Aturan Baru Barjas Persempit Rekanan Nakal

- Editor

Kamis, 14 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Sukabumi, Fahrurrazi Dipertuanagung.

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Sukabumi, Fahrurrazi Dipertuanagung.

SUKABUMI, bipol.co – Aturan baru tentang pengadaan barang dan jasa (Barjas), dinilai akan mempersempit rekanan nakal yang ingin berbuat curang dalam proses lelang.

Hal tersebut ditegaskan Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Sukabumi, Fahrurrazi Dipertuanagung dalam sosialisasi aturan terbaru tentang kontrak dengan pemerintah di Hotel Horison, Kamis (14/2).

Pasalnya, jelas Fahrurrazi, berdasarkan aturan terbaru tanggung jawab rekanan pemerintah sebagai usaha sangat besar ditinjau dari sisi pelaksanaan kontrak, kualitas pekerjaan, kuantitas, dan ketepatan waktu.

“Pada setiap tahapan kontrak, rekanan harus melaksanakan tanggung jawabnya. Rekanan nakal tidak memiliki peluang untuk main-main dengan kontrak,” katanya.

Di sisi lain aturan yang baru, ujar Fahrurrazi, akan membuat nyaman pelaku usaha yang normatif dan jujur selama melaksanakan kontrak pengadaan barjas pemerintah. Rekanan yang lempeng tidak akan merasa terbebani dengan aturan yang baru tersebut.

“Aturan yang sekarang juga mengharuskan rekanan menguasai teknologi informatika. Semua proses termasuk mekanisme pengaduan dilakukan melalui sistem elektronik,” terang dia.

Fahrurrazi menandaskan, sistem lelang yang baru menutup kemungkinan terjadinya kecurangan atau keberpihakan kepada rekanan tertentu.

“Kami juga tidak ragu-ragu menyampaikan imbauan kepada kepala daerah untuk melaksanakan semua lelang secara normatif sesuai aturan. Semua proses harus melalui sistem. Jadi kalau kontraktor mau memenangkan kontrak, dia harus menempuh prosedur dan mentaati sistem yang berlaku,” ujar dia.

Dirinya mengaku selalu diingatkan Wali Kota Sukabumi agar dalam proses lelang tidak ada istilah titip-titipan. Dia sangat siap mentaati perintah wali kota tersebut. Apalagi sistem pengadaan barjas di Kota Sukabumi telah memiliki ISO.

Sementara itu salah seorang pelaku usaha sekaligus Ketua Gapeksindo Kota Sukabumi, Kuswana, menilai, proses pengadaan barjas di Kota Sukabumi sudah sangat baik, bahkan boleh dikatakan terbaik.

Selama dua tahun terakhir, para pelaksana pengadaan barjas selalu menerapkan kejujuran dan transparansi. Maksud dia dalam menjalankan tugasnya, Bagian Pengadaan Barjas tidak pernah diintervensi oleh pihak mana pun.

“Saya ingin memberikan saran dan masukan. Bagian Pengadaan Barjas harus terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja dan profesionalismenya. Bertahanlah pada aturan dan siap menolak intervensi,” tutur Kuswana.[Firdaus]

Berita Terkait

Lestarikan Lingkungan Bupati Nina Tanam Mangrove
Pompanisasi Solusi Kekeringan Masa Tanam Kedua di Ujungjaya
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pemkot Cimahi Gelar Pembinaan Pengelola Pasar Rakyat
Lantik Pj Bupati Cirebon, Pesan Bey Machmudin: Layani Masyarakat dengan Penuh Dedikasi dan Tanpa Pamrih
Memasuki Musim Kemarau, Pemkab Bandung Siaga Ancaman Kekeringan dan Kebakaran Hutan
Solusi Urai Kemacetan, Jalan Simpang Gedebage Selatan Menuju Masjid Raya Al-Jabbar Resmi Difungsikan
Pj. Ketua Dekranasda Jawa Barat Amanda Soemedi Bey Machmudin Antusias Saksikan Parade Kriya dan Budaya HUT Dekranas 2024
Djamu Kertabudi: Ormas Wadah Aspirasi Masyarakat dalam Mengawal Pembangunan Daerah
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Mei 2024 - 14:03 WIB

Lestarikan Lingkungan Bupati Nina Tanam Mangrove

Sabtu, 18 Mei 2024 - 20:18 WIB

Pompanisasi Solusi Kekeringan Masa Tanam Kedua di Ujungjaya

Jumat, 17 Mei 2024 - 19:40 WIB

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Pemkot Cimahi Gelar Pembinaan Pengelola Pasar Rakyat

Jumat, 17 Mei 2024 - 19:07 WIB

Lantik Pj Bupati Cirebon, Pesan Bey Machmudin: Layani Masyarakat dengan Penuh Dedikasi dan Tanpa Pamrih

Jumat, 17 Mei 2024 - 18:57 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Pemkab Bandung Siaga Ancaman Kekeringan dan Kebakaran Hutan

Kamis, 16 Mei 2024 - 19:18 WIB

Solusi Urai Kemacetan, Jalan Simpang Gedebage Selatan Menuju Masjid Raya Al-Jabbar Resmi Difungsikan

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:42 WIB

Pj. Ketua Dekranasda Jawa Barat Amanda Soemedi Bey Machmudin Antusias Saksikan Parade Kriya dan Budaya HUT Dekranas 2024

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:14 WIB

Djamu Kertabudi: Ormas Wadah Aspirasi Masyarakat dalam Mengawal Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

REGIONAL

Lestarikan Lingkungan Bupati Nina Tanam Mangrove

Minggu, 19 Mei 2024 - 14:03 WIB