Jabar Bisa Jadi Contoh Pemda Provinsi dalam Penggunaan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi

- Editor

Selasa, 28 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin saat diwawancara awak media di Gedung Sate Bandung, Senin 27 Mei 2024. Foto: Humas Jabar

Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin saat diwawancara awak media di Gedung Sate Bandung, Senin 27 Mei 2024. Foto: Humas Jabar

BIPOL.CO, KOTA BANDUNG – Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menuturkan, Pemda Provinsi Jabar sudah sejalan dengan Pemerintah Pusat untuk melaksanakan simplifikasi dalam penggunaan aplikasi digital pelayanan publik.

Pemda Provinsi Jabar sendiri telah mengembangkan aplikasi Sapawarga Jabar Super App. Melalui Sapawarga, berbagai layanan publik dapat dengan mudah diakses dalam satu aplikasi.

Secara terintegerasi, sejumlah layanan publik mulai dari urusan perpajakan, layanan kesehatan, informasi lowongan kerja, hingga urusan kependudukan, dapat diakses melalui satu kali sign on.

Bey berujar bahwa dirinya bertemu Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas dalam Peluncuran GovTech Indonesia (INA Digital), sekaligus pemberian Digital Government Award SPBE Summit 2024 bersama Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Senin (7/5/2024) pagi.

Menurut Bey, Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas mengatakan secara langsung kepada dirinya agar Jawa Barat bisa menjadi contoh simplifikasi dalam penggunaan aplikasi digital pelayanan publik bagi pemda provinsi lainnya.

“Pak Menteri PANRB langsung ke saya minta Jawa Barat menjadi contoh provinsi yang sangat simpel dalam aplikasi, yaitu Sapawarga akan kami simplifikasi,” ucap Bey di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (27/5/2024).

“Sesuai arahan saya saat Pak Sekda (Herman Suryatman) dilantik, jadi jangan ada aplikasi baru, tapi optimalkan yang ada,” imbuhnya.

Sejalan dengan itu, Bey mengatakan bahwa Presiden RI memberikan pengarahan agar birokrasi harus hadir melayani masyarakat.

“Jadi secara filosofi harus memberikan manfaat, kepuasan, dan juga kemudahan-kemudahan bagi masyarakat,” kata Bey.

“Jadi bagaimana bisa memberikan itu kalau masih ada 27 ribu aplikasi di seluruh Indonesia ini, dan itu harus dijadikan satu atau diintegrasikan, dan bertahap satu-satu,” tambahnya.**

Berita Terkait

Karnaval Krasak Sahitya Raksa, Wujudkan Semangat Gotong Royong dan Solidaritas Warga
Gubernur Jabar Tindak Tegas Pemotongan Bantuan untuk Sopir Angkot Pelaku Tetap Diproses Meski Dana Sudah Dikembalikan
Bupati Bogor Dampingi Kapolda Jabar Pantau Arus Lalu Lintas di Jalur Puncak
Layanan MPP Kota Bandung Dibuka Selama Libur Lebaran, Termasuk Perpanjangan SIM
Hari ke-4 Pasca Lebaran, Arus Lalu Lintas di Jawa Barat Masih Relatif Tinggi
Pemprov Jabar Alokasikan Rp2,4 T untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan
Disdukcapil Kota Bandung Buka Layanan Spesial Pascahari Raya di Geulis Mal Pelayanan Publik
Ziarah Makam Wiralodra, Rencanakan Grebeg Syawalan Sebagai Agenda Tahunan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 April 2025 - 17:51 WIB

Karnaval Krasak Sahitya Raksa, Wujudkan Semangat Gotong Royong dan Solidaritas Warga

Minggu, 6 April 2025 - 17:42 WIB

Gubernur Jabar Tindak Tegas Pemotongan Bantuan untuk Sopir Angkot Pelaku Tetap Diproses Meski Dana Sudah Dikembalikan

Minggu, 6 April 2025 - 05:33 WIB

Bupati Bogor Dampingi Kapolda Jabar Pantau Arus Lalu Lintas di Jalur Puncak

Sabtu, 5 April 2025 - 14:20 WIB

Layanan MPP Kota Bandung Dibuka Selama Libur Lebaran, Termasuk Perpanjangan SIM

Jumat, 4 April 2025 - 19:17 WIB

Hari ke-4 Pasca Lebaran, Arus Lalu Lintas di Jawa Barat Masih Relatif Tinggi

Berita Terbaru

Balai Chakri Mahaprasad di Istana Raja di Bangkok. (Via Wikipedia)

INTERNASIONAL

Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung

Minggu, 6 Apr 2025 - 14:56 WIB