Longsor Terjang Pangalengan, Pemdes Gerak Cepat Cegah Bencana Susulan

- Editor

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIPOL.CO, KAB BANDUNG – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Pangalengan selama sepekan terakhir menyebabkan terjadinya tanah longsor di beberapa titik wilayah Desa Pangalengan, Kabupaten Bandung, Kamis (30/10/2025) sore.

Salah satu lokasi terdampak cukup parah berada di Kampung Cisurili RW 13, di mana tiga rumah warga rusak dan dua rumah lainnya terancam akibat longsoran tanah dari tebing sekitar pemukiman. Selain itu, longsor juga terjadi di Kampung Langbong RW 14 dan Kampung Warung Awi RW 01, sedangkan banjir akibat luapan sungai melanda kawasan sekitarnya.

Kepala Desa Pangalengan Agus Supriatna menyampaikan, laporan situasi bencana (lapsit mitigasi) telah dibuat dan penanganan dilakukan dengan cepat melalui sinergi lintas unsur.

“Penanganan longsor di Kecamatan Pangalengan langsung dilaksanakan secara cepat dengan melibatkan aparatur kecamatan, Polsek, Koramil, pemerintah desa, serta relawan. Untuk longsor di Cisurili, hari Sabtu besok akan dilaksanakan kerja bakti bersama. Sementara bantuan untuk keluarga terdampak sudah diserahkan hari Jumat,” ujarnya.

Adapun kebutuhan mendesak di lapangan saat ini mencakup terpal dan karung, dengan kebutuhan sekitar 500 karung tanah untuk memperkuat penahan tanah sementara.

Selain di permukiman warga, longsor juga terjadi di ruas jalan provinsi yang melintasi wilayah Pangalengan. Pemerintah desa bersama tim gabungan telah melakukan penebangan pohon bambu yang banyak menghalangi ruas jalan guna memperlancar akses kendaraan.

Sebelumnya, laporan resmi dari Satuan Tugas Desa Tangguh Bencana (Destana) Pangalengan menyebutkan total kerugian akibat bencana ini ditaksir mencapai Rp150 juta dengan 20 jiwa terdampak.

Laporan kejadian telah diteruskan kepada BPBD, Dinas PUTR, Disperkimtan, Dinas Sosial, PMI, dan Baznas Kabupaten Bandung melalui Camat Pangalengan untuk penanganan lanjutan dan dukungan bantuan.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat curah hujan saat ini masih tinggi dan berpotensi menimbulkan bencana susulan,” pungkas Agus. (Ads)

Berita Terkait

Diskominfotik KBB Raih Predikat “Tinggi” pada Indeks Profesionalitas ASN 2025
SOMASI Tanam Pohon di Gambung, Eyang Memet: Merawat Alam Kewajiban Spiritual dan Moral
Tinjau Titik Banjir Babakan Ciparay, Wali Kota Bandung Bakal Bangun Saluran Bawah Tanah
ATR/BPN Kabupaten Bandung Serahkan 245 Sertipikat pada Warga Desa Margahayu Selatan
DPUTR Kabupaten Bandung Raih Juara Umum Penganugerahan OPD Sub Urusan Jasa Kontruksi
Bunda Literasi Kabupaten Bandung Serukan Orang Tua Lindungi Anak dari Ancaman Judol
Atasi Banjir, Bupati Bandung Ancam Cabut Izin Usaha Bila Tidak Penuhi Kewajiban Perda RTRW
MA Hailuki Sebut Alokasi Subsidi Anggaran Rp 800 M Bentuk Keberpihakan pada Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 12:21 WIB

Diskominfotik KBB Raih Predikat “Tinggi” pada Indeks Profesionalitas ASN 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 19:37 WIB

SOMASI Tanam Pohon di Gambung, Eyang Memet: Merawat Alam Kewajiban Spiritual dan Moral

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:25 WIB

Tinjau Titik Banjir Babakan Ciparay, Wali Kota Bandung Bakal Bangun Saluran Bawah Tanah

Selasa, 2 Desember 2025 - 07:24 WIB

ATR/BPN Kabupaten Bandung Serahkan 245 Sertipikat pada Warga Desa Margahayu Selatan

Senin, 1 Desember 2025 - 13:34 WIB

DPUTR Kabupaten Bandung Raih Juara Umum Penganugerahan OPD Sub Urusan Jasa Kontruksi

Berita Terbaru