Pimpinan DPR akan Tuntaskan Persoalan Narkoba

- Editor

Rabu, 30 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPR Puan Maharani (kanan) berbincang dengan Wakil ketua DPR Aziz Syamsuddin (kiri) saat akan memimpin Rapat Paripurna masa persidangan III 2019-2020, di Komplek Parlemen, Jakarta, beberapa waktu lalu. (net)

Ketua DPR Puan Maharani (kanan) berbincang dengan Wakil ketua DPR Aziz Syamsuddin (kiri) saat akan memimpin Rapat Paripurna masa persidangan III 2019-2020, di Komplek Parlemen, Jakarta, beberapa waktu lalu. (net)

JAKARTA.bipol.co – Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengatakan pimpinan DPR akan menuntaskan persoalan narkoba yang dikeluhkan anggota DPR RI.

“Saya bersama Ibu Ketua, dan Pimpinan DPR akan melakukan untuk penuntasan masalah ini di era periode kami 2019-2024,” ujar Azis dalam rapat paripurna ke-6 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2020-2021 di Senayan, Jakarta, Selasa (29/9).

Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani juga menyatakan kesiapan menindaklanjuti persoalan narkoba yang dikeluhkan oleh anggota dewan pada rapat paripurna tadi sore.

Secara khusus, Puan pun menunjuk Wakil Ketua DPR RI bidang Koordinator Politik dan Keamanan yaitu Azis Syamsuddin dan Komisi III DPR RI untuk menuntaskan persoalan narkoba itu.


Penuntasan kasus narkoba yang dikeluhkan anggota Dewan, di antaranya soal pelabuhan tikus tempat masuknya narkoba di Sumatera Utara, persoalan ganja dan sabu-sabu di Aceh, serta kaburnya terpidana mati kasus narkoba di Tangerang.

“Nanti akan ditindaklanjuti oleh Korpolkam dan Komisi III (DPR) terkait dengan hal ini,” kata Puan.

Keluhan soal narkoba disampaikan oleh anggota Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis, anggota Komisi VI DPR RI Rafli, dan anggota Komisi III DPR RI Santoso dalam rapat paripurna.

Iskan menyampaikan agar pimpinan DPR RI menyurati Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis untuk menyatakan keseriusan sikap nya terkait peredaran narkoba yang diduga masuk dari luar negeri melalui pelabuhan-pelabuhan tikus di Sumatera Utara, khususnya di Sei Rampah (Serdang Bedagai), Tanjung Balai, dan Mandailing Natal.

“Saya berharap ini mbak Ketua, supaya ini disurati Kapolri. Saya minta jawaban dalam satu minggu ini. Kalau tidak, saya akan teriak setiap minggu di Parlemen ini,” kata Iskan.

Kemudian, Rafli pun mengeluhkan persoalan terkait banyaknya penemuan ladang ganja sekian hektare di Aceh.

Selain itu, ia juga meminta pemerintah dapat mengambil sikap soal mudahnya peredaran sabu-sabu di sana.

Sedangkan Santoso menyampaikan agar pemerintah mengambil sikap tegas terhadap kasus kaburnya terpidana mati di Lapas Tangerang.

“Saya berharap ada tindakan yang benar-benar bisa dilakukan oleh aparat dengan pengawasan dari parlemen agar hal ini tidak terulang kembali, mengingat konspirasi pelanggaran para bandar ini sangat besar,” kata Santoso.

Ia menambahkan, sanksi-sanksi yang dikenakan atas kaburnya terpidana mati itu bukan hanya kepada para petugas di Lapas, tapi juga ada sanksi yang menyentuh para pihak yang menyebabkan terpidana mati itu kabur.

“Misalnya, bagaimana dia seorang Warga Negara Asing bisa mendapat dua Kartu Tanda Penduduk? Kemudian tidak mungkin juga keterlibatan para pengamanan atau petugas di Lapas, hanya setingkat level penjaga saja, kalau tidak juga melibatkan para petingginya yang ada di Lapas tersebut,” kata Santoso. (net)

Editor Deden .GP

Berita Terkait

Ganjar Pranowo Dorong Hak Angket Dugaan Kecurangan Pilpres 2024 di DPR, Jokowi: Itu Hak Demokrasi
Jokowi Imbau Jangan Teriak Kecurangan Bawa ke Bawaslu dan MK, Begini Reaksi BW …
Pernyataan Menohok TPN Ganjar-Mahfud: Tidak Perlu Pemilu Kalau Pelaksanaannya Semacam Ini
Di TPS Tangsel Anies Menang, Suara Prabowo dari 86 Ditulis Jadi 866
Pj Gubernur Jabar Antri Gunakan Hak Pilih di TPS 15: Warga Jabar Pemilih yang Cerdas
Bey Machmudin Tinjau Pencoblosan ke Sejumlah TPS di Kota Bandung
Pj. Wali Kota Cimahi dan Forkopimda Monitoring Persiapan Pemilu 2024, Pj Gubernur Jabar di TPS 29 Baros
Timnas Anies-Muhaimin Sinyalir Ada Potensi Kecurangan Pemilu Melalui Penyalahgunaan Sistem IT KPU
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:53 WIB

Ganjar Pranowo Dorong Hak Angket Dugaan Kecurangan Pilpres 2024 di DPR, Jokowi: Itu Hak Demokrasi

Sabtu, 17 Februari 2024 - 15:09 WIB

Jokowi Imbau Jangan Teriak Kecurangan Bawa ke Bawaslu dan MK, Begini Reaksi BW …

Sabtu, 17 Februari 2024 - 12:01 WIB

Pernyataan Menohok TPN Ganjar-Mahfud: Tidak Perlu Pemilu Kalau Pelaksanaannya Semacam Ini

Kamis, 15 Februari 2024 - 20:25 WIB

Di TPS Tangsel Anies Menang, Suara Prabowo dari 86 Ditulis Jadi 866

Kamis, 15 Februari 2024 - 12:02 WIB

Pj Gubernur Jabar Antri Gunakan Hak Pilih di TPS 15: Warga Jabar Pemilih yang Cerdas

Kamis, 15 Februari 2024 - 11:53 WIB

Bey Machmudin Tinjau Pencoblosan ke Sejumlah TPS di Kota Bandung

Rabu, 14 Februari 2024 - 14:09 WIB

Pj. Wali Kota Cimahi dan Forkopimda Monitoring Persiapan Pemilu 2024, Pj Gubernur Jabar di TPS 29 Baros

Rabu, 14 Februari 2024 - 08:51 WIB

Timnas Anies-Muhaimin Sinyalir Ada Potensi Kecurangan Pemilu Melalui Penyalahgunaan Sistem IT KPU

Berita Terbaru