Kemlu: Dua WNI Asal Wakatobi Diculik Abu Sayyaf

- Editor

Rabu, 20 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kemlu.(net)

Ilustrasi Kemlu.(net)

JAKARTA,bipol.co – Kementerian Luar Negeri RI membenarkan dua orang yang muncul dalam video yang tersebar di media sosial adalah WNI yang diculik kelompok Abu Sayyaf.

Keduanya, Hariadi dan Heri Ardiansyah, adalah WNI asal Wakatobi, Sulawesi Tenggara, yang diculik kelompok bersenjata Filipina Selatan saat bekerja menangkap ikan di perairan Sandakan, Malaysia, pada 5 Desember 2018—bersama seorang warga Malaysia.

“Sejak diterimanya laporan penculikan, Kemlu telah berkomunikasi dengan keluarga kedua WNI di Wakatobi dan secara berkala menyampaikan ‘update’ perkembangan upaya pembebasan,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu RI Lalu Muhammad Iqbal melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Rabu (20/02/2019).

Pemerintah, menurut Iqbal, terus melakukan upaya-upaya dalam rangka pembebasan kedua WNI dari penyanderaan. Kasus ini adalah penculikan ke-11 yang dilakukan terhadap WNI di perairan Sabah, Malaysia, oleh kelompok bersenjata di Filipina Selatan.

“Video semacam ini selalu disebarkan oleh penyandera dalam setiap kasus penyanderaan, untuk menekan keluarga,” Iqbal menambahkan.

Dalam video berdurasi 30 detik tersebut tampak dua WNI sedang berlutut dan ditutup matanya dengan kain berwarna hitam. Di belakang mereka berdiri lima laki-laki yang masing-masing membawa senjata api laras panjang dan parang.

Salah satu WNI mengaku bekerja sebagai nelayan di Sabah, sebelum diculik oleh kelompok Abu Sayyaf Filipina. Laki-laki tersebut meminta bantuan negara dan pemerintah, khususnya Presiden RI, untuk membantu pembebasan mereka.[ant]

Berita Terkait

JK Sebut IKN Proyek yang Tiba-tiba Muncul di Tengah Pemerintahan Jokowi
Presiden Jokowi: Peran Besar BPKP Kawal Kesinambungan Pembangunan
Pemdaprov Jabar Terapkan Teknologi Blockchain di Sektor Pemerintahan
Presiden Tegaskan Pemerintah Bantu Relokasi Korban Banjir dan Bangun Sabo Dam di Sumatera Barat
Presiden Jokowi Sampaikan Dukacita atas Wafatnya Presiden Iran Ebrahim Raisi
Kunjungi MPP Kab. Buleleng, Menteri PANRB: Siapkan Transformasi Layanan Digital
Hadiri Anugerah Adinata Syariah 2024, Wapres Berikan 3 Arahan Strategis kepada Pemerintah Daerah
Presiden Jokowi Bahas Kemitraan dan Transisi Energi dengan Presiden ADB
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 09:44 WIB

JK Sebut IKN Proyek yang Tiba-tiba Muncul di Tengah Pemerintahan Jokowi

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:58 WIB

Presiden Jokowi: Peran Besar BPKP Kawal Kesinambungan Pembangunan

Selasa, 21 Mei 2024 - 18:54 WIB

Presiden Tegaskan Pemerintah Bantu Relokasi Korban Banjir dan Bangun Sabo Dam di Sumatera Barat

Selasa, 21 Mei 2024 - 18:43 WIB

Presiden Jokowi Sampaikan Dukacita atas Wafatnya Presiden Iran Ebrahim Raisi

Selasa, 21 Mei 2024 - 15:52 WIB

Kunjungi MPP Kab. Buleleng, Menteri PANRB: Siapkan Transformasi Layanan Digital

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:29 WIB

Hadiri Anugerah Adinata Syariah 2024, Wapres Berikan 3 Arahan Strategis kepada Pemerintah Daerah

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:06 WIB

Presiden Jokowi Bahas Kemitraan dan Transisi Energi dengan Presiden ADB

Senin, 20 Mei 2024 - 17:58 WIB

Presiden Jokowi Bertemu Elon Musk, Bahas Potensi Pengembangan Investasi di Indonesia

Berita Terbaru