Polisi Buru Pembunuh Caleg PAN

- Editor

Selasa, 19 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG, bipol.co – Tim Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung memburu lima pelaku pembunuhan terhadap Reki Nelson, calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN).

“Masih ada lima daftar pencarian orang (DPO) lagi yang masih dikembangkan dan dilakukan penyelidikan keberadaannya,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung Kompol Rosef Efendi di Bandarlampung, Selasa.

Ditanyai keberadaan para DPO di luar Lampung atau tidak, Rosef belum bisa memastikan hal itu. Yang jelas, kata dia, anggotanya saat ini tengah mencari keberadaan para pelaku.

“Soal di luar lampung atau di Lampung kami belum tahu. Kami masih mencari keberadaanya,” kata dia.

Namun, Rosef mengakui telah mengetahui identitas dari kelima pelaku tersebut. Saat ini dia bersama anggota sedang melakukan penyelidikan.

“Lima DPO masalah otak pertamanya kita masih dalami. Yang jelas dua orang yang kita tangkap ini ada kaitannya dengan tindak pidana yang dilakukan,” katanya.

Reki Nelson yang anggota DPRD Kabupaten Mesuji periode 2009 s.d. 2014, itu meninggal dunia setelah dianiaya oleh sejumlah orang tak dikenal.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada hari Senin (1 Oktober 2018) di Jalan Dokter Setia Budi, tepatnya di depan pintu masuk Perumahan Citra Garden sekitar pukul 20.00 WIB.

Reki adaalah warga Perumahan Citra Garden, Jalan Dr Setia Budi, Kelurahan Negeri Olok Gading, Telukbetung Barat, Bandarlampung tersebut.

Korban memergoki sejumlah orang yang tak dikenal yang hendak membongkar gerai Thai Tea miliknya. Pada saat itu, dia justru ditusuk hingga tewas oleh gerombolan tersebut.

Berjalannya waktu, polisi menangkap dua dari pelaku pengeroyokan tersebut. Kedua warga Negeri Olok Gading, Telukbetung Barat itu ditangkap saat berada di Jawa Timur, Minggu (10-2-2019).(bud/ant)

Berita Terkait

Kuasa Hukum Rudiana Sebut Tudingan Itu Kejam dan Fitnah
Pengakuan Dede Hingga 7 Orang Harus Masuk Penjara 
Pemkot Bandung dan Kejati Jabar Kolaborasi Gelar Sidang Perwalian Anak di Bawah Umur Secara Terbuka
50 Hari Ditahan Pegi Setiawan Akhirnya Keluar dari Tahanan Polda Jabar
Dituntut 12 Tahun Penjara, SYL Tidak Terima
KPK Sita Ponsel dan Catatan, Hasto Kristyanto Bakal Dijerat  Pasal Ini Terkait Kasus Harun Masiku
Karen Agustiawan Divonis 9 Tahun Penjara, Namun Hakim Tak Hukum Bayar Ganti Rugi
Tegakkan Perda, 15 Orang Terdakwa Jalani Sidang Tipiring
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 07:44 WIB

Kuasa Hukum Rudiana Sebut Tudingan Itu Kejam dan Fitnah

Rabu, 24 Juli 2024 - 07:01 WIB

Pengakuan Dede Hingga 7 Orang Harus Masuk Penjara 

Jumat, 19 Juli 2024 - 06:21 WIB

Pemkot Bandung dan Kejati Jabar Kolaborasi Gelar Sidang Perwalian Anak di Bawah Umur Secara Terbuka

Selasa, 9 Juli 2024 - 19:19 WIB

50 Hari Ditahan Pegi Setiawan Akhirnya Keluar dari Tahanan Polda Jabar

Sabtu, 29 Juni 2024 - 14:08 WIB

Dituntut 12 Tahun Penjara, SYL Tidak Terima

Berita Terbaru