Penebangan Liar di Pangalengan Bupati Bandung Marah, Minta Aparat Menindak Tegas 

- Editor

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung H Dadang Supriatna bersama Forkopimda saat mrninjau Lahan PT Perkebunan PTPN I Regional 2 Malabar Bojong Waru, Pangalengan Sabtu 29/11/2025. (Foto: Diskominfo)

Bupati Bandung H Dadang Supriatna bersama Forkopimda saat mrninjau Lahan PT Perkebunan PTPN I Regional 2 Malabar Bojong Waru, Pangalengan Sabtu 29/11/2025. (Foto: Diskominfo)

BIPOL.CO, KAB BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa penebangan pohon teh secara ilegal di wilayah Kecamatan Pangalengan telah memicu terjadinya banjir bandang.

Ia meminta aparat kepolisian memproses pelaku secara hukum dan memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Dadang Supriatna menyampaikan bahwa kawasan Pangalengan memiliki potensi wisata dan kekayaan alam yang sangat luar biasa sehingga tidak boleh dirusak. Ia menegaskan seluruh pihak harus menjaga lingkungan demi keselamatan warga.

“Sudah terjadi penebangan pohon teh yang menyebabkan banjir bandang. Pak Camat, Pak Dewan, dan masyarakat juga sudah mengeluhkan hal ini. Kami bergerak cepat agar kejadian ini tidak terulang kembali,” ujarnya saat meninjau di Lahan PT Perkebunan PTPN I Regional 2 Malabar Bojong Waru, Pangalengan, Sabtu 29/11/2025.

Bupati juga meminta Kapolresta Bandung untuk mengambil langkah hukum terhadap para pelaku. Menurutnya, pemerintah daerah bersama Gubernur Jawa Barat, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2 malabar, dan jajaran Forkopimda akan melakukan penanaman kembali di lahan yang rusak.

“Pak Gubernur sudah memberikan instruksi bahwa lahan-lahan yang rusak akan dilakukan penanaman ulang. Kami juga mendorong PT PTPN agar menanami kembali areal-areal lama yang sudah gundul karena inti usaha di wilayah ini memang perkebunan teh,” jelasnya.

Dadang mengimbau warga Pengalengan agar tidak terprovokasi dan tetap menjaga kondusivitas. Ia menekankan bahwa kerusakan lingkungan pada akhirnya akan merugikan masyarakat di sekitar lokasi.

“Kalau lingkungan rusak, banjir dan ancaman terhadap warga pasti terjadi. Karena itu, saya mohon kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan ini,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi terkait insiden banjir bandang yang terjadi pada 25 November 2025.

“Kami sudah mengidentifikasi para pelaku penebangan dan akan terus mengejar aktor utamanya. Kami mengajak masyarakat bersama pemerintah daerah untuk menjaga lingkungan agar tidak terjadi banjir maupun longsor,” tegasnya.

Menurut data yang diterima pemerintah daerah, luas lahan yang mengalami kerusakan akibat penebangan ilegal mencapai sekitar 150 hektare.(Ads)

Berita Terkait

Wali Kota Bandung Dorong Rumah Jadi Ruang Aman bagi Perempuan dan Anak
Dispangtan Cimahi Imbau Masyarakat Waspadai Penyakit Zoonosis, ini Sebabnya
CHIMA Awards 2025, Mendorong Daya Saing dan Menumbuhkan Iklim Inovasi di Kota Cimahi
Pemkot Bandung Siapkan Langkah Terpadu Hidupkan Kembali Pasar Modern Batununggal
Banyak Warganya Jadi Korban, Bupati Bandung Minta Situs Judi Online Diblokir 
ASN Harus Kuasai AI untuk Tingkatkan Kinerja
Forum Aspemkesra 2025 Bahas Program Strategis di Aula Gempungan KBB
Kapolda Jawa Barat Perintahkan Jajaran Percepat Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:31 WIB

Wali Kota Bandung Dorong Rumah Jadi Ruang Aman bagi Perempuan dan Anak

Kamis, 4 Desember 2025 - 12:05 WIB

Dispangtan Cimahi Imbau Masyarakat Waspadai Penyakit Zoonosis, ini Sebabnya

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:21 WIB

CHIMA Awards 2025, Mendorong Daya Saing dan Menumbuhkan Iklim Inovasi di Kota Cimahi

Rabu, 3 Desember 2025 - 14:57 WIB

Pemkot Bandung Siapkan Langkah Terpadu Hidupkan Kembali Pasar Modern Batununggal

Rabu, 3 Desember 2025 - 11:18 WIB

Banyak Warganya Jadi Korban, Bupati Bandung Minta Situs Judi Online Diblokir 

Berita Terbaru