Personel Basarnas Siaga di Lokasi Paragliding Internasional Yang Diikuti Puluhan Negara

- Editor

Sabtu, 26 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG, bipol.co – Kabupaten Sumedang terpilih menjadi tuan rumah ajang kejuaraan Paragliding Internasional Championship 2019.

Acara yang telah berlangsung selama 3 Hari ini, kini memasuki babak semi final.

Animo masyarakat Sumedang Khususnya, dan Jabar umumnya cukup antusias melihat lomba Tingkat Internasional tersebut.

Guna mengantisipasi adanya kecelakaan saat Peserta melakukan lomba, Tim SAR disiapkan di lokasi lomba yang berada diketinggian tersebut.

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah S.Sos, mengatakan bahwa Basarnas mengerahkan 15 personil siaga SAR Khusus yang di perintahkan bersiaga dalam perhelatan Paragliding World Championship and Culture Festival yang diadakan di Sumedang Jawa Barat dari 22 Oktober hingga 28 Oktober 2019.

“Hari ini Tim SAR siaga untuk mendukung mensukseskan keberlangsungan perhelatan internasional tersebut. Kejuaraan Paralayang Internasional di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat resmi dimulai pada 22 Oktober 2019 dan dibuka langsung oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir,” jelasnya, Sabtub(26/10).

Kegiatan ini juga diapresiasi dengan pemberinan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) dengan kategori rekor dunia terbang atlet paralayang.

“Ada atlet bersama 159 penerbang. Rekor ini memecahkan pencapaian sebelumnya di Bali dengan 110 penerbang,” paparnya.

Dalam pemantauan dilokasi, BBasarnas menempati lima posko dalam kegiatan tersebut.

Selain Basarnas , disiagakan juga Dinas Kesehatan, BPBD, TNI serta pihak kepolisian setempat.

Peserta paralayang berasal dari berbagai Negara seperti China, Vietnam, Australia, Korea, UK, Spanyol, Bulgaria, Turki, Hungaria, Malaysia hingga Indonesia.

Informasi yang dihimpun, menyebutkan ada dua kategori dalam perlombaan paralayang ini yaitu Kelas Accuracy dan Kelas Cross Country.

Berdasarkan pemantauan tim di lapangan hari ini, Kelas Accuracy dimulai pada pukul 07.25 WIB dan ditutup pukul 15.29 WIB. Jumlah atlet yang telah selesai melaksanakan lomba sebanyak 59 Atlet.

Sedangkan Kelas Cross Country dimulai pada Pkl. 12.30 WIB dan ditutup Pkl. 17.00 WIB. Jumlah atlet yang telah selesai melaksanakan lomba sebanyak 88 Atlet.

Redaktur: Arief

Berita Terkait

Ngeri! Guru Besar UGM Diduga Berbuat Kekerasan Seksual Terhadap Mahasiswi Sejak 2023
Panglima TNI Dampingi Menlu RI Lepas Bantuan Kemanusian Untuk Myanmar
Karena Hal Ini …Hasto Minta Surat Dakwaan Penuntut Umum Harus Dinyatakan Batal Demi Hukum
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1446 H Jatuh pada 31 Maret 2025
Didampingi Wabup Bandung Ali Syakieb, Wakapolri Tinjau Arus Mudik di Jalur Nagreg
Panglima TNI dan Rombongan Tinjau KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Ini Pesan Kapolri untuk Pemudik
UU TNI Disahkan DPR, Mahasiswa UI Gugat ke MK
Cerita Eks Tim Anti Mafia Migas Akui Sulitnya Tangani Mafia: Hasil Audit Forensik Berhenti di Lingkaran Istana

Berita Terkait

Sabtu, 5 April 2025 - 17:01 WIB

Ngeri! Guru Besar UGM Diduga Berbuat Kekerasan Seksual Terhadap Mahasiswi Sejak 2023

Jumat, 4 April 2025 - 16:22 WIB

Panglima TNI Dampingi Menlu RI Lepas Bantuan Kemanusian Untuk Myanmar

Minggu, 30 Maret 2025 - 10:16 WIB

Karena Hal Ini …Hasto Minta Surat Dakwaan Penuntut Umum Harus Dinyatakan Batal Demi Hukum

Sabtu, 29 Maret 2025 - 22:14 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1446 H Jatuh pada 31 Maret 2025

Sabtu, 29 Maret 2025 - 17:06 WIB

Didampingi Wabup Bandung Ali Syakieb, Wakapolri Tinjau Arus Mudik di Jalur Nagreg

Berita Terbaru

Balai Chakri Mahaprasad di Istana Raja di Bangkok. (Via Wikipedia)

INTERNASIONAL

Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung

Minggu, 6 Apr 2025 - 14:56 WIB