Waspadai COVID-19, Tingkat Keterisian Tempat Tidur RS Meningkat

- Editor

Sabtu, 6 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, bipol,co – Kasus COVID-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan. Per Rabu (3/5) tercatat sebanyak 2.647 kasus konfirmasi COVID-19 di Indonesia dengan 25 kasus kematian. Kenaikan kasus juga diiringi oleh peningkatan perawatan pasien di rumah sakit.

Data yang bersumber dari RS Online pada 03 Mei 2023 Pukul 14.00 WIB dan Dinkes Provinsi menunjukan keterisian bed atau BOR di rumah sakit sebesar 8,1% secara nasional, baik bed isolasi maupun bed intensif, dari 42.293 tempat tidur yang ada.

Sebanyak lima rumah sakit mengalami peningkatan keterisian lebih dari 50% pada tanggal 3 Mei, yaitu RSUP Dr. M. Djamil, RS Dr. Tadjuddin Chalid, MPH, RSP Dr. Ario Wirawan, RSUP Prof Dr. R.D.Kandou, dan RSUP Dr. kariadi.

Masih berdasarkan data RS Online, pada tanggal 1 Januari sampai 3 Mei 2023 total pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit sebanyak 22.666. Sementara pasien yang masih dirawat hingga kemarin Rabu (3/5) berjumlah 2.696, terdiri dari 2.556 pasien isolasi dan 140 pasien intensif.

Dari 22.666 pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit, 34,5%nya atau 7.813 pasien belum mendapatkan vaksinasi COVID-19 dan didominasi oleh lansia.

“Dan selama periode tersebut sebanyak 1.423 pasien COVID-19 meninggal di rumah sakit, hampir separuhnya belum divaksinasi” ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Mohammad Syahril Kamis (4/5).

dr. Syahril mengimbau masyarakat untuk waspada. Kendati belum terjadi lonjakan kasus, Peningkatan kasus terus terjadi dan diiringi oleh keterisian tempat tidur di Rumah Sakit.

“Masyarakat jangan lengah. Perketat kembali protokol kesehatan terutama memakai masker dan segera lakukan booster,” ujar dr Syahril.

Upaya itu dilakukan untuk melindungi masyarakat dari penularan COVID-19 dan mencegah terjadinya lonjakan kasus seperti yang terjadi pada Juli-Agustus 2021 akibat varian Delta.

Dikatakan dr. Syahril, butuh kerja sama dari masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan, pakai masker, rajin cuci tangan, dan yang belum vaksinasi booster segera lakukan.

“Semua pihak harus memahami bahwa dengan tingkat pergerakan masyarakat yang semakin tinggi, maka risiko penularan juga semakin tinggi. Namun risiko itu bisa dicegah jika masyarakat patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan,” ungkap dr. Syahril. *)red

Berita Terkait

Bupati Bandung Lepas Rombongan Calon Jemaah Haji Kloter 26 Embarkasi KJT
Kang DS: Minat Generasi Muda untuk Kegiatan Kepramukaan Makin Menurun
Kampanye Menstrual Hygiene Day, Bupati Bandung Sebut Membangun Generasi Emas yang Sehat dan Bedas
Bey Machmudin Dukung Putri Indonesia Ikut Miss Supranational di Polandia
Bewara DS Diluncurkan, Layanan Internet Gratis di 270 Desa dan 10 Kelurahan di Kabupaten Bandung
Pelantikan UPZ dan Sosialisasi Hari Kebangkitan Zakat, Bupati Bandung Harap Baznas Kompak Bantu Masyarakat Lemah
Bupati Bandung Lepas 432 Calon Jemaah Haji Kloter Pertama, Terbang dari Bandara Kertajati 
Djamu Kertabudi: Ormas Wadah Aspirasi Masyarakat dalam Mengawal Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 5 Juni 2024 - 11:47 WIB

Bupati Bandung Lepas Rombongan Calon Jemaah Haji Kloter 26 Embarkasi KJT

Senin, 3 Juni 2024 - 13:25 WIB

Kang DS: Minat Generasi Muda untuk Kegiatan Kepramukaan Makin Menurun

Selasa, 28 Mei 2024 - 18:53 WIB

Kampanye Menstrual Hygiene Day, Bupati Bandung Sebut Membangun Generasi Emas yang Sehat dan Bedas

Senin, 27 Mei 2024 - 20:12 WIB

Bey Machmudin Dukung Putri Indonesia Ikut Miss Supranational di Polandia

Rabu, 22 Mei 2024 - 23:08 WIB

Bewara DS Diluncurkan, Layanan Internet Gratis di 270 Desa dan 10 Kelurahan di Kabupaten Bandung

Senin, 20 Mei 2024 - 19:19 WIB

Pelantikan UPZ dan Sosialisasi Hari Kebangkitan Zakat, Bupati Bandung Harap Baznas Kompak Bantu Masyarakat Lemah

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:18 WIB

Bupati Bandung Lepas 432 Calon Jemaah Haji Kloter Pertama, Terbang dari Bandara Kertajati 

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:14 WIB

Djamu Kertabudi: Ormas Wadah Aspirasi Masyarakat dalam Mengawal Pembangunan Daerah

Berita Terbaru