Pj Wali Kota Cimahi Dicky Saromi Resmikan Pembangunan SPALD-T di Kelurahan Utama

- Editor

Senin, 18 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Wali Kota Cimahi Dicky Saromi Meresmikan Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) Program BRI Peduli Dan Forum ITB Angkatan Tahun 1984 Di RT 02 RW 01 Kelurahan Utama, Kota Cimahi,  Senin, (18/11/2024) (Foto:Diskominfo Kota Cimahi)

Pj. Wali Kota Cimahi Dicky Saromi Meresmikan Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) Program BRI Peduli Dan Forum ITB Angkatan Tahun 1984 Di RT 02 RW 01 Kelurahan Utama, Kota Cimahi, Senin, (18/11/2024) (Foto:Diskominfo Kota Cimahi)

BIPOL.CO, KOTA CIMAHI – Penjabat Wali Kota Cimahi Dicky Saromi meresmikan pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) program BRI Peduli dan Forum ITB Angkatan Tahun 1984 di Kota Cimahi yang berlokasi di RT 02 RW 01 Kelurahan Utama, Kota Cimahi pada Senin (18/11).

Pembangunan sarana sanitasi berupa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal dengan kapasitas 50 Kepala Keluarga (KK) ini berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bank BRI. Adapun Tujuan dari pembangunan SPALD-T selain untuk meningkatkan kolaborasi multi pihak sebagai mitra pembangunan khususnya dalam penyediaan sarana sanitasi, juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan padat penduduk, serta menurunkan faktor risiko stunting di lokasi sarana terbangun.

“Sistem pengolahan air limbah domestik terpadu di Kelurahan Utama ini adalah sesuatu yang sangat kita butuhkan, dan kepedulian ini benar-benar kita rasakan manfaatnya karena masyarakat di sini membutuhkannya untuk pengolahan air limbah yang layak, juga untuk meningkatkan kesehatan masyarakat,” ungkap Dicky selepas meresmikan pembangunan SPALD-T.

Ia juga mengungkapkan kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung tujuan Cimahi dalam mewujudkan zero new stunting dan bebas kawasan kumuh. Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat tahun 2024, yakni menargetkan angka stunting nasional dari 21,6% harus turun menjadi 14%. Sementara itu berdasarkan hasil pengukuran di bulan penimbangan balita bulan Agustus 2024 angka stunting di Kota Cimahi masih sebesar 9,56%. Oleh karenanya Dicky menyambut baik kerjasama antar pihak ini karena dapat membantu Pemerintah Kota Cimahi untuk mempercepat penurunan tingkat prevalensi stunting di Kota Cimahi.

Dicky pun mengungkapkan pengelolaan air limbah domestik ini merupakan permasalahan yang harus segera diselesaikan karena bila tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan, menimbulkan penyakit, dan merusak ekosistem.

Berita Terkait

Warga Asal Kabupaten Bandung Ditemukan Tewas, Diduga Akibat Terseret Arus Pantai Sayang Heulang
Imbauan Simpatik, Penduduk Pendatang Diminta Lakukan Pendataan
Ringankan Para Korban Gempa Myanmar, Kodam III/Slw Salurkan Bantuan Kemanusiaan
Wabup Ali Syakieb Tinjau Lokasi Banjir Margaasih dan SDN yang Jebol
BRI Regional Office Bandung Salurkan Bantuan Paket Sembako Senilai Rp2,9 Miliar
Raperda Gedung dan Bangunan Disahkan, Bupati Bandung: Tak Boleh Ada Lagi Rumah Membelakangi Sungai
Sekda Jabar Tinjau Banjir Cimanggung, Tekankan Pencegahan dan Solusi
Petugas BPBD Selamatkan Bayi Bersama Ibu serta Neneknya dari Kepungan Banjir di Dayeuhkolot
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 5 April 2025 - 14:22 WIB

Warga Asal Kabupaten Bandung Ditemukan Tewas, Diduga Akibat Terseret Arus Pantai Sayang Heulang

Jumat, 4 April 2025 - 16:18 WIB

Imbauan Simpatik, Penduduk Pendatang Diminta Lakukan Pendataan

Rabu, 2 April 2025 - 18:09 WIB

Ringankan Para Korban Gempa Myanmar, Kodam III/Slw Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Rabu, 19 Maret 2025 - 17:17 WIB

Wabup Ali Syakieb Tinjau Lokasi Banjir Margaasih dan SDN yang Jebol

Selasa, 18 Maret 2025 - 12:40 WIB

BRI Regional Office Bandung Salurkan Bantuan Paket Sembako Senilai Rp2,9 Miliar

Berita Terbaru

Balai Chakri Mahaprasad di Istana Raja di Bangkok. (Via Wikipedia)

INTERNASIONAL

Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung

Minggu, 6 Apr 2025 - 14:56 WIB