Aspirasi Bupati Bandung, BPCB Siap Duduk Satu Meja Bahas Permasalahan Bandung Raya

- Editor

Jumat, 24 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Jabar Sumasna. (Foto: Humas Jabar)

Kepala Bappeda Jabar Sumasna. (Foto: Humas Jabar)

BIPOL.CO, BANDUNG – Badan Pengelola Cekungan Bandung dalam waktu dekat akan bertemu duduk satu meja dengan bupati/wali kota guna membahas segala permasalahan yang ada di Bandung Raya.

Termasuk akan dibahas kemacetan lalu lintas perbatasan Kabupaten Bandung – Kota Bandung terutama kawasan Bojongsoang seperti yang diaspirasikan Bupati Bandung Dadang Supriatna ke Pemdaprov Jabar.

Menurut Kepala Bappeda Jabar Sumasna, sekitar dua pekan lalu Gubernur Ridwan Kamil telah menetapkan kepala definitif Badan Pengelola Cekungan Bandung (BP Cekban), yakni Tatang Rustandar Wiraatmadja.

Tatang RW merupakan ahli perencana kota jebolan ITB dan bukan orang baru di Pemda Kabupaten Bandung. Tatang RW pernah menjabat sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Bandung 1988- 1992, periode di mana Kabupaten Bandung masih mencakup Bandung Barat sebelum menjadi daerah otonom baru.

“Pak Gubernur sudah mengamanatkan kepada Kepala BP Cekban dalam waktu dekat berkomunikasi dengan semua kepala daerah untuk membicarakan akselerasi infrastruktur di Cekungan Bandung,” ujar Sumasna, Rabu (22/2/2023).

Menurut Sumasna, salah satu yang akan dibahas adalah kemacetan di Bojongsoang, selain tentunya permasalahan lain seperti sampah, sungai dan banjir, transportasi, dan penataan kawasan metropolitan yang lebih tertata dan terintegrasi.

“Salah satu agenda jangka pendek adalah urusan kemacaten di Bojongsoang,” sebutnya.

Terkait lalu lintas di Bojongsoang, Sumasna mengatakan ini menjadi perhatian Pemdaprov Jabar, apalagi titik jenuh jalan tersebut sudah mendekati angka 1 sehingga sangat urgent. Terlebih ini juga melibatkan dua daerah yakni Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.

Untuk itu perlu ada kajian terlebih dahulu yang akan menentukan solusi yang tepat untuk mengatasi kemacetan, apakah dengan flyover atau bisa juga dengan underpass.(deddy)

Berita Terkait

Bupati Rembug Bedas, Camat Margaasih: Ini Bukti Kang DS Bekerja untuk Melayani Masyarakat 
Mari Ramaikan! Ini Rangkaian Hari Jadi ke-214 Kota Bandung
Implementasi Wolbachia Kota Bandung Capai 64 Persen
Percepatan Pemerataan Pembangunan, Bupati Bandung Anggarkan Rp 100 Juta per RW di Tiap Kelurahan
Sosialisasi Nilai Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung dan Sertifikat Laik Fungsi
Bupati Bahas 13 Program Prioritas Saat Rembug Bedas di Kecamatan Margaasih
Semarak HUT ke-23, Dinas Arsip Daerah Kota Cimahi Gelar Bedah Buku dan Bincang Literasi
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Pemkot Cimahi Luncurkan Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:59 WIB

Bupati Rembug Bedas, Camat Margaasih: Ini Bukti Kang DS Bekerja untuk Melayani Masyarakat 

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:36 WIB

Mari Ramaikan! Ini Rangkaian Hari Jadi ke-214 Kota Bandung

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:26 WIB

Implementasi Wolbachia Kota Bandung Capai 64 Persen

Kamis, 13 Juni 2024 - 16:35 WIB

Percepatan Pemerataan Pembangunan, Bupati Bandung Anggarkan Rp 100 Juta per RW di Tiap Kelurahan

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:45 WIB

Sosialisasi Nilai Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung dan Sertifikat Laik Fungsi

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:18 WIB

Bupati Bahas 13 Program Prioritas Saat Rembug Bedas di Kecamatan Margaasih

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:11 WIB

Semarak HUT ke-23, Dinas Arsip Daerah Kota Cimahi Gelar Bedah Buku dan Bincang Literasi

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:47 WIB

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Pemkot Cimahi Luncurkan Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru

REGIONAL

Mari Ramaikan! Ini Rangkaian Hari Jadi ke-214 Kota Bandung

Kamis, 13 Jun 2024 - 19:36 WIB

REGIONAL

Implementasi Wolbachia Kota Bandung Capai 64 Persen

Kamis, 13 Jun 2024 - 19:26 WIB