Baru 5 % yang Sehat, Bupati Akhirnya Batalkan Simpan Modal Bergulir di Bumdes

- Editor

Jumat, 6 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna. (Foto: Istimewa)

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna. (Foto: Istimewa)

BIPOL.CO, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan, Badan Usaha Miliki Desa (Bumdes) yang dinyatakan sehat baru sekitar 5 persen dari 273 desa. Padahal menurutnya potensi Bumdes sangat besar untuk dapat meningkatkan kemajuan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat desanya.

“Karena terus terang saja, tadinya saya ingin menyimpan uang pinjaman modal bergulir tanpa jaminan tanpa bunga itu di Bumdes awalnya. Tetapi setelah kita kroscek, ternyata baru 5 persen saja Bumdes yang sehat dari jumlah 273 desa,” ungkap Bupati Bandung saat memberikan arahan pada Sosialisasi Pengembangan BUMDes, di Sutan Raja Soreang, Kamis (6/9/2024).

Padahal menurut pemikirannya, dengan dibentuknya Bumdes diharapkan desa bisa mendapatkan penambahan pendapatan dan mampu mengelola potensi dari masing-masing desa. Bumdes dibuat dengan harapan dapat membantu pemerintah dalam rangka percepatan ekonomi dan memajukan masyarakat, serta mampu melakukan inovasi untuk kemajuan desa.

“Nah, pertanyaannya apakah Bumdes sudah bisa melaksanakan tujuan dibentuknya Bumdes tadi? Saya kira ini harus dievaluasi,” kata Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini.

Jangan hanya gayanya saja di tiap desa ada Bumdes, kata bupati, tapi kemampuan dalam rangka membuat Kelompok Usaha Bersama (Kube) saja tidak mau. Bahkan posisi Bumdes kebanyakan kini malah cenderung merugi setiap tahunnya.

“Padahal kita sudah mempersiapkan anggaran berapapun kebutuhan Bumdes, kita akan cover. Kita sudah menyimpan Rp70 miliar di BPR Kerta Raharja dan Bank bjb untuk program pinjaman dana bergulir tanpa bunga tanpa jaminan, silahkan kolaborasikan dengan Bumdes,” kata Kang DS.

Bumdes diharapkan bisa berinovasi membuat program kerjasama dengan BUMD milik Pemkab Bandung yang lainnya selain BPR, baik dengan Perumda Air Minum Tirta Raharja untuk bidang air minum, maupun PT Bandung Daya Sentosa untuk bidang pertanian.

“Jadi, saya kira bahwa kalau berbicara masalah Bumdes, bisakah para pengurusnya itu mempunyai pemikiran-pemikiran dan karakter entrepreneur, punya pemikiran jadi pengusaha? Karena sampai saat ini jujur saya sampaikan, Bumdes ini peranannya belum ada yang maksimal,” kata Kang DS.

Bupati Bedas berharap Bumdes betul-betul bisa diandalkan di desanya masing-masing. Hal itu bisa dilakukan dengan peningkatan SDM yang paham digitalisasi, memahami tugas pokok dan fungsinya.

“Jadi, berikanlah pengelolaan Bumdes ini kepada orang yang profesional. Ke depan kita akan lihat dan memberikan reward and punisment kepada Bumdes. Bagi yang berprestasi kita berikan reward. Sebaliknya bagi yang mengecewakan kita berikan punishment,” tandasnya.

Selain itu dengan pengelolaan big data, adanya riset kajian, membangun institusi yang kuat dan pengelolaan keuangan yang baik.

“Karena itu saya mengajak kepada seluruh pengurus Bumdes di Kabupaten Bandung, yuk kita sama-sama bangkit, jangan terlalu lama kita tidur,” seru Kang DS.(Ads)

Berita Terkait

Bebaskan dari Pajak, Bupati Bandung Dorong Lahirnya Perdes Lahan Sawah Dilindungi
Ajak Dunia Hadapi Tantangan Polycrisis, Indonesia Inisiasi Forum Tingkat Tinggi Kemitraan Multi-Pihak
Kesekian Kalinya, Bupati Bandung Raih Penghargaan FOKUS BBT dari Kementerian Perindustrian
Didik J Rachbini: Utang Negara Melonjak 3 Kali Lipat di Era Jokowi
Dukung Akselerasi Satu Juta NIB, Pemkot Cimahi Selenggarakan Sosialisasi OSS RBA
Bupati Bandung Panen Perdana Buah Anggur Inovasi Bedas OK di Momen HUT ke-79 RI
Puluhan Produk Lokal Kota Cimahi Rambah Pasar Internasional
Kurangi Angka Pengangguran, Pemkab Bandung Gelar Job Fair Mini, Ada 350 Lowongan Kerja

Berita Terkait

Sabtu, 7 September 2024 - 15:18 WIB

Bebaskan dari Pajak, Bupati Bandung Dorong Lahirnya Perdes Lahan Sawah Dilindungi

Jumat, 6 September 2024 - 13:29 WIB

Baru 5 % yang Sehat, Bupati Akhirnya Batalkan Simpan Modal Bergulir di Bumdes

Senin, 2 September 2024 - 14:18 WIB

Ajak Dunia Hadapi Tantangan Polycrisis, Indonesia Inisiasi Forum Tingkat Tinggi Kemitraan Multi-Pihak

Jumat, 30 Agustus 2024 - 10:22 WIB

Kesekian Kalinya, Bupati Bandung Raih Penghargaan FOKUS BBT dari Kementerian Perindustrian

Senin, 26 Agustus 2024 - 14:33 WIB

Didik J Rachbini: Utang Negara Melonjak 3 Kali Lipat di Era Jokowi

Berita Terbaru