Produksi Garam Melimpah, Tapi Petani Miskin

- Editor

Jumat, 12 Juli 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Diskanlut Jabar, Jafar Ismail.* iman mulyono

Kepala Diskanlut Jabar, Jafar Ismail.* iman mulyono

BANDUNG,bipol.co – Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Jabar berjanji akan mencarikan solusi bagi para petani garam di Jawa Barat agar tak meminjam uang kepada tengkulak. Sehingga, harga garam di pasaran, khususnya di Jawa Barat tidak lagi dimainkan tengkulak.

Hal tersebut disampaikan Kepala Diskanlut Jabar, Jafar Ismail menanggapi anjloknya harga garam di Jawa Barat. Disinyalir, anjloknya harga garam karena ulah para tengkulak memainkan dan membeli garam di bawah harga pasaran yang telah ditentukan.

“Mungkin dengan pola pembentukan koperasi yang sehat. Sehingga ketika petani butuh uang bisa pinjam melalui koperasi. Itu salah satu solusi yang akan kami tawarkan pada petani garam,” ujar Jafar di Bandung, Kamis (11/7/2019).

Jafar menyatakan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Desperindag) Jabar untuk mengatur pola pemasaran garam. Dengan begitu, para petani diharapkan tidak lagi menjual garamnya kepada tengkulak.

“Memang untuk jalur penjualan itu ranah Dinas Perdagangan, kami hanya berwenang mengawasi di tingkat petani,” imbuhnya.

Diungkapkan Jafar, produksi garam di Jawa Barat sendiri hingga saat ini terbilang melimpah. Diskanlut Jabar mencatat, stok garam di Jawa Barat tahun 2018 sebanyak 37 ton dan masih tersimpan di gudang karena belum terjual.

“Sedangkan produksi hingga Juli ini sekitar 2.000 ton dan akan terus bertambah karena memasuki puncak panen di bulan Agustus dan September nanti,” tuturnya.

Berdasarkan penelusuran Diskanlut Jabar, industri produsen garam selalu membeli dengan harga standar, yakni Rp 1.500 per kilogram. Namun, para petani menjual garam kepada tengkulak dengan harga jauh dari standar, mulai dari Rp 300-700 per kilogram sesuai kualitas.**

 

Reporter: Iman Mulyono

Editor: Ude D Gunadi

Berita Terkait

Upaya Bupati dan Perangkat Daerah Dinilai Signifikan, BPS Catat Inflasi Kabupaten Bandung 0,39 %
Kadiskop dan UKM: 95 Persen KDMP Sudah Beroperasi, Bupati akan Gelontorkan Penyertaan Modal RP 10 M
Ali Syakieb Harap Koperasi Merah Putih Bisa Berkolaborasi dengan Program MBG dalam Jalankan Usahanya
Perumda Air Minum Tirta Raharja Luncurkan Program Gebyar Cicilan PDAM Akhir Tahun 2025
Digelar KPJB, Puluhan Pelaku UMKM Antusias Ikuti Bimbingan dan Pelatihan
Menkeu Purbaya Akan Redenominasi Uang Rp 1.000 Jadi Rp 1, BI Pertimbangkan Waktu yang Tepat
Menko Muhaimin Tetapkan Ponpes Al-Ittifaq Alamendah Duta Pemberdayaan Masyarakat
Menkeu Purbaya Kembali Soroti Soal Utang, Uangnya Mengendap Bunganya Harus Terus Dibayar

Berita Terkait

Senin, 17 November 2025 - 11:13 WIB

Upaya Bupati dan Perangkat Daerah Dinilai Signifikan, BPS Catat Inflasi Kabupaten Bandung 0,39 %

Minggu, 16 November 2025 - 16:19 WIB

Kadiskop dan UKM: 95 Persen KDMP Sudah Beroperasi, Bupati akan Gelontorkan Penyertaan Modal RP 10 M

Minggu, 16 November 2025 - 12:38 WIB

Ali Syakieb Harap Koperasi Merah Putih Bisa Berkolaborasi dengan Program MBG dalam Jalankan Usahanya

Jumat, 14 November 2025 - 15:05 WIB

Perumda Air Minum Tirta Raharja Luncurkan Program Gebyar Cicilan PDAM Akhir Tahun 2025

Kamis, 13 November 2025 - 13:07 WIB

Digelar KPJB, Puluhan Pelaku UMKM Antusias Ikuti Bimbingan dan Pelatihan

Berita Terbaru