Festival Kopi Kota Cimahi, Dicky: Salah Satu Komoditas Penting untuk Dikembangkan

- Editor

Kamis, 25 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Wali Kota Cimahi Dicky, disela membuka Festival Kopi Kota Cimahi.(Humas Kota Cimahi)

Pj Wali Kota Cimahi Dicky, disela membuka Festival Kopi Kota Cimahi.(Humas Kota Cimahi)

BIPOL.CO, CIMAHI – Masih rendahnya tingkat konsumsi kopi di Indonesia mendorong Pemerintah Daerah Kota Cimahi untuk mengenalkan ragam kopi nusantara melalui Festival Kopi Kota Cimahi.

Festival Kopi Kota Cimahi diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) bertempat di Lapangan Apel Kantor Pemerintah Daerah Kota Cimahi, Kamis (25/01/2024).

“Kopi merupakan komoditas terpenting ketiga di perkebunan setelah kelapa sawit dan karet alam. Kopi juga menyumbang persentase terhadap PDB perkebunan sebesar 16,15%,” ungkap Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi Dicky Saromi saat membuka Festival Kopi Kota Cimahi.

Industri kopi memiliki peran yang besar dalam penyerapan tenaga kerja di Indonesia, yaitu memberdayakan 1,86 juta kepala keluarga petani dan 50 ribu tenaga kerja umum.

“Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dalam 10 tahun terakhir (2012-2022), industri kopi Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan yaitu sebesar 250%,” ungkapnya.

Saat ini Indonesia merupakan produsen kopi terbesar ke-4 di dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia. Luas lahan kopi Indonesia mencapai 1,25 juta ha dengan total produksi hingga 761 ribu ton per tahun.

Dengan produksi kopi dalam negeri yang sangat besar tersebut, menjadikan kopi sebagai salah satu komoditas yang penting untuk dikembangkan.

“Produksi kopi yang besar, berarti disitu ada potensi untuk meningkatkan konsumsi kopi,” tutur Dicky.

Menurutnya, Indonesia sebagai negara penghasil kopi terbesar ke-4 di dunia memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan industri kopi, terlebih dengan mulai meningkatnya kebiasaan “Ngopi” di masyarakat Indonesia mulai dari kawula muda hingga dewasa.

Ia pun menuturkan perlunya inovasi dalam mengembangkan industri kopi, “Saat ini kopi telah menjadi industri, tidak sekedar komoditi perkebunan, dimana gaya hidup, teknologi, sosial media, proses manufaktur, dan pariwisata telah berkembang di dalamnya,” lanjut Dicky.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Cimahi Dikdik S. Nugrahawan laporannya mengatakan Festival Kopi Kota Cimahi yang terlaksana dengan dukungan berbagai stakeholder Kota Cimahi. Mulai dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Komite Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (PGPKT) Kota Cimahi, Bank BJB Cabang Cimahi, hingga Komunitas pecinta kopi, serta perusahaan, industri dan IKM Kota Cimahi.

Festival ini menjadi wadah apresiasi, promosi, dan sekaligus suatu langkah untuk mengembangkan industri kopi di wilayah Kota Cimahi, Bandung Raya, dan Jawa Barat.

“Festival Kopi ini juga menjadi bentuk upaya dalam mensukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI), serta Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) di Tingkat Kota Cimahi dan juga program Bela Beli Produk Lokal Kota Cimahi,” ungkapnya.

Ia pun berharap dengan terselenggaranya Festival Kopi pada akhirnya dapat dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kota Cimahi, terutama di bidang industri Culinary.

Rangkaian kegiatan Festival Kopi Kota Cimahi tahun 2024 dilaksanakan selama 2 (dua) hari, yaitu pada hari Kamis s.d. Jum’at, tanggal 25 s.d. 26 Januari 2024.

Festival Kopi Kota Cimahi ini disinergikan dengan beberapa aktivitas seperti gelar produk kopi, lomba/kompetisi kopi, Coffee Talkshow tentang sejarah dan edukasi kopi oleh Bapak Ir. Edy Panggabean (Ketua Masyarakat Kopi Indonesia), demo masak kudapan berbahan dasar tepung mocaf oleh Chef Kim dari Indonesian Chef Association (ICA), Talkshow/Sharing Community dengan tema “Hobi dan Kopi”, gelar produk industri dan IKM, hingga layanan kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Cimahi. Meliputi sosialisasi dan layanan bersih-bersih telinga dari Komite Daerah Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (PGPKT) Kota Cimahi dan rumah Sakit Dustira, tes kesehatan penyakit tidak menular, screening TBC hingga tes HIV. (*)

Berita Terkait

Sidak Pengisian Gas Elpiji 3 Kg, Bupati Bandung Tegaskan Jangan Main-main…
Folmer Silalahi: DPRD Siap Kawal Upaya Bersama Sengketa di Pasar Baru Trade Center
Kadisnaker Klaim Angka Pengangguran di Kabupaten Bandung Menurun Signifikan
Jawa Barat Targetkan Kunjungan Wisatawan Tahun 2024 Tembus 100 Juta
Pemprov Jabar Resmikan Creative School Project 2024
Volume Penumpang Angkutan Udara Jawa Barat Alami Kenaikan, Didominasi dari BIJB Kertajati
Uang Beredar di Desa dan Kelurahan di Kabupaten Bandung Capai Rp 5 T, Bupati: Kebijakan Pemerintah Berdampak Pada Ekonomi Masyarakat
Pj Bupati Yudia Serahkan Surat Rekomendasi Kemudahan Beli Pertalite untuk Perajin Gelasan Kutamandiri

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:18 WIB

Sidak Pengisian Gas Elpiji 3 Kg, Bupati Bandung Tegaskan Jangan Main-main…

Selasa, 11 Juni 2024 - 14:38 WIB

Folmer Silalahi: DPRD Siap Kawal Upaya Bersama Sengketa di Pasar Baru Trade Center

Senin, 10 Juni 2024 - 13:04 WIB

Kadisnaker Klaim Angka Pengangguran di Kabupaten Bandung Menurun Signifikan

Sabtu, 8 Juni 2024 - 07:11 WIB

Jawa Barat Targetkan Kunjungan Wisatawan Tahun 2024 Tembus 100 Juta

Sabtu, 8 Juni 2024 - 07:01 WIB

Pemprov Jabar Resmikan Creative School Project 2024

Kamis, 6 Juni 2024 - 18:38 WIB

Volume Penumpang Angkutan Udara Jawa Barat Alami Kenaikan, Didominasi dari BIJB Kertajati

Rabu, 5 Juni 2024 - 10:44 WIB

Uang Beredar di Desa dan Kelurahan di Kabupaten Bandung Capai Rp 5 T, Bupati: Kebijakan Pemerintah Berdampak Pada Ekonomi Masyarakat

Senin, 3 Juni 2024 - 17:22 WIB

Pj Bupati Yudia Serahkan Surat Rekomendasi Kemudahan Beli Pertalite untuk Perajin Gelasan Kutamandiri

Berita Terbaru