Program “Beras Welas Asih”, Upaya Purwakarta Membangun Ketahanan Pangan

- Editor

Selasa, 29 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, menggulirkan program menyangkut kebutuhan pangan masyarakatnya, yakni program “Beras Welas Asih”.*

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, menggulirkan program menyangkut kebutuhan pangan masyarakatnya, yakni program “Beras Welas Asih”.*

PURWAKARTA, bipol.co – Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, menggulirkan sebuah program unik yang menyangkut kebutuhan pangan masyarakatnya, yakni program “Beras Welas Asih”.

Dalam program tersebut, Pemkab Purwakarta menyiapkan 36 ton beras jenis premium sebagai bantuan bagi masyarakat kurang mampu.

“Di 2019 ini, kami menyiapkan beras gratis untuk membantu meringankan beban masyarakat pra sejahtera,” ujar Anne di Purwakarta. Selasa (29/10).

Anne menjelaskan, di wilayahnya sampai saat ini masih ada sekitar 50 ribu kepala keluarga (KK) yang masuk kategori kurang mampu. Dari jumlah tersebut, 30 ribu KK di antaranya yang rawan miskin.

Adapun pembagian beras gratis ini dilakukan sepekan sekali, yakni melalui program gempungan. Tujuannya, menurut Bupati yang biasa disapa Ambu Anne, bagian dari ketahanan pangan masyarakat Purwakarta,khususnya warga kurang mampu.

“Total cadangan beras dari program ini sebanyak 36 ton. Sampai saat ini sudah tersalurkan sekitar 26 ton. Setiap KK, mendapat bantuan 10 kilogram beras,”jelas dia.

Pihak Bulog pun turut digandeng dalam program tersebut. Selain menyediakan 36 ton beras untuk program tersebut, saat ini pemkab memiliki cadangan beras yang disimpan di gudang Bulog sebagai bagian dari antisipasi jika ada warga yang kekurangan pangan.

“Sebenarnya, di kita tidak ada yang rawan pangan. Bantuan ini, untuk antisipasi saja,” kata dia.

Menurut Anne, pihaknya sengaja mengalokasikan anggaran untuk pengadaan bantuan beras ini. Tujuannya, beras tersebut sebagai subsidi bagi warga yang benar-benar tidak mampu. Adapun alokasi anggaran untuk program ini, sekitar Rp450 juta.

Selain beras, sambung Anne, pihaknya menyiapkan bantuan lainnya berupa telur dan susu kemasan yang dibagikan kepada warga, terutama pelajar. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah membantu pemenuhan gizi masyarakat.

“Untuk telur, kami siapkan sebanyak 5 ton lebih,” pungkasnya.*  (ADV)

Berita Terkait

Taman Batu Purwakarta Tempat Healing Nuansa Alam di Kaki Gunung Burangrang
Situ Buleud Masih Ramai Dikunjungi Warga untuk Olahraga
Pemkab Bandung Barat Siap Bangun Miniatur Ka’bah di Pusat Perkantoran
Hardiknas 2022 dan Pendidikan Sebagai Sektor Pelayanan Dasar
Wujudkan Purwakarta Istimewa, Pemkab Kolaborasikan TMMD dan Gempungan
Menuju Universal Health Coverage, Pemkab Purwakarta Permudah Akses Pelayanan Kesehatan
Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan Perempuan di Era Digital
Bendung Lonjakan Kasus Covid-19, Bupati Purwakarta Ikuti Arahan Presiden

Berita Terkait

Sabtu, 20 April 2024 - 09:17 WIB

Taman Batu Purwakarta Tempat Healing Nuansa Alam di Kaki Gunung Burangrang

Rabu, 27 Maret 2024 - 09:20 WIB

Situ Buleud Masih Ramai Dikunjungi Warga untuk Olahraga

Kamis, 26 Oktober 2023 - 10:54 WIB

Pemkab Bandung Barat Siap Bangun Miniatur Ka’bah di Pusat Perkantoran

Minggu, 15 Mei 2022 - 11:32 WIB

Hardiknas 2022 dan Pendidikan Sebagai Sektor Pelayanan Dasar

Minggu, 15 Mei 2022 - 10:31 WIB

Wujudkan Purwakarta Istimewa, Pemkab Kolaborasikan TMMD dan Gempungan

Berita Terbaru