Kades Rawabogo Merasa Kecolongan 10 Tahun Uang Pajak Tidak Disetorkan

- Editor

Senin, 21 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Rawabogo, Kecamatan Ciwidey, Kab Bandung, Cecel A Prawira

Kepala Desa Rawabogo, Kecamatan Ciwidey, Kab Bandung, Cecel A Prawira

CIWIDEY.bipol.co- Sedikitnya 500 wajib pajak di Desa Rawabogo, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, mengeluh, lantaran pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang sudah mereka lunasi ternyata belum disetorkan ke Badan Pendapatan Daetah (Bapenda) Kabupaten Bandung, oleh pihak kolektor desa setempat.

Kepala Desa Rawa Bogo, Cecel A.Prawira, ketika dihubungi, mengaku kecolongan atas tagihan PBB milik 500 wajib pajak yang belum disetor tersebut.

Menurut Cecep, terbongkarnya 500 wajib pajak yang belum disetor itu hampir 10 tahun atau sejak tahun 2007.

“Berawal ketika ada laporan warga yang akan menjual tanahnya, karena harus ada persyaratan pembayaran pajak terakhir, warga tersebut mengaku sudah membayar namun ketika ditanyakan ke pihak bank ternyata belum dibayar,” ujar Cecep saat ditemui di Kantornya, Senin (21/9/2020).

Kemudian, tutur dia, pada saat menghadirkan pihak Bapenda melalui mobil pajak keliling beberapa waktu silam, juga terbongkar ada sekitar 30 orang yang sudah melunasi pajak, namun belum diterima pihak Bapenda.

Atas kejadian itu, tutur Cecep, pihak Desa Rawa Bogo bersama BPD, kadus, kolektor berikut RT RW melakukan mediasi untuk menelusuri dimana nyangkutnya uang setoran pajak tersebut. “Namun saat itu tidak ada titik temu, karena tidak dibentuk tim penyelidik dan sampai saaat ini juga dana pajak yang sudah dibayarkan warga belum jelas dimana keberadaannya,” ujar Cecep.

Hasil penelusuran, ungkap Cecep, sampai tahun 2019 ada sekitar 500 WP yang sudah melunasi pajaknya, namun belum disetor pengelola ke Kantor Bapenda Kabupaten Bandung.

“Itu terjadi kebanyakan ada yang sepuluh tahun, dan ada yang sudah lima tahun, ya terus terang saya sebagai kepala desa merasa kecolongan, karena sebelumnya saya yakin pembayaran pajak akan berjalan lancar,” kata Cecep.

Cecep mengaku, sejak ia menjabat sebagai kepala desa tahun 2007 telah membentuk tim pengelola PBB dan bertugas sebagai penagih ke WP adalah para kepala dusun. Hasil penagihan pajak dari para WP kemudian disetor ke kolektor yang telah ditunjuk. Sejak itu, kolektor sudah beberapa kali pergantian.

“Mungkin karena saya memberikan kepercayaan penuh kepada tim pengelola pajak, sehingga tidak terkontrol,” imbuh Cecep.

Sementara ketika dihubungi beberpa kali, kolektor pajak Desa Rawabogo, belum berhasil ditemui. [deddy]

Editor: Fajar Maritim

 

Berita Terkait

Temuan BPK: Persiapan Pembangunan Infrastruktur IKN Belum Memadai, Ketua Satgas Bilang Tidak Mengerti
Presiden Jokowi Dorong Integrasi Kerja Pusat dan Daerah Kendalikan Inflasi Hadapi Tantangan Iklim
Tarik Uang dari Bawahan di Kementan, Syahrul Yasin Limpo Sebut Nama Jokowi
Soal Judi Online dan Pinjol Ilegal, Menteri Budi Arie: Dua-duanya Disikat!
Jokowi Sempat Bilang Ada Ratusan Investor yang Antre, Menves Bahlil: Belum Ada Investor Asing Masuk ke IKN
Pj.Gubernur Jabar Dampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tinjau Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu Bogor
BPIP Pastikan Kesiapan Paskibraka yang Bertugas dalam Upacara HUT Kemerdekaan ke-79 RI di IKN
Serahkan Sertifikat Secara Door to Door, Menteri ATR/BPN  Harap Bisa Wujudkan 120 juta Bidang Tanah Akhir 2024

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 11:37 WIB

Temuan BPK: Persiapan Pembangunan Infrastruktur IKN Belum Memadai, Ketua Satgas Bilang Tidak Mengerti

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:30 WIB

Presiden Jokowi Dorong Integrasi Kerja Pusat dan Daerah Kendalikan Inflasi Hadapi Tantangan Iklim

Jumat, 14 Juni 2024 - 13:39 WIB

Tarik Uang dari Bawahan di Kementan, Syahrul Yasin Limpo Sebut Nama Jokowi

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:23 WIB

Soal Judi Online dan Pinjol Ilegal, Menteri Budi Arie: Dua-duanya Disikat!

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:03 WIB

Jokowi Sempat Bilang Ada Ratusan Investor yang Antre, Menves Bahlil: Belum Ada Investor Asing Masuk ke IKN

Selasa, 11 Juni 2024 - 18:20 WIB

Pj.Gubernur Jabar Dampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tinjau Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu Bogor

Senin, 10 Juni 2024 - 20:03 WIB

BPIP Pastikan Kesiapan Paskibraka yang Bertugas dalam Upacara HUT Kemerdekaan ke-79 RI di IKN

Minggu, 9 Juni 2024 - 15:30 WIB

Serahkan Sertifikat Secara Door to Door, Menteri ATR/BPN  Harap Bisa Wujudkan 120 juta Bidang Tanah Akhir 2024

Berita Terbaru