Akademi Futsal Sukabumi Terus Diminati Masyarakat

- Editor

Senin, 18 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI, bipol.co – Keberadaan Sekolah Akademik Futsal Sukabumi terus diminati masyarakat, terbukti para siswa baru terus berdatangan untuk bergabung. Sekolah yang sudah berdiri sejak 2011, di bawah pimpinan Asep M Sofyan, memiliki kurang lebih 200 siswa mulai dari usia 12 tahun ke bawah, usia 13 tahun dan usia 16 tahun. Melalui sentuhan Asep, sudah banyak atlet futsal yang sukses di beberapa kejuaraan mengharumkan Kota Sukabumi.

“Tahun 2011 kita buka sekolah ini hanya untuk pengenalan olahraga futsal saja, karena basic futsal dengan sepak bola berbeda, makanya kami hanya mengenalkan saja dan penerimaan siswa di batas usia 5-10 tahun,” kata Asep.

Dan pada usia 11 tahun Asep melepas siswanya untuk lebih berkembang dan menentukan pilihan, apakah akan jadi atlet Futsal atau atlet sepak bola. Namun seiring perjalanan pada 2014, para orang tua ingin dilanjutkan pelatihan futsal hingga usia 16. Sekolah ini membuka latihan di lapang Futsal Garuda yang berlokasi di Jalan Kokom Komariah Ciaul, pada sabtu dan minggu pagi.

Di lapang tersebut mempengaruhi prestasi atlet futsal, karena lapang masuk ketegori lapang standar nasional lapang karpet bukan rumput sintetis. Lapangan juga bisa mempengaruhi prestasi anak-anak, kalau kita biasa bermain di lapang standar nasional, nantinya sudah terbiasa dikala tanding,”ujarnya.

Usia 16 sekolah di bawah binaan Asep juara kesatu Futsal antar akademik pada 2018 kemarin, yang diikuti seluruh Indonesia. Cara metode yang diberikan untuk usia 12 Tahun ke bawah, lebih kepada pengenalan bola dan gerakan. Lebih lanjut Asep menjelaskan olahraga futsal sangat berbeda dengan sepakbola lapang besar, baik dari cara lari, nahan bola, bergeser, dan futsal titik berat ada di teknik kaki.

“Di Futsal ada gerakan yang tidak lazim di sepak bola. Di Futsal kalau kita posisi kepepet lawan bola lebih baik di out-kan, hemat saya anak usia 12 tahun ke bawah bisa ikut futsal atau sepak bola untuk dikolaburasikan, nanti ketika beranjak SMA mereka tetap harus memilih kemana,”jelasnya.

Asep sendiri mantan pemain Perssi (Persatuan sepak bola sukabumi) yang saat ini aktif sebagai PNS di bagian tata pemerintahan, Asep juga dibantu para pemain Perssi lainnya untuk memajukan Futsal di Kota Sukabumi. (dgp)

Berita Terkait

Bupati Bandung Lepas 432 Calon Jemaah Haji Kloter Pertama, Terbang dari Bandara Kertajati 
Djamu Kertabudi: Ormas Wadah Aspirasi Masyarakat dalam Mengawal Pembangunan Daerah
Lepasan 430 Petugas Kloter, Karu dan Karom Jamaah Haji, Kang DS Ingatkan Hati Harus Tetap Ikhlas
Kang DS: Pengajian Rutin TP PKK Kabupaten Bandung Akan Meminimalisir Persoalan Akhlak Generasi Muda
Bupati: Tahun Ini Jemaah Haji Asal Kabupaten Bandung Diberangkatkan dari Bandara Kertajati
Kabupaten Bandung Juara Dua MTQ Jabar 2024, Bupati Apresiasi Capaian Para Kafilah
Pembalap Motor, Modeling dan Aktor Berbakat Keturunan Sunda Ini Namanya Tercatat di Industri Hiburan AS
Mapag Sri Desa Legok: Melestarikan Budaya, Memajukan Indramayu
Berita ini 315 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:18 WIB

Bupati Bandung Lepas 432 Calon Jemaah Haji Kloter Pertama, Terbang dari Bandara Kertajati 

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:14 WIB

Djamu Kertabudi: Ormas Wadah Aspirasi Masyarakat dalam Mengawal Pembangunan Daerah

Minggu, 12 Mei 2024 - 17:00 WIB

Lepasan 430 Petugas Kloter, Karu dan Karom Jamaah Haji, Kang DS Ingatkan Hati Harus Tetap Ikhlas

Jumat, 10 Mei 2024 - 09:38 WIB

Kang DS: Pengajian Rutin TP PKK Kabupaten Bandung Akan Meminimalisir Persoalan Akhlak Generasi Muda

Rabu, 8 Mei 2024 - 20:23 WIB

Bupati: Tahun Ini Jemaah Haji Asal Kabupaten Bandung Diberangkatkan dari Bandara Kertajati

Senin, 6 Mei 2024 - 14:37 WIB

Kabupaten Bandung Juara Dua MTQ Jabar 2024, Bupati Apresiasi Capaian Para Kafilah

Minggu, 5 Mei 2024 - 11:17 WIB

Pembalap Motor, Modeling dan Aktor Berbakat Keturunan Sunda Ini Namanya Tercatat di Industri Hiburan AS

Kamis, 2 Mei 2024 - 14:03 WIB

Mapag Sri Desa Legok: Melestarikan Budaya, Memajukan Indramayu

Berita Terbaru

REGIONAL

Lestarikan Lingkungan Bupati Nina Tanam Mangrove

Minggu, 19 Mei 2024 - 14:03 WIB