ASN Pengunggah Status Kampanye di Medsos Bisa Dipidana

- Editor

Senin, 14 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA.bipol.co- ‎Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) untuk ‎bersikap netral pada Pilkada 2020. Jika melanggar, tidak tertutup kemungkinan ASN akan berhadapan dengan ancaman pidana.

“Bawaslu bisa mengawasi ASN apabila berkampanye di media sosial. Bila ada dugaan pelanggaran netralitas, perlu dilakukan kajian untuk disampaikan ke Komisi ASN. Jadi, kalau ada unsur pidana, akan diteruskan kepada kepolisian, dan apabila itu hoaks maka dilakukan take down. Jadi, bagi ASN berkampanye di media sosial bisa diancam pidana,” kata anggota Bawaslu, ‎Fritz Edward Siregar, saat berkunjung ke Kantor Bawaslu Kota Medan, Senin (14/9).

Dia mengatakan, Medan merupakan kota dengan pengguna media sosial yang besar. Karena itu, pihaknya melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan media sosial pada penyelenggaraan pilkada di daerah ini. Harapannya, ASN dan masyarakat lebih bijak menggunakan teknologi ini.

“Jangan sembarang memberi tanda like pada status orang lain dalam proses pencalonan atau berita hoaks,” jelas Fritz.

Dalam kunjungannya ke Sumatera Utara, Fritz telah mengecek persiapan seluruh Bawaslu kabupaten/kota dalam melaksanakan fungsi pengawasan terhadap protokol kesehatan. Dia mengatakan, masalah ini harus menjadi perhatian serius bagi Bawaslu kabupaten/kota hingga ke kecamatan dan kelurahan.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Medan, Payung Harahap mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi netralitas ASN. “Panwascam dan Panwaslu kelurahan sudah kita dorong untuk mengawasi agar melaporkan adanya ASN yang tidak netral. Jadi, kita tidak ingin pelanggaran ini terjadi di kalangan ASN,” papar Payung. [Net]

Editor: Fajar Maritim

Berita Terkait

Soal Judi Online dan Pinjol Ilegal, Menteri Budi Arie: Dua-duanya Disikat!
Jokowi Sempat Bilang Ada Ratusan Investor yang Antre, Menves Bahlil: Belum Ada Investor Asing Masuk ke IKN
Dapat Surat Tugas dari Zulhas, Eksanti Temui Cabup Incumbent, Ini Respon Kang DS 
Ketua Fraksi NasDem Toni Permana Apresiasi Generasi Milenial Kini Sudah Paham Soal Politik
Pj.Gubernur Jabar Dampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tinjau Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu Bogor
Pilkada 2024, KPU bersama Pemdakab Bogor Luncurkan Jingle dan Maskot Pilkada 2024
Tahapan Pilwalkot 2024 Diluncurkan,Tren Partisipasi Pemilih Kota Bandung Masih Terbaik
BPIP Pastikan Kesiapan Paskibraka yang Bertugas dalam Upacara HUT Kemerdekaan ke-79 RI di IKN
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 20:23 WIB

Soal Judi Online dan Pinjol Ilegal, Menteri Budi Arie: Dua-duanya Disikat!

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:03 WIB

Jokowi Sempat Bilang Ada Ratusan Investor yang Antre, Menves Bahlil: Belum Ada Investor Asing Masuk ke IKN

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:31 WIB

Dapat Surat Tugas dari Zulhas, Eksanti Temui Cabup Incumbent, Ini Respon Kang DS 

Rabu, 12 Juni 2024 - 07:56 WIB

Ketua Fraksi NasDem Toni Permana Apresiasi Generasi Milenial Kini Sudah Paham Soal Politik

Selasa, 11 Juni 2024 - 18:20 WIB

Pj.Gubernur Jabar Dampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tinjau Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu Bogor

Selasa, 11 Juni 2024 - 13:28 WIB

Pilkada 2024, KPU bersama Pemdakab Bogor Luncurkan Jingle dan Maskot Pilkada 2024

Senin, 10 Juni 2024 - 20:10 WIB

Tahapan Pilwalkot 2024 Diluncurkan,Tren Partisipasi Pemilih Kota Bandung Masih Terbaik

Senin, 10 Juni 2024 - 20:03 WIB

BPIP Pastikan Kesiapan Paskibraka yang Bertugas dalam Upacara HUT Kemerdekaan ke-79 RI di IKN

Berita Terbaru

REGIONAL

Mari Ramaikan! Ini Rangkaian Hari Jadi ke-214 Kota Bandung

Kamis, 13 Jun 2024 - 19:36 WIB

REGIONAL

Implementasi Wolbachia Kota Bandung Capai 64 Persen

Kamis, 13 Jun 2024 - 19:26 WIB