Vijaya Dilaporkan ke Polisi,Cemarkan Nama Baik Iwan Bule

- Editor

Jumat, 1 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vijaya Fitriyasa (ant)

Vijaya Fitriyasa (ant)

BANDUNG.bipol.co- Calon Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Vijaya Fitriyasa dilaporkan ke Polrestabes Bandung atas dugaan pencemaran nama baik terhadap calon Ketua Umum PSSI lainnya, Komjen Polisi Mochamad Iriawan.

Yudi Sufredi sebagai pelapor menyebut Vijaya telah menyinggung mantan Kapolda Jawa Barat yang akrab disapa Iwan Bule itu.

Dalam laporannya, kata Yudi, Vijaya telah menuding bahwa Iwan Bule telah bekerja sama dengan kartel untuk memenangi jabatan Ketua Umum PSSI.

“Ucapan Vijaya yang mengatakan ada kartel dianggap sebagai memprovokasi,” kata Yudi di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (1/11).

Vijaya yang merupakan pemilik saham di klub Persis Solo itu diduga telah mencemarkan nama Iwan Bule saat hadir di acara televisi Mata Najwa, Rabu (30/10). Saat itu dia mengungkapkan permasalahan yang diduga sedang dialami PSSI.

Menurut Vijaya, PSSI saat ini sedang dikendalikan oleh para kartel atau pebisnis sepak bola. Vijaya menyebut Iwan Bule adalah sosok yang cukup dekat dengan para kartel itu.

Seharusnya, kata Vijaya, Iwan Bule diharapkan dapat menuntaskan permasalahan PSSI yang melekat dengan para kartel. Namun, dia menuding bahwa Iwan Bule malah berkolaborasi dengan para kartel untuk mendapat jabatan Ketua Umum PSSI.

“Jelas hal itu tidaklah pantas dilontarkan karena selama ini Pak Iwan Bule tidak seperti itu,” kata Yudi.

Dengan tudingan itu, Yudi melaporkan atas adanya dugaan pencemaran nama baik terhadap Iwan Bule.

Menurut Yudi, pernyataan tersebut sangat bertentangan dengan budaya Indonesia yang menjunjung tinggi adab dalam berkomunikasi.

“Jadi, setoplah membuat pernyataan bohong atau hoaks karena bisa jadi provokasi,” kata Yudi. (ant)

 

Editor   Deden .GP

Berita Terkait

Sertifikat HGB RS Immanuel Bandung Diminta Dibekukan
Jaksa Raksa Sakola, Kolaborasi Kejari dan Pemkot Bandung Ajak Dunia Pendidikan Melek Hukum
Tradisi Memitu Indramayu Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda
Bey Machmudin Apresiasi Polres Cimahi Musnahkan Ribuan Knalpot Brong
Bersama Syikhuna Pajada, Ribuan Jamaah Do’akan Kang DS Jadi Bupati Bandung Periode Kedua
Penomena Kasus Guru Supriyani Tunggu Keadilan, Somasi Bupati Hingga Kepala Kejari Tuntut Bebas
Implementasi Kepahlawanan: Runtuhkan Kultur dan Struktur Kemiskinan dan Kebodohan
Menkomdigi Nonaktifkan 11 Pegawai yang Terlibat Kasus Hukum

Berita Terkait

Jumat, 29 November 2024 - 13:29 WIB

Sertifikat HGB RS Immanuel Bandung Diminta Dibekukan

Kamis, 28 November 2024 - 19:50 WIB

Jaksa Raksa Sakola, Kolaborasi Kejari dan Pemkot Bandung Ajak Dunia Pendidikan Melek Hukum

Kamis, 28 November 2024 - 15:03 WIB

Tradisi Memitu Indramayu Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Rabu, 20 November 2024 - 17:11 WIB

Bey Machmudin Apresiasi Polres Cimahi Musnahkan Ribuan Knalpot Brong

Sabtu, 16 November 2024 - 17:19 WIB

Bersama Syikhuna Pajada, Ribuan Jamaah Do’akan Kang DS Jadi Bupati Bandung Periode Kedua

Berita Terbaru

BAZNas Sumedang bekerjasama dengan BAZNas RI berhasil membangun kembali rumah milik Adun (73) tidak layak huni di Dusun Tarogong, RT 008 RW 003, Cijeungjing l, Kecamatan Jatigede. Foto: Humas Sumedang.

NEWS

BAZNas Perbaiki Rumah Adun yang tidak Layak Huni

Senin, 2 Des 2024 - 16:08 WIB