Bupati Bandung Akui Sejak Dilantik Perangkat Daerah Tetap Solid

- Editor

Kamis, 6 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[22.25, 5/1/2022] Ruswandi kbb: Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Wabup Bandung Sahrul Gunawan usai Apel Bersama ASN di lingkungan Pemkab Bandung, di Lapang Upakarti Soreang, Rabu (5/1/2022). Istimewa

[22.25, 5/1/2022] Ruswandi kbb: Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Wabup Bandung Sahrul Gunawan usai Apel Bersama ASN di lingkungan Pemkab Bandung, di Lapang Upakarti Soreang, Rabu (5/1/2022). Istimewa

SOREANG, BIPOL.CO —  Bupati Bandung Dadang Supriatna mengaku sejak dirinya bersama Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan dilantik pada 26 April 2021, hal yang pertama dilakukan adalah konsolidasi organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga OPD Pemkab Bandung tetap bisa menunjukkan kinerjanya dalam melayani masyarakat.

“Alhamdulillah, dari hasil observasi, konsolidasi dan pembenahan sistem selama delapan bulan belakangan ini sejak kami dilantik, bisa menunjukkan kesolidan dari perangkat daerah,” ucap Bupati Bandung kepada wartawan, usai Apel Bersama ASN di lingkungan Pemkab Bandung, di Lapang Upakarti Soreang, Rabu (5/1/2022).

Kinerja yang ditunjukkan, kata bupati, terbukti dengan diraihnya 24 piagam penghargaan atas prestasi Pemkab Bandung, baik di skala regional maupun nasional. Prestasi ini menurutnya tak lepas dari kesolidan dan kekompakan ASN di dalamnya.

“Sehingga saya berharap kekompakan semua ASN dan OPD Pemkab Bandung ini terus ditingkatkan, dengan tetap mengedepankan peraturan perundangan yang berlaku dalam melayani masyarakat,” imbuh Kang DS, sapaan Dadang Supriatna.

Kinerja OPD juga menurutnya bisa dilihat dari hasil penyerapan anggaran 2021 yang mencapai 92 persen, meski kondisinya dihadapkan dengan Covid-19.

“Bahkan APBD kita pada akhir tahun bisa sampai men-support kekurangan anggaran atau dana desa dalam menangani kemiskinan ektrim di setiap desa. Ini juga berkat kinerja ASN dan OPD yang cukup baik,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, melalui APBD 2021, Pemkab Bandung menyalurkan Rp16 miliar ditambah dengan dana desa Rp13,9 miliar sehigngga total hampir Rp 30 miliar, dalam rangka penanganan kemiskinan ekstrim di pedesaan.

“Jadi, di tahun baru 2022 ini saya berharap ASN makin solid dan kompak, dengan tetap berpijak pada peraturan perundangan yang berlaku. Saya juga selaku kepala daerah siap mengamankan dan melaksanakan peraturan dari pemerintah pusat,” tandas Bupati Bandung.

Reporter: Deddy
Editor: Beny

Berita Terkait

Warga Asal Kabupaten Bandung Ditemukan Tewas, Diduga Akibat Terseret Arus Pantai Sayang Heulang
Imbauan Simpatik, Penduduk Pendatang Diminta Lakukan Pendataan
Ringankan Para Korban Gempa Myanmar, Kodam III/Slw Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Wabup Ali Syakieb Tinjau Lokasi Banjir Margaasih dan SDN yang Jebol
BRI Regional Office Bandung Salurkan Bantuan Paket Sembako Senilai Rp2,9 Miliar
Raperda Gedung dan Bangunan Disahkan, Bupati Bandung: Tak Boleh Ada Lagi Rumah Membelakangi Sungai
Sekda Jabar Tinjau Banjir Cimanggung, Tekankan Pencegahan dan Solusi
Petugas BPBD Selamatkan Bayi Bersama Ibu serta Neneknya dari Kepungan Banjir di Dayeuhkolot

Berita Terkait

Sabtu, 5 April 2025 - 14:22 WIB

Warga Asal Kabupaten Bandung Ditemukan Tewas, Diduga Akibat Terseret Arus Pantai Sayang Heulang

Jumat, 4 April 2025 - 16:18 WIB

Imbauan Simpatik, Penduduk Pendatang Diminta Lakukan Pendataan

Rabu, 2 April 2025 - 18:09 WIB

Ringankan Para Korban Gempa Myanmar, Kodam III/Slw Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Rabu, 19 Maret 2025 - 17:17 WIB

Wabup Ali Syakieb Tinjau Lokasi Banjir Margaasih dan SDN yang Jebol

Selasa, 18 Maret 2025 - 12:40 WIB

BRI Regional Office Bandung Salurkan Bantuan Paket Sembako Senilai Rp2,9 Miliar

Berita Terbaru