Potensi Migas Indonesia Tarik Perhatian Perusahaan Besar Dunia

- Editor

Rabu, 9 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


ilustrasi: Anjungan minyak lepas pantai Indonesia. (net)

ilustrasi: Anjungan minyak lepas pantai Indonesia. (net)

JAKARTA.bipol.co – Potensi minyak dan gas (migas) Indonesia menarik perhatian salah satu perusahaan besar migas unkonvensional dunia, EOG Resources yang berasal dari Houston, Amerika Serikat, yang pada 12 Agustus 2020 secara resmi mengajukan keanggotaan data migas Indonesia.

“Keberhasilan menggaet investor baru ke Tanah Air menunjukkan bahwa potensi migas Indonesia dinilai masih sangat menarik,” kata Deputi Perencanaan SKK Migas Jaffee Arizon Suardin di Jakarta, Selasa (8/9).

Upaya SKK Migas dalam menggaet calon investor kelas dunia dimulai sejak tahun 2019 ketika SKK Migas melaksanakan roadshow ke beberapa negara, salah satunya di Amerika Serikat, untuk mempromosikan data potensi migas Indonesia.


“Hasil roadshow SKK Migas ditanggapi positif oleh EOG Resources, perusahaan yang tercatat berada di peringkat ke 186 dari Fortune 500 tahun 2020, dengan total produksi minyak 456 ribu BOPD, 134 ribu BPD LNG, dan 1.366 MMSCFPD,” kata Jaffee melalui keterangan tertulis.

Pada Juli 2019 perwakilan tim EOG Resources melakukan kujungan ke SKK Migas selama dua minggu untuk membahas lebih detil langkah-langkah yang akan dilakukan dalam rangka memutuskan investasi di Indonesia.

“Sejak tahun lalu hingga Desember nanti, EOG Resources bersama SKK Migas, Ditjen Migas, dan Pusdatin (Pusat Data dan Informasi) Kementerian ESDM telah melakukan ‘quick look regional studies unconventional’. Kami menemukan indikasi awal yang baik terkait potensi migas unkonvensional di Indonesia,” ucap Jaffee.


Jaffee menambahkan bahwa keikutsertaan EOG Resources dalam keanggotaan data migas Indonesia menjadi langkah selanjutnya dalam rangka memutuskan investasi di Indonesia.

“Tentunya kami berharap awal yang baik ini akan berkembang menjadi keputusan investasi ke depannya. Dengan banyaknya investor masuk ke hulu migas, maka peluang ‘giant discoveries’ dan ‘development’ dalam rangka meningkatkan produksi akan semakin besar juga,” katanya. (net)

Editor Deden .GP

Berita Terkait

Cek Stok Beras di Pasar, Bey Machmudin: Masyarakat Jangan Beli Panik
Atasi Turunnya Produk Beras, Pemkot Bandung Budidayakan Tanaman Sorgum
Pemda Provinsi Jabar-Bapanas Siap Berkolaborasi Jaga Ketersediaan Pangan
Beras Mahal, Bupati: Kabupaten Bandung Siapkan 800 Ton Beras Cadangan, Jadi Masih Aman 
Jadi Komiditi Unggulan, Pj Bupati Purwakarta Panen Raya Melon
Pemkab Purwakarta Raih Capaian Investasi Rp Rp14,8 triliun Melebihi Target Nasional
Waspadai Tensi Geopolitik, Ekonomi Jawa Barat 2023 Tumbuh 5 Persen Tertinggi Kedua di Pulau Jawa
Pusat Targetkan Investasi Pemdaprov Jabar Rp 250 Triliun, Nining Yulistiani Optimis

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:16 WIB

Cek Stok Beras di Pasar, Bey Machmudin: Masyarakat Jangan Beli Panik

Sabtu, 17 Februari 2024 - 11:48 WIB

Atasi Turunnya Produk Beras, Pemkot Bandung Budidayakan Tanaman Sorgum

Jumat, 16 Februari 2024 - 13:51 WIB

Pemda Provinsi Jabar-Bapanas Siap Berkolaborasi Jaga Ketersediaan Pangan

Kamis, 15 Februari 2024 - 14:06 WIB

Beras Mahal, Bupati: Kabupaten Bandung Siapkan 800 Ton Beras Cadangan, Jadi Masih Aman 

Kamis, 15 Februari 2024 - 12:34 WIB

Jadi Komiditi Unggulan, Pj Bupati Purwakarta Panen Raya Melon

Selasa, 13 Februari 2024 - 10:14 WIB

Pemkab Purwakarta Raih Capaian Investasi Rp Rp14,8 triliun Melebihi Target Nasional

Kamis, 8 Februari 2024 - 08:35 WIB

Waspadai Tensi Geopolitik, Ekonomi Jawa Barat 2023 Tumbuh 5 Persen Tertinggi Kedua di Pulau Jawa

Selasa, 30 Januari 2024 - 21:30 WIB

Pusat Targetkan Investasi Pemdaprov Jabar Rp 250 Triliun, Nining Yulistiani Optimis

Berita Terbaru