BANDUNG, bipol.co – Kapolda Jabar Irjen Pol. Agung Budi Maryoto yakin tingkat demokrasi masyarakat Jawa Barat yang tinggi akan membuat pelaksanaan Pemilu berjalan dengan aman, damai, dan Kondusif.
Kesimpulan itu Ia sampaikan berdasarkan pengalaman keberhasilan saat pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018 blalu yang berjalan dengan aman dan tertib. Bahkan Agung mengklaim tidak ada satu Pot pun yang mengalami kerusakan salam Pilkada itu.
“Tidak ada satu pot bunga pun yang sampai pecah, tidak ada satu tetes darah selama proses Pilkada yang sangat panjang kemarin. Ini menunjukkan masyarakat Jawa Barat memiliki mempunyai tingkat demokratisasi yang tinggi,” katanya di Lapang Gasibu, Bandung, Jumat (23/3/2019).
Agung mengingatkan kepada setiap anggota dan komponen masyarakat yang menjadi mitra dalam pengaman Pemilu 2019 mendatang untuk mempersiapkan diri dengan maksimal.
“Pemilu nanti akan menyita energi, waktu, tenaga yang cukup banyak. Tetapi Saya sangat berkeyakinan Insyaallah Jawa Barat aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.
Agung menambahkan, dalam pengamanan Pemilu diperlukan langkah-langkah pencegahan. Ia mengimbau aparat yang bertugas bersinergi dengan masyarakat untuk kembali menghidupkan posko-posko pengamanan.
“Sesuai amanat Menkopolhukam kepada rekan-rekan TNI-Polri untuk melakukan langkah-langkah preventif apakah itu menghidupkan kembali Poskamling atau melakukan patroli gabungan terpadu, itu untuk menunjukkan kehadiran negara melindungi dan memgayomi masyarakat yang kita cintai,” tambahnya. **
Reporter: Rahmat Kurniawan
Editor : Ude D Gunadi