Pemkab Bandung Salurkan Bantuan Bahan Pangan kepada Masyarakat Terdampak Banjir

- Editor

Senin, 15 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna secara simbolis menyerahkan bantuan pangan kepada warga terdampak banjir.(Ist.)

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna secara simbolis menyerahkan bantuan pangan kepada warga terdampak banjir.(Ist.)

BIPOL.CO, BANDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menyalurkan bantuan bahan pangan untuk masyarakat yang terdampak banjir di tiga desa di Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung.

Secara simbolis bantuan bahan pangan itu sudah diserahkan Bupati Bandung Dadang Supriatna kepada warga yang terdampak banjir di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Minggu (14/1/2024).

Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung Ina Dewi Kania mengatakan, bantuan bahan pangan berupa beras sebanyak 24,52 ton dan minyak goreng sebanyak 4.906 liter itu untuk 4.906 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir di Kecamatan Bojongsoang.

“Masing-masing warga di tiga desa yang terdampak banjir dan menerima bantuan bahan pangan itu, sebanyak 2.600 KK di Desa Tegalluar, 1.788 KK di Desa Bojongsoang dan 516 KK di Desa Bojongsari,” kata Ina Dewi Kania dalam keterangannya di Soreang, Senin (15/1/2024).

Menurut Ina Dewi Kania, bahwa bantuan bahan pangan kepada masyarakat yang terdampak banjir itu sudah diserahkan kepada para penerima manfaat bantuan tersebut. “Bantuan bahan pangan yang disalurkan Pemkab Bandung itu untuk mengurangi beban masyarakat setelah terdampak banjir,” kata Ina Dewi Kania.

Menurutnya, penyaluran bantuan bahan pangan itu sifatnya sementara waktu, untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat disaat terdampak banjir.

“Warga mengalami akses keterbatasan keluar rumah dengan adanya banjir itu. Bantuan bahan pangan itu sudah diserahkan melalui desa masing-masing dan disaksikan oleh Camat Bojongsoang. Simbolis menyerahkan bantuan itu langsung oleh Bapak Bupati Bandung,” katanya.

Ina Dewi Kania mengatakan para penerima bantuan bahan pangan itu semuanya adalah warga terdampak banjir setelah datanya diterima dari masing-masing desa kemudian diverifikasi oleh pihak kecamatan setempat.
“Seperti yang terjadi di Desa Tegalluar, sebanyak 14 RW semuanya terdampak banjir,” ujarnya.

Lebih lanjut Ina Dewi Kania mengatakan bahwa Pemkab Bandung melalui Tim dari Dinas Pangan dan Perikanan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung sudah turun langsung ke lokasi banjir Kecamatan Dayeuhkolot dalam upaya merencanakan menyalurkan bantuan bahan pangan kepada warga terdampak banjir. Pada Senin (15/1/2024),

Bupati Bandung Dadang Supriatna juga melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang terdampak banjir di Kecamatan Dayeuhkolot.

“Mungkin besok (Selasa 16 Februari 2024), kita akan didistribusikan juga bantuan bahan pangan untuk masyarakat yang terdampak banjir di Dayeuhkolot. Kita lagi nunggu hasil verifikasi tingkat Desa Citereup Kecamatan Dayeuhkolot, karena yang terdampak banjir sangat berat di Desa Citeureup,” tutur Ina Dewi Kania.

“Mungkin nanti malam (Senin malam), kita dapat infonya. Insya Allah besok pagi (Selasa pagi) juga kita akan meluncur untuk distribusi bantuan bahan pangan berupa beras dan minyak goreng,” katanya.

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna saat meninjau posko pengungsian terdampak banjir.(Foto:Diskominfo Kab Bandung)

Status Tanggap Darurat Bencana

Sebelumnya Bupati Bandung Dadang Supriatna mengeluarkan Surat Keputusan tentang Penetapan Starus Tanggap Darurat Bencana Banjir, Longsor, dan Angin Kencang di Wilayah Kabupaten Bandung.

Surat Keputusan Bupati bernomor : 300.2.1/KEP.3-BPBD/2024, tersebut ditandatangani tanggal Jumat 13 Januari 2024.

“Status Tanggap Darurat bencana banjir, longsor, dan angin kencang di Kabupaten Bandung, tterhitung mulai tanggal 13 Januari 2024 sampai dengan tanggal 26 Januari 2024,” demikian Bupati Bandung dalam surat keputusan yang beredar, Senin (15/1/2024).

Selama penetapan Status Tanggap Darurat, sambung bupati, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mengkoordinasikan dan melaksanakan pengkajian cepat situasi dan kebutuhan penanganan darurat bencana.

“Utamakan penyelamatan dan evakuasi masyarakat korban dan pengungsi dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat korban dan pengungsi,” tandas Bupati Dadang Supriatna.

Lebih dari itu BPBD juga harus memberikan perlindungan kelompok rentan. Selain melakukan pengendalian terhadap sumber ancaman bencana, dan melakukan perbaikan fungsi sarana dan prasarana vital.

“Penetapan status tanggap darurat bencana sebagaimana dapat diperpanjang ataupun diperpendek sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Bupati Bedas.

Sebelumnya, curah hujan ekstrem yang mengguyur kawasan Bandung Raya pada Kamis (11/1/2024), mengakibatkan banjir dengan arus yang kencang di Kampung Lamajang Peuntas, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Curah hujan ekstrem tersebut mengakibatkan bibir tanggul Sungai Cigede jebol hingga menimbulkan banjir hebat yang menerjang Kampung Lamajang Peuntas dan sekitarnya.

Tanggul sungai Cigede jebol hingga aliran air merendam wilayah Dayeuhkolot, sementara Tanggul yang jebol sudah ditangani dengan memasang geobag.

Tanggul yang berada di Kampung Lamajang Peuntas, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung ini sudah dipasang geobag. Debit air sungai pun mulai menurun dan tak lagi mengaliri permukiman warga.

Saat meninjau langsung lokasi banjir sekaligus lokasi pengungsian warga terdampak di Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan pihaknya akan mengutamakan dulu rumah-rumah yang terdampak, dengan melakukan assessmen untuk segera dilakukan perbaikan.

“Saat ini kita telah mengupayakan perbaikan tanggul tersebut. Namun perbaikan keseluruhan merupakan kewenangan BBWS. Kemudian untuk rumah warga yang rusak akibat banjir kita assesmen dulu untuk segera dilakukan perbaikan,” kata Bupati Bandung, Jumat (12/1/2024).

Bupati meminta semua pihak bisa bekerja sama baik dalam hal upaya preventif dan responsif dalam mengatasi banjir, juga bencana lainnya.(ads)

Berita Terkait

Di Terminal Ciakar Sumedang Kini ada Porter
Kembali ke Kota Bandung Usai Mudik, Pj Wali Kota Ingatkan Sejumlah Hal Ini
Selama Libur Idulfitri 1445 H, Pengelolaan Sampah di Kota Bandung Terkendali
Bandung Diserbu Wisatawan, Pj Wali Kota: Tetap Jaga Ketertiban dan Kebersihan Kota
Plh Pj Bupati Sumedang Beri Sambutan saat Idul Fitri 1445 H di Mesjid Agung
Idulfitri 1445 H, Pj Wali Kota Bandung: Mari Syukuri Momen Penuh Kenikmatan
Ribuan Umat Muslim Padati Salat Idulfitri di Alun-alun Puspawangi Indramayu
HARI RAYA IDULFITRI Bey Machmudin: Jaga Kerukunan untuk Jawa Barat yang Damai dan Nyaman

Berita Terkait

Senin, 15 April 2024 - 13:04 WIB

Di Terminal Ciakar Sumedang Kini ada Porter

Minggu, 14 April 2024 - 10:48 WIB

Kembali ke Kota Bandung Usai Mudik, Pj Wali Kota Ingatkan Sejumlah Hal Ini

Jumat, 12 April 2024 - 20:44 WIB

Bandung Diserbu Wisatawan, Pj Wali Kota: Tetap Jaga Ketertiban dan Kebersihan Kota

Kamis, 11 April 2024 - 11:17 WIB

Plh Pj Bupati Sumedang Beri Sambutan saat Idul Fitri 1445 H di Mesjid Agung

Kamis, 11 April 2024 - 09:34 WIB

Idulfitri 1445 H, Pj Wali Kota Bandung: Mari Syukuri Momen Penuh Kenikmatan

Rabu, 10 April 2024 - 15:34 WIB

Ribuan Umat Muslim Padati Salat Idulfitri di Alun-alun Puspawangi Indramayu

Rabu, 10 April 2024 - 15:16 WIB

HARI RAYA IDULFITRI Bey Machmudin: Jaga Kerukunan untuk Jawa Barat yang Damai dan Nyaman

Rabu, 10 April 2024 - 15:09 WIB

Malam Takbiran Lebaran 2024 di Bandung Kondusif

Berita Terbaru

REGIONAL

Di Terminal Ciakar Sumedang Kini ada Porter

Senin, 15 Apr 2024 - 13:04 WIB

Serangan Iran ke Israel dikabarkan pangkalan udara mereka rusak.(Foto: TL/Istimewa)

INTERNASIONAL

Serangan Rudal Iran Pangkalan Udara Israel Rusak

Senin, 15 Apr 2024 - 09:19 WIB