Ema Sumarna: Capaian 154 Kawasan Bebas Sampah di Kota Bandung Perlu Dipertahankan 

- Editor

Sabtu, 8 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIPOL.CO, BANDUNG – Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Ema Sumarna mengingatkan seluruh pihak untuk sama-sama menjaga semangat dan konsentrasi terhadap penanganan sampah.

Menurutnya, kegiatan Bebersih Bandung yang pernah dilakukan menjelang Hari Jadi ke-212 Kota Bandung (HJKB) 2022 lalu merupakan kegiatan yang luar biasa dan perlu digaungkan kembali.

Ia meminta, para aparatur kewilayahan mulai dari camat, lurah, RW dan RT agar menjaga kebiasaan baik ini terus berlangsung di level kewilayahan.

“Bebersih Bandung itu jangan hanya dilakukan saat HJKB saja. Saya minta seluruh aparatur kewilayahan 70 persen hadir di lapangan. Inventarisir apa saja yang menjadi kebutuhan terkait penanganan sampah ini,” ujarnya.

Ema juga berharap, capaian 154 Kawasan Bebas Sampah (KBS) di Kota Bandung perlu dipertahankan dan didukung dengan aksi nyata perilaku masyarakat.

“Angka ini jangan sebatas di atas kertas. Harus real,” ujarnya.

Sebagai informasi, Pemkot Bandung sudah menggelar Sosialisasi Kang Pisman di 6 SWK Kota Bandung. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari momentum darurat sampah pasca Idulfitri beberapa waktu lalu yang kini sudah tertangani.

Selanjutnya, beberapa studi banding ke wilayah lain pun telah dilakukan. Seperti misalnya ke Kabupaten Banyumas, beberapa waktu lalu.

Di sana, Pemkot Bandung mempelajari inovasi Gibrik Mini dari Pemerintah Kabupaten Banyumas. Selain itu, Pemkot Bandung juga terinspirasi oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang telah berjalan masif di Kabupaten Banyumas.

“Kita dengan Kabupaten Banyumas itu sama. Luasnya memang lebih luas, penduduknya sekitar 1,9 juta, masalahnya sama, perilakunya sama. Tapi dalam waktu beberapa bulan, beberapa tahun, mereka bisa (menangani masalah sampah). Perilakunya, mindsetnya, bergeser. Di sana betul-betul bisa dikatakan sampah yang tadinya menjijikan sudah mulai ditransformasi menjadi menjanjikan,” ujar Ema.

Sebagai penutup, Ema berharap, kehadiran inovasi penanganan sampah juga sejalan dengan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sejak di rumah.

“Dengan demikian, kita sama-sama bisa mewujudkan Kota Bandung sebagai kota nol sampah, kita harus optimis,” ucapnya. (Adr)

Editor: Deddy

Berita Terkait

Kelurahan Leuwigajah Luncurkan Sistem Pelaporan Online Terintegrasi (LAPOR)
Pj Bupati Yudia Ajak Kepala Desa Akselerasi Program Pembangunan
DPRD Kota Bandung Setujui Dua Raperda dan Nota Kesepakatan KUA-PPAS 2025
Dugaan Gratifikasi, Ormas MGP akan Menggelar Aksi Unjuk Rasa
Bantuan Beras Bagi Belasan Ribu KPM Bergulir Kembali
Pemkot Cimahi Komitmen Wujudkan Satu Data Cimahi yang Berkualitas
Keterbukaan Publik Dorong Kepercayaan Terhadap Pemerintah
Pemda Provinsi Jabar Jajaki Kerja Sama Pembangunan TPPAS Cirebon Raya dengan Investor China

Berita Terkait

Kamis, 25 Juli 2024 - 15:40 WIB

Kelurahan Leuwigajah Luncurkan Sistem Pelaporan Online Terintegrasi (LAPOR)

Kamis, 25 Juli 2024 - 15:20 WIB

Pj Bupati Yudia Ajak Kepala Desa Akselerasi Program Pembangunan

Rabu, 24 Juli 2024 - 19:48 WIB

Dugaan Gratifikasi, Ormas MGP akan Menggelar Aksi Unjuk Rasa

Rabu, 24 Juli 2024 - 19:09 WIB

Bantuan Beras Bagi Belasan Ribu KPM Bergulir Kembali

Rabu, 24 Juli 2024 - 15:41 WIB

Pemkot Cimahi Komitmen Wujudkan Satu Data Cimahi yang Berkualitas

Berita Terbaru