HPN Didemo Jurnalis

- Editor

Sabtu, 9 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(foto/net)

(foto/net)

SURABAYA, bipol.co – Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Surabaya yang dihadiri Presiden Joko Widodo, diwarnai aksi demo oleh sejumlah anggota Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI).

Mereka menuntut agar Presiden Jokowi segera mencabut remisi bagi I Nyoman Susrama terpidana pembunuh jurnalis Jawa Pos Radar Bali, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa dan menyelesaikan semua kasus kekerasan terhadap jurnalis, Sabtu (9/2).

Dalam aksi itu, sejumlah wartawan mengibarkan spanduk dan poster bertuliskan “Tolak Remisi Pembunuh Jurnalis!”. Spanduk serupa dengan ukuran 3×10 meter juga dipasang di salah satu JPO di Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Ketua AJI Surabaya, Miftah Faridl mengatakan remisi bagi Susrama yang tertuang dalam Keppres No 29 tahun 2018, adalah preseden buruk bagi kemerdekaan per di Indonesia.

Pihaknya pun mendesak agar Jokowi segera menandatangani draft pencabutan remisi Susrama itu, yang diketahui kini telah sampai ke Mensesneg. Puncak perayaan HPN 2019 diharapkan dapat menekan Presiden Jokowi supaya memberikan keadilan bagi jurnalis yang mengalami tindak kekerasan.

“Sampai hari ini, HPN sama sekali tidak menyuarakan soal kekerasan terhadap jurnalis, soal isu pembunuhan terhadap jurnalis, soal pemberian remisi terhadap jurnalis yang ada di Bali. Ini cukup mengecewakan karena untuk apa kita merayakan HPN yang hanya seremonial,” kata Faridl saat menggelar aksi di depan Patung Monumen Surabaya.

Faridl mengatakan, sejak 1996 hingga sekarang masih ada delapan kasus kekerasan terhadap jurnalis dan belum tuntas penyelesaiannya. Sehingga perayaan HPN tiap tahun yang menyerap anggaran negara dianggap sebagai pesta pora nir manfaat belaka.

“Selain menolak remisi, kita juga menolak Hari Pers Nasional yang hanya menguras uang rakyat, yang hanya APBD APBN hanya untuk pesta pora mereka, tanpa ada isu yang berkaitan dengan keselamatan kita sebagai jurnalis,” kata dia dilansir laman CNN Indonesia.

Sebagai bentuk perlawanan terhadap hal itu, Faridl mengatakan, pihaknya pun memplesetkan kepanjangan HPN dari yang tadinya Hari Pers Nasional, menjadi Hari Prabangsa Nasional.

Aksi protes ini menurutnya, juga bertujuan untuk melindungi dan mengembalikan pers sebagai ruang-ruang publik memperoleh hak keterbukaan informasi. Karena, sebagaimana diketahui Prabangsa dibunuh setelah ia menulis berita soal korupsi.

“Hari Pers Nasional kemudian kita plesetkan sebagai bentuk perlawanan bahwa HPN adalah Hari Prabangsa Nasional. Sehingga ini menjadi gerakan bukan hanya bagi jurnalis, tapi juga bagi publik bahwa ketika ada jurnalis yang menjadi korban kekerasan, ketika jurnalis yang dibunuh, publiklah yang kemudian akan dirugikan”, kata dia.

Sementara itu, di saat yang sama, Presiden Jokowi, mengaku telah meneken pencabutan remisi I Nyoman Susrama, otak pembunuhan jurnalis Jawa Pos Radar Bali, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa.

Hal itu terkonfirmasi di sela-sela menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasioanal 2019 di Grand City Convention Center, Surabaya, Sabtu (9/2).

“Sudah, sudah saya tandatangani,” kata Jokowi saat bersalaman dengan sejumlah pemimpin media dan tokoh pers di Surabaya.[Deden. GP]

Berita Terkait

Bewara DS Diluncurkan, Layanan Internet Gratis di 270 Desa dan 10 Kelurahan di Kabupaten Bandung
Pelantikan UPZ dan Sosialisasi Hari Kebangkitan Zakat, Bupati Bandung Harap Baznas Kompak Bantu Masyarakat Lemah
Bupati Bandung Lepas 432 Calon Jemaah Haji Kloter Pertama, Terbang dari Bandara Kertajati 
Djamu Kertabudi: Ormas Wadah Aspirasi Masyarakat dalam Mengawal Pembangunan Daerah
Lepas 430 Petugas Kloter, Karu dan Karom Jamaah Haji, Kang DS Ingatkan Hati Harus Tetap Ikhlas
Kang DS: Pengajian Rutin TP PKK Kabupaten Bandung Akan Meminimalisir Persoalan Akhlak Generasi Muda
Bupati: Tahun Ini Jemaah Haji Asal Kabupaten Bandung Diberangkatkan dari Bandara Kertajati
Kabupaten Bandung Juara Dua MTQ Jabar 2024, Bupati Apresiasi Capaian Para Kafilah
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 23:08 WIB

Bewara DS Diluncurkan, Layanan Internet Gratis di 270 Desa dan 10 Kelurahan di Kabupaten Bandung

Senin, 20 Mei 2024 - 19:19 WIB

Pelantikan UPZ dan Sosialisasi Hari Kebangkitan Zakat, Bupati Bandung Harap Baznas Kompak Bantu Masyarakat Lemah

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:18 WIB

Bupati Bandung Lepas 432 Calon Jemaah Haji Kloter Pertama, Terbang dari Bandara Kertajati 

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:14 WIB

Djamu Kertabudi: Ormas Wadah Aspirasi Masyarakat dalam Mengawal Pembangunan Daerah

Minggu, 12 Mei 2024 - 17:00 WIB

Lepas 430 Petugas Kloter, Karu dan Karom Jamaah Haji, Kang DS Ingatkan Hati Harus Tetap Ikhlas

Jumat, 10 Mei 2024 - 09:38 WIB

Kang DS: Pengajian Rutin TP PKK Kabupaten Bandung Akan Meminimalisir Persoalan Akhlak Generasi Muda

Rabu, 8 Mei 2024 - 20:23 WIB

Bupati: Tahun Ini Jemaah Haji Asal Kabupaten Bandung Diberangkatkan dari Bandara Kertajati

Senin, 6 Mei 2024 - 14:37 WIB

Kabupaten Bandung Juara Dua MTQ Jabar 2024, Bupati Apresiasi Capaian Para Kafilah

Berita Terbaru