Dibahas Pansus IV DPRD Kabupaten Bandung, Retribusi Angkum Bakal Dihilangkan, Bandros Diusulkan Kena Retribusi

- Editor

Rabu, 5 Juli 2023 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pansus IV DPRD Kabupaten Bandung Dadan Konjala (kanan) dan Wakil Ketua Pansus IV Aep Dedi.(Foto: Deddy)

Ketua Pansus IV DPRD Kabupaten Bandung Dadan Konjala (kanan) dan Wakil Ketua Pansus IV Aep Dedi.(Foto: Deddy)

BIPOL.CO, BANDUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung tengah membahas perubahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pajak dan retribusi. Raperda ini sedang djbahas panitia khusus (Pansus) IV DPRD Kabupaten Bandung.

“Sebetulnya Raperda ini sudah lama harus dibuat, yaitu Januari tahun 2022 harus mulai operasional dan baru sekarang kita lakukan pembahasan, jadi sesuai aturan tentang pajak dan retribusi kalau tidak segera diganti kita stag tidak bisa menarik retribusi, sekarang kita mulai dengan 15 dinas yang ada retribusinya,” kata Ketua Pansus IV Raperda tentang Pajak dan Retribusi DPRD Kabupaten Bandung, Dadan Konjala didampingi Wakil Ketua Pansus IV Aep Dedi, usai rapat banggar di ruang Banggar DPRD Kabupaten Bandung, Soreang, Selasa (4/7/2023).

“Pusat meminta perubahan perda ini sudah lama dan harus segara operasional, nah kita mulai ada 15 dinas yang ada retribusianya, kita iventarisir, memang unik ternyata perda ini sama se Indonesia dari sisi narasinya, bedanya hanya dilampiran yang menyangkut tarif,” timpal Aep Dedi.

Menurut Dadan Konjala atau yang biasa disapa Abah Deka ini Raperda ini dibuat bukan seperti Raperda biasa, setelah selesai dibahas dan diparupurnakan langsung dikirim ke Mendagri dan Menteri Keuangan dan yang mengevaluasinya mereka, kemudian turun ke provinsi. “Selanjutnya kembali ke kita untuk direvisi bila ada yang perlu direvisi dan segala macemnya. Provinsi juga sekarang bareng sedang membahas Raperda ini, di Jabar ini kita yang lebih duluan memebuat Raperda,” kata Dadan yang diamini Aep Dedi.

Sementara menurut Aep Dedi, dalam Raperda pajak dan retribusi ini akan ada Retribusi yang dihilangkan dan dinaikkan sesuai UU No 1 tahun 2022 tentang pajak dan retribusi.

Dadan Konjala mengatakan, retribusi yang hilang diantaranya retribusi angkutan umum (angkum). Ada tiga retribusi yang dihapuskan di Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, yakni retribusi terminal, uji kendaraan dan reribusi trayek. “Dan yang masih dikenakan yaitu retribusi parkir. Dan diusulkan Dishub yaitu retribusi kendaraan Bandros (Bandung Tour On Bus) . Nantinya kendaraan Bandros ini kena retribusi, yang sedang kita bahas,” ucap Dadan Konjala.

“Intinya dari 15 dinas yang kita gali ada yang dinaikan ada yang dihilangkan, seperti retribusi di Dinas Pertanian itu minta tidak dinaikkan,” papar Aep Dedi.

Tarif ini akan didiskusikan panjang sampai besok (hari ini, red) paripurna masih diskusi panjang tentang tarif terutama dalam BLUD kesehatan ada sedikit penyesuaian.

Kenaikan di Perda terakhir itu kan tahun 2012 kita mungkin ada penyesuaian” tetapi nuansanya dari pansus berkeinginan untuk tidak naik. tetapi itu tidak bisa dihindari karena ada dampak dari inflasi. Bayangin dari 2012 hingga 2023 belum ada kenaikan, maka kita akan ada penyesuaian”. contoh untuk kelas viavi boleh naik tapi tolong untuk kelas 3 jangan sampai ada penyesuaian yang signifikan,” kata Aep Dedi.

Aep Dedi menambahkan, di BLUD awalnya ada keinginan naik cukup tinggi tapi sudah diturunkan hingga 40 persen. karena ada yang enggak bisa naik, sesuai dengan payung hukumnya, apalagi BLUD diatur UU khusus. karena badan layanan umum dan uang mereka (pemerintah) yang ngatur kan,” katanya.

Selain retribusi di 15 dinas, tutur Aep Dedi, diatur juga untuk tarip di BUMD, seperti retribusi air bersih di PDAM.(adr)

Editor: Deddy

 

 

Berita Terkait

Makan Siang Bersama Awak Media, Bey Ajak Masyarakat Manfaatkan Kereta Cepat Whoosh
557 Perusahaan di Purwakarta Berkontribusi Besar Terhadap Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat
Ambu Anne dan H Aming Ucapkan Terimakasih kepada Masyarakat Purwakarta
Darurat Sampah di Bandung Raya, Disepakati Seluruh Sampah Tersisa Segera Ditarik ke TPSA Sarimukti
Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dadan Konjala Tak Ingin Terjadi Banjir Lagi di Jadek
Sugianto: Dampak Alam Sulit Dihindari Mau Tidak Mau Harus Ada Penghematan Pangan
Pemda Provinsi Jabar Raih Penghargaan PR Indonesia di Bidang Komunikasi
HJKB 213: Sejumlah Warga Ungkapkan Apresiasi dan Harapan

Berita Terkait

Senin, 25 September 2023 - 18:51 WIB

Makan Siang Bersama Awak Media, Bey Ajak Masyarakat Manfaatkan Kereta Cepat Whoosh

Senin, 25 September 2023 - 13:02 WIB

557 Perusahaan di Purwakarta Berkontribusi Besar Terhadap Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat

Minggu, 24 September 2023 - 10:50 WIB

Darurat Sampah di Bandung Raya, Disepakati Seluruh Sampah Tersisa Segera Ditarik ke TPSA Sarimukti

Sabtu, 23 September 2023 - 10:26 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dadan Konjala Tak Ingin Terjadi Banjir Lagi di Jadek

Jumat, 22 September 2023 - 22:13 WIB

Sugianto: Dampak Alam Sulit Dihindari Mau Tidak Mau Harus Ada Penghematan Pangan

Jumat, 22 September 2023 - 15:35 WIB

Pemda Provinsi Jabar Raih Penghargaan PR Indonesia di Bidang Komunikasi

Jumat, 22 September 2023 - 14:53 WIB

HJKB 213: Sejumlah Warga Ungkapkan Apresiasi dan Harapan

Jumat, 22 September 2023 - 14:15 WIB

Masih Terjadi Penumpukan, Pemkot Bandung Akan Perpanjang Masa Darurat Sampah

Berita Terbaru

NASIONAL

Pameran Alutsista Semarakan HUT ke-78 TNI di Silang Monas

Senin, 25 Sep 2023 - 14:07 WIB