Ratusan siswa SMP di Cimahi ikuti Sosialisasi HAM

- Editor

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIPOL.CO, KOTA CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi menggelar kegiatan sosialisasi HAM bagi pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Cimahi berlangsung di Gedung Cimahi Techno Park Jalan Baros Kota Cimahi, Rabu (15/10/2025). Kegiatan tersebut digelar dalam upaya meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai Hak Asasi Manusia (HAM).

Kegiatan digelar atas kerjasama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cimahi, Tim Penggerak PKK Kota Cimahi, dan Business Professional Woman (BPW) Indonesia. Sebanyak 500 siswa ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, menyampaikan pentingnya edukasi tentang HAM di kalangan pelajar. “Kegiatan bertujuan memberikan pemahaman kepada genersi muda tentang hak asasi manusia. Dengan adanya pemahaman yang benar tentang HAM, siswa dapat mengenali hak-haknya dan tahu bagaimana bersikap saat melihat atau mengalami pelanggaran. Hal ini penting untuk membentuk karakter yang etis dan beretika dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Fokus utama sosialisasi adalah meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya mengenali dan menghormati hak-hak asasi sejak dini, guna mencegah kenakalan remaja dan gesekan sosial yang mungkin terjadi di lingkungan mereka.

“Dengan pemahaman HAM sejak usia dini, berharap dapat memperkecil potensi gesekan, kenakalan, serta pelanggaran aturan yang dilakukan generasi muda di Kota Cimahi,” katanya.

Materi sosialisasi disampaikan oleh BPW Jakarta Pusat, organisasi non-pemerintah yang berbasis di Swiss ini aktif mengadvokasi berbagai isu perempuan dan HAM di tingkat nasional maupun internasional.

Vice President BPW Indonesia Fiatri Widuri mengatakan, terdapat tiga tahap materi yang diberikan kepada peserta. Diawali dengan edukasi, dimana para peserta diberikan pemahaman terkait HAM.

“Kedua adalah internalisasi yaitu terbangunnya kelompok sosial yang paham terkait HAM sehingga saling menghormati, contoh target besarnya sekolah di Cimahi zero bullying,” ungkapnya.

Sedangkan materi tahap ketiga yaitu kolaborasi. “Salah satu contohnya kegiatan ini hasil kolaborasi dengan Pemkot Cimahi. Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Cimahi yang telah memfasilitasi dan berkolaborasi dalam menyukseskan sosialisasi peningkatan kapasitas generasi muda tentang HAM,” ucapnya.

Pemahaman tentang HAM perlu disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak muda. “Agar mereka tidak hanya mengenal terminologi, tetapi juga memahami penerapannya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.**

Berita Terkait

Mengajar dengan Hati: Kisah Tiga Guru Penerima Anugerah Guru Indonesia 2025
Hari Guru: Pemkot Bandung Bertekad Tingkatkan Kompetensi, Kesejahteraan, dan Perlindungan Profesi Guru
Rayakan 80 Tahun PGRI: Semangat Guru Indramayu Tak Pernah Padam
Peringatan Hari Guru Nasional 2025, Guru Hebat Indonesia Kuat
Pemkot Cimahi Beri Bantuan Perlengkapan bagi PAUD, dan Kesetaraan
Bupati: Pemab Bandung Terus Perkuat Kualitas Pendidikan Melalui Berbagai Program
Festival Putih Abu-Abu 2025, Ajang Kreativitas dan Kolaborasi Pelajar Cimahi
Kang DS Tegaskan di Masa Kepemimpinannya Tak Ada Pungutan Sepeser pun untuk Jadi Guru atau Kepala Sekolah
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 12:24 WIB

Mengajar dengan Hati: Kisah Tiga Guru Penerima Anugerah Guru Indonesia 2025

Selasa, 25 November 2025 - 19:28 WIB

Hari Guru: Pemkot Bandung Bertekad Tingkatkan Kompetensi, Kesejahteraan, dan Perlindungan Profesi Guru

Selasa, 25 November 2025 - 15:21 WIB

Rayakan 80 Tahun PGRI: Semangat Guru Indramayu Tak Pernah Padam

Selasa, 25 November 2025 - 14:54 WIB

Peringatan Hari Guru Nasional 2025, Guru Hebat Indonesia Kuat

Jumat, 21 November 2025 - 16:59 WIB

Pemkot Cimahi Beri Bantuan Perlengkapan bagi PAUD, dan Kesetaraan

Berita Terbaru