Luthfi Hafiyyan Harapkan Kades Terpilih Mampu Membangun Desanya dengan Mandiri dan Berdaya Saing

- Editor

Rabu, 11 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kabupaten Bandung, M. Luthfi Hafiyyan.(Foto: Deddy)

Anggota DPRD Kabupaten Bandung, M. Luthfi Hafiyyan.(Foto: Deddy)

BIPOL.CO, BANDUNG – Anggota DPRD Kabupaten Bandung, M. Luthfi Hafiyyan, mengomentari soal pemilihan kepala desa (Pilkades) seretak di Kabupaten Bandung yang dilaksanakan pada Rabu 11 Oktober 2023.

Dalam Pilkades serentak ini, Lufthfi mengharapkan pemimpin yang terpilih sebagai kepala desa dapat membangun desanya dengan mandiri dan berdaya saing.

“Karena dana desa begitu besar dan tiap tahun bertambah. Dana desa harus digunakan semaksimal mungkin, baik segi infrastruktur atau bantuan-bantuan BLT desa terserap secara maksimal di warga,” kata anggota dewan dari Fraksi PDIP ini, di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, Soreang, Rabu (11/10/2023).

Selain itu, menurut Lutfhfi, kepala desa terpilih diharapkan kedepannya bisa membawa desanya lebih maju di bidang digitalisas seiring era globalisasi, sehingga diharapkan seluruh desa sudah digitalisasi baik itu segi sistem maupun segi layanan internet yang harus sudah masuk ke setiap desa.

Soal dana desa yang digelontorkan cukup besar ke desa desa, Lufthfi berharap agar digunakan semaksimal mungkin untuk pembanguanan desa. Dalam penggunaaan dana desa, kepala desa terpilih agar melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan DPRD guna mendapatkan penjelasan jenis anggaran dari daerah, provinsi, dan pusat.

Lutthfi mengimbau, kepada kepala desa terpilih dalam Pilkades serentak ini, tidak menjadikannya jumawa atas kemenangannya itu. Bahkan harus bisa menjalin dan merangkul rekan calon kepala desa yang tidak terpilih termasuk simpatisannya.

“Walau bagaimana pun juga kepala desa merupakan pimpinan lokal wilayah yang mempunyai tanggungjawab untuk meningkatkan komunikasi yang harmonis terlepas dari pendukung dan bukan pendukungnya,” ucapnya.

Apalagi, tuturnya, masa jabatan kepala desa cukup lama yaitu 6 tahun dan kedepannya sedang diproses menjadi 9 tahun, sehingga masyarakat harus berperan aktif. “Ini sangat krusial yang harus diperhatikan masyarakat. Dan untuk mewujudkan pembangunan dan perkembangan desa perlu dilakukan secara bersama-sama agar memperoleh hasil yang maksimal,” imbuhnya.

Lutfi juga mengharapkan, kepada calon kepala desa yang tidak terpilih untuk tidak berkecil hati. Masih ada kesempatan pada pemilihan selanjutnya. “Tetaplah menjaga tali silaturahmi dan saling bahu-membahu membangun wilayahnya,” harap Luthfi.(ads)

Berita Terkait

Diskominfotik KBB Raih Predikat “Tinggi” pada Indeks Profesionalitas ASN 2025
SOMASI Tanam Pohon di Gambung, Eyang Memet: Merawat Alam Kewajiban Spiritual dan Moral
Tinjau Titik Banjir Babakan Ciparay, Wali Kota Bandung Bakal Bangun Saluran Bawah Tanah
ATR/BPN Kabupaten Bandung Serahkan 245 Sertipikat pada Warga Desa Margahayu Selatan
DPUTR Kabupaten Bandung Raih Juara Umum Penganugerahan OPD Sub Urusan Jasa Kontruksi
Bunda Literasi Kabupaten Bandung Serukan Orang Tua Lindungi Anak dari Ancaman Judol
Atasi Banjir, Bupati Bandung Ancam Cabut Izin Usaha Bila Tidak Penuhi Kewajiban Perda RTRW
MA Hailuki Sebut Alokasi Subsidi Anggaran Rp 800 M Bentuk Keberpihakan pada Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 12:21 WIB

Diskominfotik KBB Raih Predikat “Tinggi” pada Indeks Profesionalitas ASN 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:37 WIB

SOMASI Tanam Pohon di Gambung, Eyang Memet: Merawat Alam Kewajiban Spiritual dan Moral

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:25 WIB

Tinjau Titik Banjir Babakan Ciparay, Wali Kota Bandung Bakal Bangun Saluran Bawah Tanah

Selasa, 2 Desember 2025 - 07:24 WIB

ATR/BPN Kabupaten Bandung Serahkan 245 Sertipikat pada Warga Desa Margahayu Selatan

Senin, 1 Desember 2025 - 13:34 WIB

DPUTR Kabupaten Bandung Raih Juara Umum Penganugerahan OPD Sub Urusan Jasa Kontruksi

Berita Terbaru