Hari Jadi ke-211 Kabupaten Garut, Menkop UKM Resmikan Rumah Produksi Bersama

- Editor

Selasa, 20 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIPOL.CO. GARUT – Menteri Koperasi Usaha Kecil Mikro (Menkop UKM) Teten Masduki dan Pj Bupati Garut Barnas Adjidin, meresmikan Rumah Produksi Bersama (RPB), berlokasi di Jalan Guntur, Kabupaten Garut, Sabtu (17/2/2024).

Peresmian RPB ini dalam rangka memperingati hari jadi ke-211 Kabupaten Garut, bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk kulit khas Garut.

Barnas menyatakan, produk kulit Sukaregang telah menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Garut, baik karena keberagaman maupun kualitasnya yang tidak kalah dengan produk internasional.

Barnas menekankan pentingnya memanfaatkan RPB dengan baik, mengingat investasi dalam peralatan produksi yang modern bukanlah hal yang murah. Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk mendukung penggunaan RPB ini agar bermanfaat bagi masyarakat Garut.

“Ini barang yang sangat mahal, dan tadi kita melihat hasil laser cutting-nya sangat presisi, nah tentu dengan presisi ini akan menghasilkan produk unggulan yang tidak kalah oleh dunia luar, bahkan bisa dijual ke tempat-tempat lain,” katanya.

Dengan adanya RPB ini juga, ia meminta arahan dan dukungan dari Menteri Koperasi serta seluruh jajaran, sehingga penggunaan RPB ini bisa betul-betul menjadi sesuatu yang arif dan bermanfaat bagi masyarakat Garut.

“Sekali lagi kami Pemerintah Kabupaten Garut mengucapkan terima kasih kepada bapak dan seluruh jajaran, juga tamu undangan serta para pengrajin kulit tentunya, dan kita harus siap menyongsong masa depan yang lebih baik dengan inovasi, dengan kualitas, dengan hasil yang membanggakan,” ucapnya.

Menkop UKM RI Teten Masduki menyoroti pentingnya kualitas dalam produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Ia berharap dengan adanya RPB yang dilengkapi dengan peralatan produksi modern, produk kulit khas Garut bisa semakin berkualitas dan bersaing dengan produk luar.

Teten menekankan pentingnya manajemen yang baik terhadap RPB untuk memastikan kelangsungan dan perkembangan bisnis ini. Ia juga mengusulkan agar Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Garut melengkapi RPB dengan mesin-mesin baru setiap tahunnya untuk mendukung pertumbuhan bisnis ini.

“Karena industri itu terus berkembang, kita juga harus terus mengikuti alat-alat produksi modern, dan jadi ini betul-betul perlu kemampuan manajerial supaya pabrik ini tidak mengalami penuaan, tapi dia terus berkembang,” ujarnya.

RPB ini juga diharapkan dapat menjadi tempat pengolahan produk bagi pelaku UMKM kulit di Kabupaten Garut, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi mereka.

“Tadi yang saya tanya alat potongnya itu jauh lebih presisi, jauh lebih cepat, tidak banyak makan waste, itu cukup bagus, jadi orang yang punya konveksi-konveksi di luar ini (yang konveksi) kecil-kecil motongnya di sini, kan lebih cepat, lebih presisi, (lalu) menjahitnya (atau) ngerakitnya di tempat masing-masing,” katanya.

“Jadi saya Pak Bupati tidak melihat ini sebagai fisik, tapi ini konsep besar kita mulai untuk membangun industrialisasi, nah ini harus dipahami oleh semua, karena kita nggak boleh membuat produk yang sama terus kualitasnya, kita harus maju,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Temuan BPK: Persiapan Pembangunan Infrastruktur IKN Belum Memadai, Ketua Satgas Bilang Tidak Mengerti
Presiden Jokowi Dorong Integrasi Kerja Pusat dan Daerah Kendalikan Inflasi Hadapi Tantangan Iklim
Tarik Uang dari Bawahan di Kementan, Syahrul Yasin Limpo Sebut Nama Jokowi
Soal Judi Online dan Pinjol Ilegal, Menteri Budi Arie: Dua-duanya Disikat!
Jokowi Sempat Bilang Ada Ratusan Investor yang Antre, Menves Bahlil: Belum Ada Investor Asing Masuk ke IKN
Pj.Gubernur Jabar Dampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tinjau Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu Bogor
BPIP Pastikan Kesiapan Paskibraka yang Bertugas dalam Upacara HUT Kemerdekaan ke-79 RI di IKN
Serahkan Sertifikat Secara Door to Door, Menteri ATR/BPN  Harap Bisa Wujudkan 120 juta Bidang Tanah Akhir 2024

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 11:37 WIB

Temuan BPK: Persiapan Pembangunan Infrastruktur IKN Belum Memadai, Ketua Satgas Bilang Tidak Mengerti

Jumat, 14 Juni 2024 - 18:30 WIB

Presiden Jokowi Dorong Integrasi Kerja Pusat dan Daerah Kendalikan Inflasi Hadapi Tantangan Iklim

Jumat, 14 Juni 2024 - 13:39 WIB

Tarik Uang dari Bawahan di Kementan, Syahrul Yasin Limpo Sebut Nama Jokowi

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:23 WIB

Soal Judi Online dan Pinjol Ilegal, Menteri Budi Arie: Dua-duanya Disikat!

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:03 WIB

Jokowi Sempat Bilang Ada Ratusan Investor yang Antre, Menves Bahlil: Belum Ada Investor Asing Masuk ke IKN

Selasa, 11 Juni 2024 - 18:20 WIB

Pj.Gubernur Jabar Dampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tinjau Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu Bogor

Senin, 10 Juni 2024 - 20:03 WIB

BPIP Pastikan Kesiapan Paskibraka yang Bertugas dalam Upacara HUT Kemerdekaan ke-79 RI di IKN

Minggu, 9 Juni 2024 - 15:30 WIB

Serahkan Sertifikat Secara Door to Door, Menteri ATR/BPN  Harap Bisa Wujudkan 120 juta Bidang Tanah Akhir 2024

Berita Terbaru