Bak Oase di Gurun Pasir, Daya Tarik Pasir Mantri, Wisata Religi di Tengah Situ Wanayasa

- Editor

Minggu, 28 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIPOL.CO, PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta terus mengembangkan berbagai destinasi wisata di wilayahnya. Hal itu bertujuan untuk menarik wisatawan lokal maupun nasional.

Nah bagi anda yang berkunjung ke Purwakarta, rasanya tak lengkap jika tak mampir ke Situ Wanayasa. Di wisata alam tersedia beragam fasilitas yang bisa dinikmati oleh wisatawan.

Lokasi wisata alam ini berada persis di sisi jalan provinsi yang menjadi penghubung antara Purwakarta dengan Subang via Jalan Cagak. Letaknya, sekitar 24 km sebelah tenggara Kota Purwakarta. Keindahan alamnya, juga sudah tak diragukan lagi.

Tak heran, di setiap akhir pekan atau musim liburan tiba tempat tersebut bak oase digurun pasir. Apalagi, keberadaan kawasan ini terletak di kaki Gunung Burangrang, dengan luas sekitar 7 hektare yang berada pada ketinggian 600 mdpl. Sehingga, udara di sekitar situ wanaysa ini sangatlah sejuk dengan semilir angin pegunungan.

Ada yang menarik di kawasan situ wanayasa ini, yakni keberadaan sebuah pulau kecil atau biasa disebut oleh masyarakat sekitar dengan nama Pasir Mantri. Keberadaan pulau yang letaknya persis di tengah-tengah telaga itu, mempunyai daya tarik tersendiri karena keasriannya.

Masyarakat di daerah itu, biasa menyebutnya dengan Penclut Pasir Mantri. Di kawasan itu, terdapat puluhan makan leluhur dan para ulama besar Purwakarta pada zaman dulu.

Ada sekitar 33 makam para kyai besar zaman dulu di kawasan ini. Salah satunya, makam Kyai Ageung. Menurut cerita, Kyai Ageung yang nama aslinya Rd Tisna Direja Bin Tirta Nagara ini pernah mensyiarkan ajaran islam di Wanayasa.

Konon, Kyai Ageung dulu merupakan pendiri Pesantren Saung Agung yang lokasinya persis di sekitar Situ Wanayasa.

Menurut cerita masyarakat sekitar, kala itu tepatnya pada 1586 silam kyia berdarah Banten ini sengaja datang ke Wanayasa untuk mensyiarakan Islam dan mempunyai 100 santri di pesantrennya itu.

Lalu, pada 1603 Kyia Ageung wafat. Kemudian, jasadnya di kebumikan oleh keluarga dan para santrinya di lokasi yang saat ini menjadi tempat ngadem itu.

Sepeninggalan Kyia Ageung, pesantren tersebut dikelola dan dirintis oleh keluarga besarnya. Hingga akhirnya, satu persatu santrinya wafat di kebumikan di lokasi yang sama.

Dirangkum dari berbagai sumber lainnya, sebenarnya dahulu kala konon terdapat empat bukit kecil di area yang berada di pinggir Situ Wanayasa. Namun, yang tersisa hanya satu yakni penclut Pasir Mantri ini.(Adv)

Berita Terkait

Ambil Hikmah Kejadian Subang, Pemprov Jabar dan GIPI Sepaham Bangun Industri Pariwisata Jabar 
Produk Kerajinan Tangan Jabar Ramaikan Expo Dekranas
Pemkab Bandung Kembali Hapus Sanksi Denda Pajak Daerah, Ini Menurut Bapenda Jenis dan Ketentuannya
Sekda Jabar Dorong BUMDes dan BUMDesma Kuatkan Eksistensi Lawan Rentenir atau Bank Emok
Perumda Tirta Raharja Kembali Dapat Hibah Berbasis Kinerja 2024 dari Australia Rp10,2 Miliar
Bupati Bandung Terima Bantuan Bibit dan Alat Pertanian Senilai Rp 2,8 M dari Mentan
Promosikan Produk Unggulan Jabar, Amanda Soemedi Resmikan Tiga Fasilitas di Bandara Kertajati
Rakor Persiapan WWF ke-10 di Bali, Pemkab Bandung Dorong PDAM Tingkatkan Cakupan Layanan Air Bersih
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 22:08 WIB

Ambil Hikmah Kejadian Subang, Pemprov Jabar dan GIPI Sepaham Bangun Industri Pariwisata Jabar 

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:55 WIB

Produk Kerajinan Tangan Jabar Ramaikan Expo Dekranas

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:34 WIB

Pemkab Bandung Kembali Hapus Sanksi Denda Pajak Daerah, Ini Menurut Bapenda Jenis dan Ketentuannya

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:25 WIB

Sekda Jabar Dorong BUMDes dan BUMDesma Kuatkan Eksistensi Lawan Rentenir atau Bank Emok

Rabu, 8 Mei 2024 - 21:53 WIB

Perumda Tirta Raharja Kembali Dapat Hibah Berbasis Kinerja 2024 dari Australia Rp10,2 Miliar

Selasa, 7 Mei 2024 - 14:15 WIB

Bupati Bandung Terima Bantuan Bibit dan Alat Pertanian Senilai Rp 2,8 M dari Mentan

Selasa, 7 Mei 2024 - 09:37 WIB

Promosikan Produk Unggulan Jabar, Amanda Soemedi Resmikan Tiga Fasilitas di Bandara Kertajati

Jumat, 3 Mei 2024 - 21:31 WIB

Rakor Persiapan WWF ke-10 di Bali, Pemkab Bandung Dorong PDAM Tingkatkan Cakupan Layanan Air Bersih

Berita Terbaru