Dikecam PBB, Junta Militer Bombardir Sagaing Saat Myanmar Dilanda Gempa

- Editor

Selasa, 1 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung di Thailand runtuh total akibat gempa (Foto: REUTERS/Ann Wang)

Gedung di Thailand runtuh total akibat gempa (Foto: REUTERS/Ann Wang)

BIPOL.CO, JAKARTA – Junta militer dilaporkan menjatuhkan bom di Sagaing usai gempa dengan magnitudo 7,7 mengguncang Myanmar pada pekan lalu.

Founder organisasi kemanusiaan Free Burma Rangers, David Eubank, mengatakan Angkatan Udara meluncurkan serangan di Negara Bagian Shan (Shan State) pada Jumat (28/3) saat gempa terjadi.

“Serangan udara ini merupakan tambahan dari serangan artileri dan darat di berbagai wilayah Myanmar yang terus berlanjut meskipun terjadi gempa bumi,” kata Eubank, dilansir Bipol.co dari. CNN Indonesia, dalam opini yang dirilis di media lokal The Irrawaddy, Senin (31/3).

BBC Myanmar mengonfirmasi tujuh orang tewas dalam serangan udara di Naungcho Negara Bagian Shan. Menurut mereka serangan tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 waktu setempat, tiga jam setelah gempa mengguncang Myanmar.

Kelompok pro-demokrasi juga melaporkan militer membombardir daerah Chng U di barat laut Sagaing. Selain itu, serangan dilaporkan terjadi di perbatasan Thailand.

PBB kutuk junta militer

Pelapor Khusus PBB untuk Myanmar Tom Andrews mengecam bombardir junta di tengah bencana.

Andrews menilai gempuran itu turut memperburuk krisis setelah gempa.

“Ini betul-betul keterlaluan dan tak dapat diterima,” kata dia ke BBC yang dikutip ABC Net.

Andrews lantas meminta junta mengakhiri operasi militer dalam bentuk apapun.

Junta gencar menyerang wilayah-wilayah di Myanmar terutama daerah yang dikuasai milisi sejak mereka menggulingkan pemerintahan yang sah pada 2021. Beberapa milisi melawan junta usai kudeta.

Junta tak segan menangkap hingga membunuh siapa saja yang melawan kekuasaan mereka.

Myanmar sedang berduka setelah gempa dahsyat mengguncang negara ini. Imbasnya, 1.700 orang meninggal, 3.400 terluka, dan 300 orang masih hilang. (*)

Berita Terkait

Riwayat Gempa Dahsyat di Sesar Sagaing, Efek Vibrasi Hingga Mengguncang Bangkok
Muncul dalam Satu Dekade Terakhir, Fenomena Meningkatnya Ateis di Negara-negara Arab
Gempa Dahsyat di Myanmar,  Korban Tewas Mencapai 1.600 orang
1.400 Demonstran Ditangkap, Ribuan Orang Lainnya Turun ke Jalan Turunkan Erdogan
Jelang Idul Fitri 1446 H Akan Terjadi Gerhana Matahari, Bisa Terlihat di 13 Negara Bagian AS
Sinyal Misterius dari Antariksa, Bumi Berdenyut Setiap 125 Menit, Ini Kata Para Peneliti
Majid, Seorang Fellow Atlas Corps Terinspirasi Keindahan dan Budaya Kampung Halamannya
Longsor Dahsyat di China Kubur Puluhan Orang Hidup-hidup, 30 Orang Dilaporkan Masih Hilang

Berita Terkait

Selasa, 1 April 2025 - 15:20 WIB

Riwayat Gempa Dahsyat di Sesar Sagaing, Efek Vibrasi Hingga Mengguncang Bangkok

Selasa, 1 April 2025 - 10:05 WIB

Dikecam PBB, Junta Militer Bombardir Sagaing Saat Myanmar Dilanda Gempa

Senin, 31 Maret 2025 - 17:16 WIB

Muncul dalam Satu Dekade Terakhir, Fenomena Meningkatnya Ateis di Negara-negara Arab

Senin, 31 Maret 2025 - 14:39 WIB

Gempa Dahsyat di Myanmar,  Korban Tewas Mencapai 1.600 orang

Kamis, 27 Maret 2025 - 10:35 WIB

1.400 Demonstran Ditangkap, Ribuan Orang Lainnya Turun ke Jalan Turunkan Erdogan

Berita Terbaru