Sanksinya Bisa Diberhentikan, Ditemukan 20 Kasus Pelanggaran Netralitas ASN di Jabar

- Editor

Selasa, 23 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIPOL.CO, BANDUNG – Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin kembali mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga netralitas pada Pemilu 2024.

Hal ini menyusul temuan 20 kasus pelanggaran netralitas ASN yang sedang ditangani oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jabar.

“Kami terus ingatkan netralitas jangan hanya diucap, tapi juga dalam tindakan. Kalaupun ada pelanggaran kami serahkan ke Bawaslu,” ujar Bey di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (22/1/2024).

Bey menegaskan, ASN memiliki hak politik untuk memilih. Namun demikian ekspresi keberpihakan politik ASN hanya bisa diimplementasikan di ruang pemungutan suara bukan di ruang publik.

Terkait temuan 20 kasus netralitas ASN, Bey memastikan kasus tersebut tak ada yang melibatkan ASN Pemda Provinsi Jabar, melainkan tersebar di 27 pemda kabupaten/kota.

“Untuk 20 kasus itu tak ada yang melibatkan ASN Pemprov Jabar,” ucap Bey.

Ia melihat sejauh ini netralitas ASN Pemda Provinsi Jabar terjaga dengan baik. Mereka sudah menjalankan aturan berlaku dan tidak terlibat politik praktis.

“ASN Pemprov Jabar sudah menjalankan aturan dengan baik tetap menjaga netralitas dan Bawaslu minta ada lagi sosialisasi penguatan,” sebutnya.

Untuk lebih menguatkan netralitas ASN, Pemda Provinsi Jabar bersama Bawaslu Jabar menggelar sosialisasi penguatan netralitas ASN pada pemilu serentak 2024.

Acara yang digelar di Aula Barat Gedung Sate hari ini, Senin (22/1), dihadiri 27 kepala daerah kabupaten/kota selaku pembina kepegawaian.

Sosialisasi penguatan dilakukan oleh perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Sementara itu Ketua Bawaslu Jabar Zacky Muhammad Zam Zam menyebut, hingga saat ini ada 67 temuan dan laporan pelanggaran Pemilu 2024, 20 di antaranya merupakan pelanggaran netralitas ASN yang terdiri dari 8 kasus netralitas ASN pemda kabupaten/kota, 8 kepala desa, dan 4 perangkat desa.

“Ada 67 temuan dan laporan, 20 di antaranya kasus netralitas ASN, kepala desa dan perangkat desa. Ada yang sedang berjalan, juga sudah putus rekomendasi ke KASN,” sebut Zacky.

Diberhentikan

Sanksi bagi ASN yang melanggar netralitas pemilu bisa sampai diberhentikan.

Zacky mengatakan, Bawaslu hanya merekomendasikan bila ada ASN yang terbukti melanggar UU ASN, kode etik, dan SKB 5 Kementerian/Lembaga Nomor 2 Tahun 2022.

“Bawaslu itu merekomendasi, misalkan terbukti yang bersangkutan melanggar UU ASN, kode etik atau disiplin ASN yang diatur di SKB 5 Kementerian/Lembaga No 2 Tahun 2022. Sanksi paling beratnya bisa pemberhentian, tapi kalau yang di Jabar belum, nanti KASN yang menjatuhkan sanksi,” jelasnya.

Zacky berharap dengan adanya kegiatan sosialisasi netralitas ASN para kepala daerah selaku pembina ASN di wilayah masing-masing menguatkan kembali komitmen untuk menjunjung tinggi netralitas sebagaimana diatur dalam UU No 20 Tahun 2023 tentang ASN dan aturan yang menaungi pemilu.

“Semoga 20 kasus yang sudah ditangani ini menjadi yang terakhir dalam pemilu 2024 bahkan sampai pilkada 2024 mendatang,” harapnya.(Ads)

Berita Terkait

Dapat Surat Tugas dari Zulhas, Eksanti Temui Cabup Incumbent, Ini Respon Kang DS 
Ketua Fraksi NasDem Toni Permana Apresiasi Generasi Milenial Kini Sudah Paham Soal Politik
Pilkada 2024, KPU bersama Pemdakab Bogor Luncurkan Jingle dan Maskot Pilkada 2024
Tahapan Pilwalkot 2024 Diluncurkan,Tren Partisipasi Pemilih Kota Bandung Masih Terbaik
Ketua Fraksi NasDem Kabupaten Bandung Apresiasi Deklarasi Ilham Akbar Habibie Bakal Calon Gubernur Jabar
Peluncuran Pilbup Sumedang, Wujudkan Pilkada yang Demokratis
KPU Kota Cimahi Gelar Peluncuran Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi 2024
Dua Pilihan Sosok Ketua DPRD Kabupaten Bandung dari PKB, Ketua Apdesi-pun Turut Berkomentar

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:31 WIB

Dapat Surat Tugas dari Zulhas, Eksanti Temui Cabup Incumbent, Ini Respon Kang DS 

Rabu, 12 Juni 2024 - 07:56 WIB

Ketua Fraksi NasDem Toni Permana Apresiasi Generasi Milenial Kini Sudah Paham Soal Politik

Selasa, 11 Juni 2024 - 13:28 WIB

Pilkada 2024, KPU bersama Pemdakab Bogor Luncurkan Jingle dan Maskot Pilkada 2024

Senin, 10 Juni 2024 - 20:10 WIB

Tahapan Pilwalkot 2024 Diluncurkan,Tren Partisipasi Pemilih Kota Bandung Masih Terbaik

Senin, 10 Juni 2024 - 15:50 WIB

Ketua Fraksi NasDem Kabupaten Bandung Apresiasi Deklarasi Ilham Akbar Habibie Bakal Calon Gubernur Jabar

Senin, 10 Juni 2024 - 13:08 WIB

Peluncuran Pilbup Sumedang, Wujudkan Pilkada yang Demokratis

Minggu, 9 Juni 2024 - 18:22 WIB

KPU Kota Cimahi Gelar Peluncuran Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi 2024

Selasa, 4 Juni 2024 - 16:04 WIB

Dua Pilihan Sosok Ketua DPRD Kabupaten Bandung dari PKB, Ketua Apdesi-pun Turut Berkomentar

Berita Terbaru

REGIONAL

Mari Ramaikan! Ini Rangkaian Hari Jadi ke-214 Kota Bandung

Kamis, 13 Jun 2024 - 19:36 WIB

REGIONAL

Implementasi Wolbachia Kota Bandung Capai 64 Persen

Kamis, 13 Jun 2024 - 19:26 WIB