Diimbangi Myanmar, Timnas U-22 Belum Sebaik Laga Uji Coba

- Editor

Senin, 18 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indra Sjafri.(net)

Indra Sjafri.(net)

KAMBOJA,bipol.co – Pelatih tim nasional Indonesia U-22 Indra Sjafri, menilai penampilan para pemainnya saat ditahan imbang Myanmar 1-1 dalam pertandingan pertama penyisihan Grup B Piala AFF U-22 belum sebaik di tiga laga uji coba.

“Pertandingan pertama yang kami prediksi akan selalu sulit,” ujar Indra dalam jumpa pers purnalaga di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Senin (18/02/2019).

Ia mengatakan gol yang dilesakkan sayap kanan Myanmar Myat Kaung Khant seharusnya tidak terjadi.

“Itu kesalahan dari pemain kita. Setelah itu pelan-pelan kita mulai membaik, tapi belum seperti dalam tiga laga uji coba di Indonesia,” kata Indra.

Padahal, hasil tersebut tidak jauh berbeda dibandingkan tiga laga uji coba yang semuanya juga berakhir imbang, yakni 2-2 kontra Bhayangkara FC, 1-1 melawan Arema FC, dan 1-1 menghadapi Madura United.

Indra juga mengaku tidak mau menjadikan kondisi permukaan lapangan yang tak cukup baik sebagai alasan, namun tetap tak bisa menghindarkan diri untuk mengeluhkan situasi tersebut.

“Myanmar juga pakai lapangan yang sama. Itu bukan alasan,” katanya

“Tapi mungkin adaptasi lapangan memang jadi soal, bukan kami saja yang mengeluh, tim lain juga mengeluhkan hal yang sama,” ujar Indra menambahkan.

Di sisi lain, ia juga menyebut dua pergantian pemain yang terpaksa dilakukan lantaran cedera yang dialami Witan Sulaiman dan Samuel Christianson Simanjuntak cukup mengganggu penerapan skema permainan yang direncanakan.

“Tentu mengganggu, pergantian pemain seharusnya strategis,” ujarnya.

Akibat itu pula, Indra kehabisan kesempatan untuk melakukan strategi khasnya ketika berada dalam kondisi tertekan lewat memasukkan supersub andalannya, Todd Rivaldo Ferre, lantaran tiga slot pergantian telah dilakukan.

Billy Paji Keraf masuk menggantikan Witan dan Firza Andika untuk Samuel, sedangkan di babak pertama Indra sudah lebih dulu m enarik keluar Hanif Sjahbandi untuk memasukkan Muhammad Rafi Syarahil.

“Billy lebih cocok, karena kami butuh posisi 10 bukan tujuh atau 11,” kata Indra.

Indra kini memiliki tugas berat untuk meraih hasil lebih positif saat melakoni laga kedua melawan Malaysia pada Rabu (20/2) pukul 15.30 WIB. [hyt/ant]

Berita Terkait

Kuda Renggong dan Tari Umbul Meriahkan Festival Tembakau
Pengajian Rutin Bupati Bandung, Abul Yatama Santuni Puluhan Anak Yatim 
Pesan Kang DS: Umat Islam Harus Sejahtera, Umat Islam Jangan Diam
Pasanggiri Seni dan Budaya Piala Bupati, Yosep Nugraha: Membangun Karakter, Kepribadian dan Prilaku
Kang DS dan Ketua Dekranasda Tampil Elegan Promosikan Busana Tenun Majalaya
Membentuk Akhlak Mulia, Bupati Bandung Ajak Pelajar TK Hingga SLTA untuk Magrib Mengaji
Luncurkan Buku Bedas, Bupati Bandung Imbau Ipari Kolaborasi dengan Disdik dalam Program Guru Ngaji
Kang DS dan Kang Romy Kenang Masa Susah di Kampung Lio Hingga ke Pendopo

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 17:13 WIB

Kuda Renggong dan Tari Umbul Meriahkan Festival Tembakau

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:01 WIB

Pengajian Rutin Bupati Bandung, Abul Yatama Santuni Puluhan Anak Yatim 

Minggu, 14 Juli 2024 - 21:29 WIB

Pesan Kang DS: Umat Islam Harus Sejahtera, Umat Islam Jangan Diam

Jumat, 12 Juli 2024 - 14:07 WIB

Pasanggiri Seni dan Budaya Piala Bupati, Yosep Nugraha: Membangun Karakter, Kepribadian dan Prilaku

Senin, 1 Juli 2024 - 20:28 WIB

Kang DS dan Ketua Dekranasda Tampil Elegan Promosikan Busana Tenun Majalaya

Berita Terbaru