Wabah DBD, 90 Warga Jadi Korban

- Editor

Selasa, 5 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Jumantik Kabupaten Cianjur sedang membersihkan jentik nyamuk.

Petugas Jumantik Kabupaten Cianjur sedang membersihkan jentik nyamuk.

CIANJUR, bipol.co – Sedikitnya 90 orang menjadi korban keganasan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) Aedes Aegypti sepanjang bulan Januari 2019 di Kabupaten Cianjur. Bahkan dua diantaranya meninggal dunia, yakni warga Kecamatan Sukaremi dan Cianjur.

“Statusnya masih siaga. Tapi kami imbau agar masyarakat tetap waspada karena curah hujan masih cukup tinggi. Pencegahan DBD bisa dilakukan dengan pemberantasan sarang nyamuk. Jangan lupa 3M plus (menutup, mengubur, dan menguras,” tandas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Cianjur, Neneng Efa Fatimah, Selasa (5/2).

Meski sudah menimbulkan puluhan korban, Neneng menegaskan jika Dinkes belum menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) karena dari sisi jumlah belum melonjak dua kali lipat dari bulan sebelumnya.

Sementara itu Unit Transfusi Daerah (UTD) PMI Kabupaten Cianjur siaga menyiapkan stok trombisit 20 labu setiap harinya untuk semua jenis golongan darah.

“Tidak terlalu banyak. Tapi kami siapkan. Stoknya aman,” kata Petugas Quality Control UTD PMI Kabupaten Cianjur Sandi Juniandi.

Menurutnya, tak banyaknya stok trombosit yang disiapkan lantaran usianya tak tahan lama. Paling lama, trombosit bisa bertahan selama 5 hari.

“Permintaan dari rumah sakit juga tak terlalu melonjak signifikan. Kalau dirata-ratakan, sebulan lebih kurang 100 labu,” ucapnya. (Andi)

Berita Terkait

Imbauan Simpatik, Penduduk Pendatang Diminta Lakukan Pendataan
Ringankan Para Korban Gempa Myanmar, Kodam III/Slw Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Wabup Ali Syakieb Tinjau Lokasi Banjir Margaasih dan SDN yang Jebol
BRI Regional Office Bandung Salurkan Bantuan Paket Sembako Senilai Rp2,9 Miliar
Raperda Gedung dan Bangunan Disahkan, Bupati Bandung: Tak Boleh Ada Lagi Rumah Membelakangi Sungai
Sekda Jabar Tinjau Banjir Cimanggung, Tekankan Pencegahan dan Solusi
Petugas BPBD Selamatkan Bayi Bersama Ibu serta Neneknya dari Kepungan Banjir di Dayeuhkolot
Janjinya Saat Kampanye, Wabup Ali Syakieb Operasikan Bachoe Sendiri Bersihkan Sampah di Pasar Cileunyi

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 16:18 WIB

Imbauan Simpatik, Penduduk Pendatang Diminta Lakukan Pendataan

Rabu, 2 April 2025 - 18:09 WIB

Ringankan Para Korban Gempa Myanmar, Kodam III/Slw Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Rabu, 19 Maret 2025 - 17:17 WIB

Wabup Ali Syakieb Tinjau Lokasi Banjir Margaasih dan SDN yang Jebol

Selasa, 18 Maret 2025 - 12:40 WIB

BRI Regional Office Bandung Salurkan Bantuan Paket Sembako Senilai Rp2,9 Miliar

Senin, 17 Maret 2025 - 17:40 WIB

Raperda Gedung dan Bangunan Disahkan, Bupati Bandung: Tak Boleh Ada Lagi Rumah Membelakangi Sungai

Berita Terbaru