">
Rabu, 8 April, 2020

Akibat Banjir di Lebak, 19 Bangunan Sekolah Rusak Berat

10
Dilihat
LEBAK.bipol.co – Banjir mengakibatkan 19 bangunan sekolah di Kabupaten Lebak rusak berat sehingga tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

“Kita berharap setelah masa tanggap bencana berakhir bisa dibangunkan sekolah darurat agar anak-anak bisa belajar,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi di Lebak, Rabu  (8/1)

Sekolah yang bangunannya rusak berat akibat banjir antara lain SMPN 1 Lebak Ggedong, SMPN 2 Lebak Gedong, SMPN 3 Lebak Gedong, dan SMPN 4 Lebak Gedong.

">

Bangunan SDN 1 Banjarsari, SDN 2 Banjarsari, SDN 1 Lebak Situ, SDN Ciladaeun, PAUD TK Raudhatul Hasanah Sajira, TK Ummul Quro, KB Cahaya Gemilang Kecamatan Curugbitung, PAUD Mitra Candikia, KB Alfatah Curugbitung, PAUD Cempaka Curugbitung, dan KB Talaga Warna Cipanas juga rusak berat akibat banjir.

Sebagian besar gedung sekolah yang rusak berat dan hanyut berada di Kecamatan Lebak Gedong.

“Semua gedung sekolah yang rusak berat sudah dilaporkan ke pemerintah daerah,” kata Kaprawi.

Menurut data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak, kerusakan bangunan sekolah mengakibatkan 1.253 siswa tidak bisa mengikuti kegiatan belajar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak Wawan Ruswandi mengatakan bahwa siswa yang sekolahnya terdampak bencana alam diliburkan sementara sampai 12 Januari 2020.

Wawan berharap pekan depan sekolah darurat sudah bisa didirikan supaya anak-anak bisa mengikuti kegiatan belajar.

Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Lebak menyebabkan 10 meninggal dunia serta mengakibatkan kerusakan gedung sekolah dan rumah-rumah warga.  (net)

Editor      Deden .GP
BACA  Terkendala Cuaca, “Water Boombing” untuk Padamkan Hutan Kawah Putih Capai 15 Kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU