Jokowi-Prabowo Harus Adu Visi soal Kebencanaan

- Editor

Sabtu, 9 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat di BNPB Sutopo Purwo Nugroho.(net)

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat di BNPB Sutopo Purwo Nugroho.(net)

JAKARTA,bipol.co – Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengusulkan penanggulangan bencana masuk dalam materi debat capres kedua Pemilu 2019.

Debat capres kedua digelar 17 Februari mendatang. Sutopo mengatakan Joko Widodo dan Prabowo Subianto harus memiliki gagasan penanggulangan bencana karena Indonesia dikelilingi potensi bencana alam.

“Penanggulangan bencana harus dibahas dalam Debat Pilpres 2019 mendatang,” kata Sutopo dalam keterangan tertulis, Jumat (8/2).

Sutopo menyebut ada tren peningkatan kejadian bencana di Indonesia. BNPB mencatat sepanjang 2019 sudah terjadi 477 bencana yang menyebabkan 102 orang meninggal dunia, 11 orang hilang, 164 orang luka-luka, dan 326.345 orang mengungsi. Lalu ada 6.290 unit rumah dan 144 fasilitas umum rusak.

Beberapa bencana yang jadi perhatian BNPB adalah tiga gunung berapi aktif, yaitu Gunung Agung, Gunung Merapi, dan Gunung Karangetang. Ketiga gunung itu masih menunjukkan aktivitasnya dalam 24 jam terakhir.

Sutopo berharap masuknya materi penanggulangan bencana di debat capres akan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Indonesia.

“Budaya sadar bencana masyarakat Indonesia masih rendah. Tingkat kesiapsiagaan kita menghadapi bencana juga masih rendah. Makanya tak aneh jumlah korban bencana terus bertambah,” tuturnya.

Debat capres kedua bertempat di Hotel Sultan Jakarta. Debat kali ini akan mengangkat tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.[Deden .GP]

Berita Terkait

Tingkatkan Daya Saing Global, Presiden Tekankan Pentingnya Bangun SDM
Ganti PDNS 2, Pemerintah Targetkan Layanan Publik Kembali Normal
Revisi UU Kementerian Negara Berbasis pada Efektivitas Pemerintahan Sesuai Visi-Misi Presiden
Amanda Soemedi Hadiri Harganas ke-31 di Semarang
Presiden Jokowi akan Berikan Bansos Beras Hingga Desember 2024
KPK Usut Dugaan Korupsi Bansos Presiden, Jokowi Bilang: Silahkan Diproses Hukum
Bamsoet Apresiasi Kinerja Kemenag pada Operasional Haji 1445 H/2024 M
Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan, Rehabilitasi, dan Renovasi Sarana Pendidikan di Kalimantan Tengah

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 17:28 WIB

Tingkatkan Daya Saing Global, Presiden Tekankan Pentingnya Bangun SDM

Senin, 1 Juli 2024 - 19:38 WIB

Ganti PDNS 2, Pemerintah Targetkan Layanan Publik Kembali Normal

Sabtu, 29 Juni 2024 - 19:43 WIB

Revisi UU Kementerian Negara Berbasis pada Efektivitas Pemerintahan Sesuai Visi-Misi Presiden

Sabtu, 29 Juni 2024 - 17:33 WIB

Amanda Soemedi Hadiri Harganas ke-31 di Semarang

Jumat, 28 Juni 2024 - 15:45 WIB

Presiden Jokowi akan Berikan Bansos Beras Hingga Desember 2024

Jumat, 28 Juni 2024 - 14:22 WIB

KPK Usut Dugaan Korupsi Bansos Presiden, Jokowi Bilang: Silahkan Diproses Hukum

Kamis, 27 Juni 2024 - 20:00 WIB

Bamsoet Apresiasi Kinerja Kemenag pada Operasional Haji 1445 H/2024 M

Kamis, 27 Juni 2024 - 18:34 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Pembangunan, Rehabilitasi, dan Renovasi Sarana Pendidikan di Kalimantan Tengah

Berita Terbaru

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna memberikan bantuan untuk peningkatan pembangunan masjid dan santunan kepada anak-anak yatim saat Jumling di Masjid Baitul Muslimin, Kampung Babakan Timur, RW 07 Desa/Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (12/7/2024).

REGIONAL

Jumling ke 101, Bupati Bandung Doakan Masyarakat 

Sabtu, 13 Jul 2024 - 13:20 WIB