Tuding Massa Pendukung AMIN di JIS Dibayar,  Maya Rahmawati Akhirnya Minta Maaf 

- Editor

Selasa, 13 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosok May Rachmawati yang sebut massa Kumpul Akbar AMIN di JIS Dibayar akhirnya minta maaf-TikTok masyarakat-(TL/Tiktok)

Sosok May Rachmawati yang sebut massa Kumpul Akbar AMIN di JIS Dibayar akhirnya minta maaf-TikTok masyarakat-(TL/Tiktok)

BIPOL.CO, JAKARTA – Sempat viral video di TikTok yang menyebut adanya massa bayaran yang ikut kampanye Kumpul Akbar AMIN di Jakarta International Stadium (JIS),  Yang memposting video tersebut tiasa.lain May Rachmawati. Dia pun akhirnya minta maaf.

May melontarkan tudingannya tersebut saat mengendarai mobil dan menyebut massa pendukung paslon nomor urut 1 datang ke JIS karena dibayar.

Selang sehari video itu viral, May Rachmawati meminta maaf karena informasi yang didapat mengenai adanya massa bayaran di JIS berasal dari adiknya.

“Adek gue noh yang masih hidup orangnya, disuruh ke JIS dapat Rp150 ribu,” beber May dalam postingan yang viral sebelumnya.

May mengaku jika dirinya tak mencari tahu lebih lanjut informasi tersebut sehingga menimbulkan kegaduhan bagi pendukung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

“Saya Maya Rahmawati mohon maaf atas video saya yang beredar di sosial media jika ada pihak yang dirugikan atas pernyataan yang saya buat. Saya tidak bermaksud menyudutkan siapapun atas statemen tersebut yang menyampaikan ada salah satu paslon yang memberikan uang untuk menghadiri kampanye akbar dan dibayar,” kata May melalui akun TikTok mayrahmawt, Minggu 11 Februari 2024, seperti dilansir disway.id.

“Info ini saya dapatkan dari saudara tanpa pikir panjang dan mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu. Saya khilaf karena tanpa kroscek dan validasi dan langsung membuat konten secara spontan saat di jalan. Sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya,” imbuh dia.

Sebelumnya, viral kabar adanya massa yang datang ke kampanye terakhir AMIN di JIS kemarin, dibayar dengan sejumlah uang.

Merespons hal ini, Kapten Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), M. Syaugi Alaydrus menegaskan bahwa tak ada massa yang dibayar.

Ia menyebut ratusan ribu massa pendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang memadati Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara datang atas keinginan pribadi.
“Jadi enggak ada massa yang dibayar, boleh ditanyakan aja, karena mereka dari kemarin udah antusias,” ujar Syaugi di JIS, Sabtu 10 Februari 2024.
Syaugi menambahkan, indikasi dukungan murni dari masyarakat ini dapat dilihat dari keragaman atribut yang dikenakan oleh para pendukung.
“Kita lihat aja pakaian mereka, beragam bukan yang sama. Dari situlah mereka menunjukan keberagaman untuk persatuan. Persatuan itu apa? yakni aspirasi untuk perubahan,” tuturnya.
“Tadi saya barusan foto dengan ibu-ibu dari Tegal. Sudah dua hari disini, jadi itu menunjukkan keinginan untuk berubah. Itu sudah tidak bisa dibendung walaupun dia jalan jauh dan tadi malam kehujanan,” lanjutnya.(*)

Berita Terkait

Wakil Presiden RI ke-9 Hamzah Haz Meninggal Dunia
Pengakuan Dede Hingga 7 Orang Harus Masuk Penjara 
Presiden Jokowi Tinjau Pekan Imunisasi Nasional di Jayapura
Buka Cocotech Ke-51 di Surabaya, Presiden Jokowi Soroti Potensi Besar Ekonomi Hijau Indonesia
Presiden Jokowi Lantik Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
Buntut Pertemuan dengan Presiden Israel, Ketua PBNU Minta Maaf dan Minta RAHIM Copot Logo NU
Ini Kritik Pedas Ketua PP Muhammadiyah atas Pertemuan Tokoh NU dengan Presiden Israel
Kemendagri Minta Pemda Percepat Realisasi Anggaran Pilkada 2024

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 13:11 WIB

Wakil Presiden RI ke-9 Hamzah Haz Meninggal Dunia

Rabu, 24 Juli 2024 - 07:01 WIB

Pengakuan Dede Hingga 7 Orang Harus Masuk Penjara 

Selasa, 23 Juli 2024 - 15:09 WIB

Presiden Jokowi Tinjau Pekan Imunisasi Nasional di Jayapura

Senin, 22 Juli 2024 - 13:52 WIB

Buka Cocotech Ke-51 di Surabaya, Presiden Jokowi Soroti Potensi Besar Ekonomi Hijau Indonesia

Jumat, 19 Juli 2024 - 09:24 WIB

Presiden Jokowi Lantik Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju

Berita Terbaru