Sekda Jabar Dorong BUMDes dan BUMDesma Kuatkan Eksistensi Lawan Rentenir atau Bank Emok

- Editor

Selasa, 14 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penguatan usaha BUMDesa Bersama LKD di Jawa Barat, di Grand Sunshine Soreang, Kabupatrn Bandung, Senin, 13 Mei 2024:.(Foto: Humas Jabar)

Penguatan usaha BUMDesa Bersama LKD di Jawa Barat, di Grand Sunshine Soreang, Kabupatrn Bandung, Senin, 13 Mei 2024:.(Foto: Humas Jabar)

BIPOL.CO, KABUPATEN BANDUNG – Sekda Provinsi Jabar Herman Suryatman mendorong Bumdes dan Bumdesma di 18 kabupaten Jabar terus menguatkan eksistensinya guna menyelamatkan masyarakat dari jerat rentenir atau bank keliling/bank emok.

Menurut Herman, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) dapat menjadi solusi konkret menghindarkan masyarakat dari jebakan rentenir, dengan cara menyediakan kegiatan simpan pinjam produktif yang rendah bunga.

“Salah satu potensi bisnisnya adalah simpan pinjam, tentu dengan jasa yang kompetitif, karena modalnya juga modal bersama. Ini stimulus dari pemerintah dan modal masyarakat yang dikelola oleh BUMDes BUMDesma,” ujar Herman Suryatman pada kegiatan ‘Penguatan BUMDes/ BUMDesma bersama Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKPD)’, di Grand Sunshine Kabupaten Bandung, Senin (13/5/2024).

Sekda Herman mengungkap, masyarakat sebetulnya sudah tahu risiko jika meminjam uang ke bank keliling atau rentenir. Tapi karena desakan kebutuhan dan persyaratan yang sangat mudah, bank emok kerap menjadi pilihan relistis.

Bandingkan dengan koperasi, Bumdes atau Bumdesma, apalagi bank, dalam proses pinjam uang membutuhkan syarat – syarat yang dianggap menyulitkan nasabah.

Bank emok sepintas terlihat memudahkan nasabah dengan layanannya yang cepat dapat uang, tapi di balik itu ada jebakan yang memberatkan nasabah.

Ditambah, dalam kelompok masyarakat menengah ke bawah ada istilah _’kumaha engke’_ (gimana nanti saja)_ sehingga risiko terjebak bunga berlipat – lipat kerap diabaikan. “Maka BUMDes dan BUMDesma harus bisa mengatasi dua poin tersebut,” tegas Herman.

Solusi yang bisa dilakukan, pertama kata Herman, BUMDes dan BUMDesma harus mengidentifikasi keseharian warga calon nasabah. Jjika reputasi nasabah yang akan melakukan simpan pinjam baik, maka akses keuangannya harus dipermudah.

“Ada modal sosial, karena di desa orang- orang kenal,” katanya.

Solusi kedua, masyarakat perlu diedukasi agar literasi keuangannya meningkat. Selalu menjadikan lembaga keuangan legal dan formal sebagai
pilihan pertama.

“Insyaallah bank emok hilang dengan sendirinya. Kami berupaya menyiapkan desain yang baik,” kata Herman.

Herman memotivasi BUMDes dan BUMDesma agar selalu ada pada kondisi keuangan yang sehat sehingga bisa terus berperan aktif terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap kepada teman- teman BUMDes dan BUMDesma yang sudah sehat pertahankan, tingkatkan, dan jangan ada persoalan, secepatnya bebenah segera perbaiki manajemen,” katanya.

Herman berharap BUMDes dan BUMDesma menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa. “Kaau butuh modal silakan datang ke BUMDes, dengan catatan wayahna dikembalikan supaya BUMDes BUMDesmanya berkelanjutan,” kata Herman.(Ads)

Berita Terkait

Ambil Hikmah Kejadian Subang, Pemprov Jabar dan GIPI Sepaham Bangun Industri Pariwisata Jabar 
Produk Kerajinan Tangan Jabar Ramaikan Expo Dekranas
Pemkab Bandung Kembali Hapus Sanksi Denda Pajak Daerah, Ini Menurut Bapenda Jenis dan Ketentuannya
Perumda Tirta Raharja Kembali Dapat Hibah Berbasis Kinerja 2024 dari Australia Rp10,2 Miliar
Bupati Bandung Terima Bantuan Bibit dan Alat Pertanian Senilai Rp 2,8 M dari Mentan
Promosikan Produk Unggulan Jabar, Amanda Soemedi Resmikan Tiga Fasilitas di Bandara Kertajati
Rakor Persiapan WWF ke-10 di Bali, Pemkab Bandung Dorong PDAM Tingkatkan Cakupan Layanan Air Bersih
Program Inkubasi Pemkab Bandung Sukses Lahirkan Koperasi Skala Besar dan Go Internasional
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 22:08 WIB

Ambil Hikmah Kejadian Subang, Pemprov Jabar dan GIPI Sepaham Bangun Industri Pariwisata Jabar 

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:55 WIB

Produk Kerajinan Tangan Jabar Ramaikan Expo Dekranas

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:34 WIB

Pemkab Bandung Kembali Hapus Sanksi Denda Pajak Daerah, Ini Menurut Bapenda Jenis dan Ketentuannya

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:25 WIB

Sekda Jabar Dorong BUMDes dan BUMDesma Kuatkan Eksistensi Lawan Rentenir atau Bank Emok

Rabu, 8 Mei 2024 - 21:53 WIB

Perumda Tirta Raharja Kembali Dapat Hibah Berbasis Kinerja 2024 dari Australia Rp10,2 Miliar

Selasa, 7 Mei 2024 - 14:15 WIB

Bupati Bandung Terima Bantuan Bibit dan Alat Pertanian Senilai Rp 2,8 M dari Mentan

Selasa, 7 Mei 2024 - 09:37 WIB

Promosikan Produk Unggulan Jabar, Amanda Soemedi Resmikan Tiga Fasilitas di Bandara Kertajati

Jumat, 3 Mei 2024 - 21:31 WIB

Rakor Persiapan WWF ke-10 di Bali, Pemkab Bandung Dorong PDAM Tingkatkan Cakupan Layanan Air Bersih

Berita Terbaru