Menkominfo Tidak Kampanye untuk Siapapun

- Editor

Minggu, 3 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Kampanye TKD Jokowi-Ma'ruf Amin Jawa Barat, Budi Hermansyah.

Direktur Kampanye TKD Jokowi-Ma'ruf Amin Jawa Barat, Budi Hermansyah.

BANDUNG,bipol.co – Pernyataan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara soal “yang gaji kamu siapa” menjadi viral di media sosial.

Direktur Kampanye TKD Jokowi-Ma’ruf Amin Jawa Barat, Budi Hermansyah bahkan juga ikut angkat bicara. Menurutnya, pernyataan yang disampaikan Rudiantara sudah benar karena konteksnya mengingatkan setiap ASN agar tetap netral diruang publik terhadap pilihan politiknya.

“Pernyataan soal anda digaji negara, adalah bentuk mengingatkan saja, ada amanat UU yang mengharuskan setiap perangkat negara, seperti ASN dan TNI/Polri untuk netral dalam kontestasi politik apapun,” ujar Budi kepada Bipol.co, Minggu (3/2).

Kasus ini sudah dilaporkan pihak Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) kepada Bawaslu, Budi pun mengomentari terkait dilaporkannya Menkominfo dengan tuduhan sebuah penggiringan opini.

“Kalau bagi saya, seharusnya Menkominfo melaporkan ASN tersebut ke Bawaslu, karena indikasinya jelas telah terjadi indikasi kampanye di ruang publik oleh si ASN tersebut,” tandasnya.

Budi menilai, melaporkan itu hak bagi siapapun, perlu tidak nya persoalan yang dilaporkan itu tergantung penyidik. Kalau ditemukan delik pidananya, pasti pelaporan tersebut akan ditindak lanjuti.

“Menkominfo tidak melakukan kampanye untuk siapapun, beliau menanyakan hal tersebut lebih kepada tanggung jawab moral sebagai pimpinan, yang harus mengingatkan anak buahnya, agar patuh sama UU, kalau anda digajih sama negara, karena anda adalah ASN, berarti anda tidak boleh melakukan kegiatan kampanye di ruang publik,” tegasnya. [Alda Sabilal Muhtadi].

Berita Terkait

Diskusi ‘Mencari Sosok Pemimpin Kota Bandung di Pilkada 2024’
Demokrat Deklarasi Dukungan Terhadap Dadang Supriatna untuk Kembali Maju di Pilbup 2024
Gerindra Resmi Bergabung, Usung Kang DS di Pilkada Kabupaten Bandung 2024
Pj. Bupati Bogor Berpesan Agar PPK Mengawal Pilkada Kabupaten Bogor Dengan Penuh Tanggung Jawab
Pj. Wali Kota Bandung: Pilkada 2024 Harus Jujur, Aman, Kondusif dan Terkendali
Rakernas ke-V PDI Perjuangan Tidak Mengundang Presiden dan Wakil Presiden
Pelantikan dan Orientasi PPK, Nina Agustina : PPK Harus Wujudkan Pilkada Berintegritas dan Netral
Golkar Pastikan Pelantikan Prabowo-Gibran Tidak Ada Celah Digagalkan atau Ditunda
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 11:42 WIB

Diskusi ‘Mencari Sosok Pemimpin Kota Bandung di Pilkada 2024’

Senin, 20 Mei 2024 - 11:20 WIB

Demokrat Deklarasi Dukungan Terhadap Dadang Supriatna untuk Kembali Maju di Pilbup 2024

Minggu, 19 Mei 2024 - 22:05 WIB

Gerindra Resmi Bergabung, Usung Kang DS di Pilkada Kabupaten Bandung 2024

Jumat, 17 Mei 2024 - 16:20 WIB

Pj. Bupati Bogor Berpesan Agar PPK Mengawal Pilkada Kabupaten Bogor Dengan Penuh Tanggung Jawab

Kamis, 16 Mei 2024 - 19:36 WIB

Pj. Wali Kota Bandung: Pilkada 2024 Harus Jujur, Aman, Kondusif dan Terkendali

Kamis, 16 Mei 2024 - 18:45 WIB

Rakernas ke-V PDI Perjuangan Tidak Mengundang Presiden dan Wakil Presiden

Kamis, 16 Mei 2024 - 16:25 WIB

Pelantikan dan Orientasi PPK, Nina Agustina : PPK Harus Wujudkan Pilkada Berintegritas dan Netral

Selasa, 14 Mei 2024 - 12:46 WIB

Golkar Pastikan Pelantikan Prabowo-Gibran Tidak Ada Celah Digagalkan atau Ditunda

Berita Terbaru