Jangan Merasa Tua, tidak Ada Batas Usia untuk Terus Belajar

- Editor

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIPOL.CO, KOTA BANDUNG – Wakil Walikota Bandung, Erwin, menyebut ilmu adalah cahaya yang akan membimbing kehidupan, sedangkan akhlak merupakan mahkota yang meninggikan derajat.

Hal itu disampaikan dalam acara pelepasan santri tingkat 3 sekaligus pembagian rapor santri tingkat 1-2 MTKD Kecamatan Regol di Ballroom Hotel Horison, Bandung, Selasa 26 Agustus 2025.

“Jangan pernah berhenti menuntut ilmu. Dengan ilmu dan akhlak, insyaallah kita semua akan menjadi generasi penerus yang amanah, berilmu, dan berakhlak mulia,” ujar Erwin.

Ia juga mengingatkan, menuntut ilmu adalah jalan menuju surga. Karena itu, ia mendorong para santri dan masyarakat untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar.

“Gunakan teknologi untuk menambah pengetahuan, memperluas wawasan, dan memperkuat keimanan. Jangan sampai kita kalah oleh zaman, justru kita harus jadi generasi yang mampu memimpin zaman,” katanya menambahkan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya, menyebut tidak ada kata terlambat untuk belajar.

Ia mencontohkan tokoh-tokoh dunia yang berhasil menyelesaikan pendidikan di usia senja.

“Ada yang lulus sarjana di usia 67 tahun, bahkan ada yang meraih doktor di usia 77 tahun. Artinya, selama hidup, jangan pernah berhenti belajar,” kata Edwin.

Edwin mengingatkan, ilmu yang diperoleh harus memberi manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat.

“Tolong ilmu yang didapat disampaikan kepada suami, anak, cucu, dan lingkungan sekitar. Jangan berhenti di diri sendiri. Kalau umat Islam bersatu, berakhlak baik, dan terus belajar, insyaallah bisa menjadi kekuatan yang menopang pembangunan kota,” ujarnya.

Acara pelepasan santri ini bukan sekadar seremoni, melainkan penanda perjalanan ilmu dan pembinaan akhlak.

Santri yang dilepas diharapkan mampu membawa bekal untuk menghadapi masa depan yang penuh tantangan, sekaligus berkontribusi membangun Kota Bandung yang unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis. (*)

Berita Terkait

Mengajar dengan Hati: Kisah Tiga Guru Penerima Anugerah Guru Indonesia 2025
Hari Guru: Pemkot Bandung Bertekad Tingkatkan Kompetensi, Kesejahteraan, dan Perlindungan Profesi Guru
Rayakan 80 Tahun PGRI: Semangat Guru Indramayu Tak Pernah Padam
Peringatan Hari Guru Nasional 2025, Guru Hebat Indonesia Kuat
Pemkot Cimahi Beri Bantuan Perlengkapan bagi PAUD, dan Kesetaraan
Bupati: Pemab Bandung Terus Perkuat Kualitas Pendidikan Melalui Berbagai Program
Festival Putih Abu-Abu 2025, Ajang Kreativitas dan Kolaborasi Pelajar Cimahi
Kang DS Tegaskan di Masa Kepemimpinannya Tak Ada Pungutan Sepeser pun untuk Jadi Guru atau Kepala Sekolah
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 12:24 WIB

Mengajar dengan Hati: Kisah Tiga Guru Penerima Anugerah Guru Indonesia 2025

Selasa, 25 November 2025 - 19:28 WIB

Hari Guru: Pemkot Bandung Bertekad Tingkatkan Kompetensi, Kesejahteraan, dan Perlindungan Profesi Guru

Selasa, 25 November 2025 - 15:21 WIB

Rayakan 80 Tahun PGRI: Semangat Guru Indramayu Tak Pernah Padam

Selasa, 25 November 2025 - 14:54 WIB

Peringatan Hari Guru Nasional 2025, Guru Hebat Indonesia Kuat

Jumat, 21 November 2025 - 16:59 WIB

Pemkot Cimahi Beri Bantuan Perlengkapan bagi PAUD, dan Kesetaraan

Berita Terbaru