KPU Ungkap 63 Calon di Pilkada Positif Corona

- Editor

Minggu, 13 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA.bipol.co- Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengungkap, setidaknya ada 63 bakal calon peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak yang sementara ini telah terkonfirmasi positif COVID-19.

Menurut anggota KPU Viryan Aziz, mereka yang terpapar COVID-19 sekitar 4-5 persen dari total bakal calon peserta pilkada yang tersebar di berbagai daerah.

“Ada kurang lebih 63 bakal calon yang positif COVID-19, dari 1.470 bakal calon,” jelas Viryan saat diskusi virtual bertema “Pilkada Serentak dan Kualitas Demokrasi di Era COVID-19″,” Sabtu (12/9/2020).

Meski presentasenya kecil, menurut Viryan hal tersebut jangan sampai membuat para paslon menjadi lengah akan bahaya COVID-19.

“Patuhi dan disiplin terhadap protokol kesehatan,” tegas anggota KPU ini dilansir Antara.

Lalu mengapa bisa terjadi penularan, kemungkinan diakibatkan tingginya aktivitas untuk menyiapkan diri menghadapi kontestasi pilkada.

“Ini pendapat pribadi. Kemungkinan karena aktivitas yang sangat tinggi ya. Misalnya menggalang dukungan kursi untuk pencalonan. Itu kan bolak-balik Jakarta,” ujarnya.

Seiring pengamatannya selama melakukan peninjauan terkait persiapan pilkada di berbagai daerah, Viryan mengakui tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan pencegahan dan penanggulangan COVID-19 masih kurang.

“Oleh karena itu tidaklah mengherankan adanya fenomena 243 pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan bakal pasangan calon peserta pilkada saat pendaftaran, yakni dengan mengerahkan massa,” ungkapnya.

Jumlah pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 itu, kata dia, merupakan sepertiga dari total bakal pasangan calon peserta pemilu yang mencapai 735 bakal pasangan calon. [Net]

Editor: Fajar Maritim

Berita Terkait

Ganjar Pranowo Dorong Hak Angket Dugaan Kecurangan Pilpres 2024 di DPR, Jokowi: Itu Hak Demokrasi
Hari Jadi ke-211 Kabupaten Garut, Menkop UKM Resmikan Rumah Produksi Bersama
Jokowi Undang Surya Paloh Makan Malam, Apa yang Dibicarakan Masih Misteri
Kok Bisa? Server Sirekap Terhubung ke Alibaba Singapura, Roy Suryo Nilai KPU Sangat Ceroboh
Jokowi Imbau Jangan Teriak Kecurangan Bawa ke Bawaslu dan MK, Begini Reaksi BW …
Temuan Kesalahan Jumlah Suara Masif di Sirekap, Ilham Saputra: KPU Harus Klarifikasi Salah Input Atau Kesengajaan
Tuding Massa Pendukung AMIN di JIS Dibayar,  Maya Rahmawati Akhirnya Minta Maaf 
Isu Perintah Kapolri Amankan Suara 02, TPN Ganjar-Mahfud Datangi Mabes Polr, Ini Tanggapan Kabaharkam

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:53 WIB

Ganjar Pranowo Dorong Hak Angket Dugaan Kecurangan Pilpres 2024 di DPR, Jokowi: Itu Hak Demokrasi

Selasa, 20 Februari 2024 - 08:32 WIB

Hari Jadi ke-211 Kabupaten Garut, Menkop UKM Resmikan Rumah Produksi Bersama

Senin, 19 Februari 2024 - 09:06 WIB

Jokowi Undang Surya Paloh Makan Malam, Apa yang Dibicarakan Masih Misteri

Minggu, 18 Februari 2024 - 11:39 WIB

Kok Bisa? Server Sirekap Terhubung ke Alibaba Singapura, Roy Suryo Nilai KPU Sangat Ceroboh

Sabtu, 17 Februari 2024 - 15:09 WIB

Jokowi Imbau Jangan Teriak Kecurangan Bawa ke Bawaslu dan MK, Begini Reaksi BW …

Kamis, 15 Februari 2024 - 17:11 WIB

Temuan Kesalahan Jumlah Suara Masif di Sirekap, Ilham Saputra: KPU Harus Klarifikasi Salah Input Atau Kesengajaan

Selasa, 13 Februari 2024 - 15:34 WIB

Tuding Massa Pendukung AMIN di JIS Dibayar,  Maya Rahmawati Akhirnya Minta Maaf 

Selasa, 13 Februari 2024 - 11:16 WIB

Isu Perintah Kapolri Amankan Suara 02, TPN Ganjar-Mahfud Datangi Mabes Polr, Ini Tanggapan Kabaharkam

Berita Terbaru