BIPOL.CO, JAKARTA – Polsek Tambora akhirnya memulangkan penyanyi dangdut Asipul Jamil. Hal itu setelah polisi menyimpulkan hasil uji laboratorium rambut Saipul Jamil negatif narkoba setelah ditangkap bersama asistennya, Steven Arthur Ristiady.
“Tentu dengan mekanisme itu. Tapi kalau kita melihat bukti yang ada ya pasti dikembalikan karena tidak terbukti. Salah satu, melakukan uji lab terhadap rambut itu kan untuk membuktikan,” kata Kapolsek Tambora Kompol Donny Agung Harvida saat dimintai konfirmasi, Senin (8/1), dilansir dari detikcom.
Donny mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus yang ada. Polisi juga tengah memburu sosok yang melontarkan ucapan kasar hingga aksi pemukulan saat proses penangkapan.
“Nanti masih dalam proses penyelidikan yang dilakukan Polres Jakbar dan Propam Polres itu. Jadi semuanya akan disampaikan,” ujarnya.
Polisi pun telah menetapkan asisten Saipul Jamil, Steven Arthur Ristiady, sebagai tersangka kasus narkoba. Polisi juga menangkap penjual sabu ke Steven.
Saipul Jamil Bersyukur
Pedangdut Saipul Jamil dipulangkan polisi karena tidak terbukti mengonsumsi narkoba setelah diamankan bersama asistennya, Steven Arthur Ristiady. Saipul Jamil mengaku bersyukur.
“Alhamdulillah hari ini saya dinyatakan bebas dan bersih dari narkoba dan psikotropika. Alhamdulillah. Sekarang kondisi saya sehat alhamdulillah dan saya siap beraktivitas lagi seperti biasa,” kata Saipul Jamil di Polsek Tambora, Senin (8/1/2024).
Saipul Jamil mengatakan pengungkapan kasus tersebut membuat dirinya tahu asistennya merupakan pengguna narkoba. Dia mengatakan efek narkoba sangat buruk.
“Kita harus selalu waspada dengan orang-orang di sekeliling kita, yang mungkin kalau nggak ada kejadian ini kita tidak tahu kalau asisten saya mengonsumsi narkoba. Jadi hikmahnya banyak, bahwa ternyata kita tidak boleh gampang percaya dengan orang yang ada di kanan kiri kita harus selalu waspada,” kata dia
“Jauhi narkoba tidak ada kegunaannya banyak ruginya. Gara-gara narkoba orang bisa jadi gila, gara-gara narkoba orang kehilangan masa depan, gara-gara narkoba orang jadi kehilangan pendapatan segala-galanya, pokoknya nggak ada bagusnya. Itu pesan dari Bang Ipul, dan insyaallah saya akan selalu mendukung kepolisian Republik Indonesia untuk memberantas narkoba bentuknya seperti apa pun,” ujarnya.(*)