Peringati HSN ke-10, Ini Bentuk Perhatian Bupati Bandung Terhadap Santri dan Pesantren

- Editor

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna secara spontan memberikan doorprize ibadah umroh bagi salah seorang santriwati pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke 10 di Plaza Upakarti, Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Rabu (22/10/2026). (Foto: Deddy/Bipol.co)

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna secara spontan memberikan doorprize ibadah umroh bagi salah seorang santriwati pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke 10 di Plaza Upakarti, Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Rabu (22/10/2026). (Foto: Deddy/Bipol.co)

BIPOL.CO, KAB BANDUNG – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-10 Tingkat Kabupaten Bandung berlangsung meriah dengan adanya spontanitas bagi-bagi doorprize sejumlah uang tabungan 50 orang santri yang menjadi peserta upacara Peringatan HSN. Bahkan Bupati Bandung Dadang Supriatna juga secara spontan memberikan doorprize ibadah umroh bagi salah seorang santriwati.

“Ini sebagai salah satu bentuk spontanitas perhatian dari kami Pemkab Bandung yang sudah hadir di tengah-tengah santri dan pesantren,” ucap Bupati Bandung seusai menjadi inspektur upacara peringatan HSN di Lapang Upakarti Soreang, Rabu 22 Oktober 2025.

Perhatian lain yang ditunjukkan Pemkab Bandung, imbuh bupati, dengan melahirkan Perda Kabupaten Bandung Nomor 8 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren. Bupati Kang DS menjelaskan dengan adanya Perda Pesantren ini, Pemkab Bandung akan memberikan perhatian anggaran dari APBD, APBD Provinsi termasuk APBN untuk memfasilitasi keberadaan pesantren, dalam rangka merevitalisasi pondok pesantren.

Lebih lanjut Kang DS menyatakan, perhatian lainnya Pemkab Bandung tetap akan memberikan insentif guru ngaji tahun 2026, meski dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Kabupaten Bandung dipangkas pemerintah pusat hingga nyaris Rp1 triliun.

“Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh santri dan kalangan pesantren agar Pemkab Bandung tetap bisa melakukan inovasi dan terobosan-terobosan yang terbaik untuk menyikapi pengurangan TKD ini,” ucap Kang DS

Program lainnya adalah program keberpihakan kepada Madrasah Ibtidaiyah dan Tsanawiyah dengan pemberian hibah. Termasuk program sertifikasi gratis untuk bangunan masjid, masjid pondok pesantren, dan ponpes itu sendiri, termasuk digratiskan dari Perijinan Bangunan Gedung (PBG).

Menurutnya, Pemkab Bandung sudah MoU dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI) dalam program sertifikasi gratis masjid dan ponpes ini, yang merupakan hasil kerjasama antara Pemkab Bandung dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bandung.

“Sertifikasi ini penting dan kami sudah membentuk Satgas Penataan Pembangunan Pesantren. Termasuk untuk soal Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)-nya dan Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung (SLF) kita gratiskan. Ini dalam rangka antisipasi agar tidak terjadi kasus-kasus seperti robohnya bangunan ponpes,” jelas Bupati Kang DS.

Dengan tema HSN 2025, “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia,” pada kesempatan itu Kang DS juga menyatakan dukungan penuh kepada pesantren dan para kiai dalam rangka pembentukan karakter dan akhlaq serta adab, yang bisa menjadi bekal para santri ke depan sebagai cikal bakal para pemimpin di masa depan.

“Selamat Hari Santri. Semoga santri-santri yang saat ini sedang modok, ngobong untuk menimba ilmu, insyaallah ke depannya akan lebih bermanfaat untuk dirinya sendiri, termasuk untuk keluarga, agama, bangsa dan negara,” ucap Kang DS.(Ads)

Berita Terkait

Era Kebangkitan Spiritualitas Nusantara dan Gunung Padang sebagai Simbol Memori Kuno
Jumling di Masjid Asy-syifa, Bupati Bandung Tegaskan Program Insentif Guru Ngaji Tetap Berjalan
Bupati Lucky Hakim: MTQ Momentum Menjadikan Al.Qur’an Sebagai Pedoman Hidup
Cimahi Gelar Cimahi Creative Day 2025, Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif Makin Berkembang
Malam Pusaka Gunung Padang: Antara Doa, Emas, dan Bisikan Leluhur
Peringati Sumpah Pemuda, Pemkab Bandung Putar Film “Bedas Manunggal Sajati” Inspirasi untuk Pemuda
Ribuan Guru Ngaji Memadati Dome Bale Rame Hadiri Silaturahmi Akbar
LBH MUI Dibentuk, Bupati Bandung Soroti Program Sertifikasi Masjid dan Pesantren

Berita Terkait

Sabtu, 22 November 2025 - 16:06 WIB

Era Kebangkitan Spiritualitas Nusantara dan Gunung Padang sebagai Simbol Memori Kuno

Jumat, 21 November 2025 - 18:15 WIB

Jumling di Masjid Asy-syifa, Bupati Bandung Tegaskan Program Insentif Guru Ngaji Tetap Berjalan

Kamis, 13 November 2025 - 13:10 WIB

Bupati Lucky Hakim: MTQ Momentum Menjadikan Al.Qur’an Sebagai Pedoman Hidup

Senin, 3 November 2025 - 16:32 WIB

Cimahi Gelar Cimahi Creative Day 2025, Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif Makin Berkembang

Rabu, 29 Oktober 2025 - 11:56 WIB

Malam Pusaka Gunung Padang: Antara Doa, Emas, dan Bisikan Leluhur

Berita Terbaru