Bupati: Kabupaten Bandung Memiliki Ancaman Bencana yang Bervariasi

- Editor

Rabu, 26 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIPOL.CO, BANDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana di lingkunganBI0OL.CO Pemkab Bandung, yang digelar di depan Gedung Mohamad Toha Soreang, Rabu (26/4/23).

Momentum Hari Kesiapsiagaan Bencana ini digunakan pula oleh Pemkab Bandung guna menyerukan kepada masyarakat agar siap untuk selamat, dan meningkatkan ketangguhan desa, kurangi resiko bencana.

Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana kali ini ditandai dengan membunyikan tanda kentongan yang dilakukan oleh Bupati Bandung Dr. H.M. Dadang Supriatna, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung/Kepala BPBD Kabupaten Bandung Dr. H. Cakra Amiyana, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama dan diikuti oleh jajaran Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bandung mengajak kepada masyarakat yang ada di kawasan rawan bencana alam untuk lebih dini melakukan latihan evakuasi mandiri segera menuju tempat aman agar kita siap dan selamat dari ancaman bencana.

“Hari ini tanggal 26 April 2023, bertepatan dengan Hari Kesiapsiagaan Bencana sebagai kabupaten berada di daerah rawan bencana dengan berbagai ancaman bencana yang mengintai setiap saat,” kata Dadang Surpiatna pada sambutannya.

Menurut Bupati Dadang Supriatna, ketangguhan daerah Kabupaten Bandung harus terus dikukuhkan, mengingat Kabupaten Bandung memiliki ancaman bencana yang bervariasi, di antaranya banjir, tanah longsor, gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, cuaca ekstrem.

“Itulah sebabnya kesiapsiagaan bencana harus dibangun dari awal sejak dini. Dimulai dari lingkungan terkecil keluarga, komunitas sekolah sampai lingkungan masyarakat,” tutur Bupati Bandung.

Menurut Dadang Supriatna, kesiapan masyarakat menghadapi ancaman bencana menentukan besar kecilnya risiko dampak bencana yang akan diterima.


“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam penanggulangan bencana. Masyarakat di daerah rawan bencana harus bersama-sama dengan pihak yang berwenang menjadi subyek. Penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab kita bersama, baik pemerintah daerah, unsur masyarakat, dunia usaha, akademisi, perguruan tinggi serta media,” ujarnya.

Maka dari momentum kesiapsiagaan bencana ini, kata Kang DS, panggilan akrab Dadang Supriatna, harus menjadi daya ungkit akan kesiapsiagaan berbagai lapisan masyarakat. Ia menyebutkan, hari Kesiapsiagaan Bencana bukan hanya perayaan satu hari saja, tetapi harus berdampak kepada masyarakat untuk menyadarkan bahwa kesiapsiagaan itu penting dalam mengahadapi berbagai ancaman bencana yang dapat terjadi.

“Melalui Hari Kesiapsiagaan Bencana ini, mari kita tingkatkan ketangguhan menghadapi bencana, kurangi risiko bencana, kita bersama-sama ciptakan Kabupaten Bandung tangguh bencana,” ujar Kang DS.

Pada kesempatan itu, Kang DS mengungkapkan bahwa dirinya tepat pada 26 April 2023 ini, telah dua tahun menjadi Bupati Bandung setelah 26 April 2021 silam dilantik menjadi orang nomor satu di Kabupaten Bandung.
“Sudah dua tahun saya berkiprah di Kabupaten Bandung. Tidak terasa, waktu yang tentunya ini merupakan suatu hasil karya kita semua,” katanya.

Kang DS pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, di antaranya para ASN di lingkungan Pemkab Bandung maupun seluruh masyarakat Kabupaten Bandung atas kinerjanya dan peran aktifnya untuk kemajuan Kabupaten Bandung.
“Untuk mewujudkan Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera (Bedas),” katanya.

Kang DS pun memohon doa dan kekompakan dari semua pihak untuk mewujudkan Bandung Bedas tersebut. “Mari kita tingkatkan upaya terbaik untuk masyarakat Kabupaten Bandung yang Bedas,” katanya.(Adr)

Editor: Deddy

Berita Terkait

Jumling ke 101, Bupati Bandung Doakan Masyarakat 
Pj. Gubernur Bey Machmudin: Jangan Ada Perundungan Kegiatan Orientasi Sekolah
Ranperda P2APBD 2023 Sah Menjadi Perda, Bey Machmudin Sampaikan KUA/PPAS 2025
Kang DS Kembali Sapa Warga, Serap Aspirasi Wujudkan Masyarakat Kabupaten Bandung Semakin Bedas
Pemkot Cimahi Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Gelontorkan Rp 200 Miliar, Bupati Bandung Minta Laporan Saban Minggu Tim Percepatan Penurunan Stunting
Bupati Bandung Sering Terima DM Curhat Warga, Tiap OPD Diinstruksikan Bikin Layanan Quick Response
BPBD dan Diskominfo Kabupaten Bandung Kolaborasi Kembangkan Aplikasi TiTaTu dan Aktivasi Radio

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 13:20 WIB

Jumling ke 101, Bupati Bandung Doakan Masyarakat 

Sabtu, 13 Juli 2024 - 09:51 WIB

Pj. Gubernur Bey Machmudin: Jangan Ada Perundungan Kegiatan Orientasi Sekolah

Sabtu, 13 Juli 2024 - 09:40 WIB

Ranperda P2APBD 2023 Sah Menjadi Perda, Bey Machmudin Sampaikan KUA/PPAS 2025

Jumat, 12 Juli 2024 - 21:35 WIB

Kang DS Kembali Sapa Warga, Serap Aspirasi Wujudkan Masyarakat Kabupaten Bandung Semakin Bedas

Jumat, 12 Juli 2024 - 14:37 WIB

Pemkot Cimahi Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Jumat, 12 Juli 2024 - 12:14 WIB

Gelontorkan Rp 200 Miliar, Bupati Bandung Minta Laporan Saban Minggu Tim Percepatan Penurunan Stunting

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:30 WIB

Bupati Bandung Sering Terima DM Curhat Warga, Tiap OPD Diinstruksikan Bikin Layanan Quick Response

Kamis, 11 Juli 2024 - 21:21 WIB

BPBD dan Diskominfo Kabupaten Bandung Kolaborasi Kembangkan Aplikasi TiTaTu dan Aktivasi Radio

Berita Terbaru

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna memberikan bantuan untuk peningkatan pembangunan masjid dan santunan kepada anak-anak yatim saat Jumling di Masjid Baitul Muslimin, Kampung Babakan Timur, RW 07 Desa/Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (12/7/2024).

REGIONAL

Jumling ke 101, Bupati Bandung Doakan Masyarakat 

Sabtu, 13 Jul 2024 - 13:20 WIB