukan Indramayu
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:18 WIB

Bupati Bandung Lepas 432 Calon Jemaah Haji Kloter Pertama, Terbang dari Bandara Kertajati 

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:14 WIB

Djamu Kertabudi: Ormas Wadah Aspirasi Masyarakat dalam Mengawal Pembangunan Daerah

Minggu, 12 Mei 2024 - 17:00 WIB

Lepasan 430 Petugas Kloter, Karu dan Karom Jamaah Haji, Kang DS Ingatkan Hati Harus Tetap Ikhlas

Jumat, 10 Mei 2024 - 09:38 WIB

Kang DS: Pengajian Rutin TP PKK Kabupaten Bandung Akan Meminimalisir Persoalan Akhlak Generasi Muda

Rabu, 8 Mei 2024 - 20:23 WIB

Bupati: Tahun Ini Jemaah Haji Asal Kabupaten Bandung Diberangkatkan dari Bandara Kertajati

Senin, 6 Mei 2024 - 14:37 WIB

Kabupaten Bandung Juara Dua MTQ Jabar 2024, Bupati Apresiasi Capaian Para Kafilah

Minggu, 5 Mei 2024 - 11:17 WIB

Pembalap Motor, Modeling dan Aktor Berbakat Keturunan Sunda Ini Namanya Tercatat di Industri Hiburan AS

Kamis, 2 Mei 2024 - 14:03 WIB

Mapag Sri Desa Legok: Melestarikan Budaya, Memajukan Indramayu

Berita Terbaru

REGIONAL

Lestarikan Lingkungan Bupati Nina Tanam Mangrove

Minggu, 19 Mei 2024 - 14:03 WIB