Kejari Sosialisasikan Pinjam Pakai Barang Bukti

- Editor

Kamis, 14 Maret 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR, bipol.co – Kejaksaan Negeri Cianjur menggiatkan program Jaksa Masuk Sekolah. Program tersebut memberikan pemahaman menyangkut hukum kepada para pelajar.

Satu di antaranya dilakukan ke SMKN 1 Pacet. Di sekolah itu, jajaran Korps Adhyaksa tersebut mengajar kaitan ilmu hukum kepada para pelajar. “Kami kenalkan berbagai produk hukum. Misalnya undang-undang dan lainnya,” kata Kasi Intelijen Kejari Cianjur, Mali Diaan, Kamis (14/3/2019).

Saat ini yang kerap digencarkan kepada para pelajar yakni bentuk hukum berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, serta perlindungan anak.

“Kami laksanakan kegiatan ini secara rutin,” ucap Mali.

Penyuluhan dan penerangan hukum juga diberikan Kejari Cianjur kepada aparatur pemerintahan dan masyarakat. Seperti dilakukan kepada jajaran pemerintahan dan masyarakat di Kelurahan Bojongherang Kecamatan Cianjur, Rabu (13/3/2019).

“Kegiatan ini bertujuan mengimplementasikan program pembinaan masyarakat taat hukum,” jelas dia.

Upaya itu sebagai bagian menekan terjadinya bentuk-bentuk pelanggaran hukum yang bisa jadi dilakukan aparatur pemerintahan maupun masyarakat.

“Sasaran kami semua kalangan. Sehingga semua elemen masyarakat mengetahui dan memahami aturan-aturan hukum,” tegasnya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan sosialisasi pinjam pakai barang bukti. Masyarakat yang memiliki barang bukti dalam proses hukum tinggal mengajukan permohonan kepada Kejari Cianjur secara daring (online).

“Pinjam pakai barang bukti ini tanpa dipungut biaya alias gratis,” tandasnya.**

 

Reporter : Andi

Editor : Ude Gunadi

Berita Terkait

Sertifikat HGB RS Immanuel Bandung Diminta Dibekukan
Jaksa Raksa Sakola, Kolaborasi Kejari dan Pemkot Bandung Ajak Dunia Pendidikan Melek Hukum
Bey Machmudin Apresiasi Polres Cimahi Musnahkan Ribuan Knalpot Brong
Penomena Kasus Guru Supriyani Tunggu Keadilan, Somasi Bupati Hingga Kepala Kejari Tuntut Bebas
Menkomdigi Nonaktifkan 11 Pegawai yang Terlibat Kasus Hukum
Wamen Komdigi Nezar Patria Dukung usut Tuntas Jaringan Judi Online
Tom Lembong Jadi Tersangka Karena Kebijakan, Pakar Hukum Pidana Nilai Kejaksaan Keliru
Diduga Hanya Gegara Beri Izin Tom Lembong Jadi Tersangka Kasus Korupsi Impor Gula

Berita Terkait

Jumat, 29 November 2024 - 13:29 WIB

Sertifikat HGB RS Immanuel Bandung Diminta Dibekukan

Kamis, 28 November 2024 - 19:50 WIB

Jaksa Raksa Sakola, Kolaborasi Kejari dan Pemkot Bandung Ajak Dunia Pendidikan Melek Hukum

Rabu, 20 November 2024 - 17:11 WIB

Bey Machmudin Apresiasi Polres Cimahi Musnahkan Ribuan Knalpot Brong

Rabu, 13 November 2024 - 07:53 WIB

Penomena Kasus Guru Supriyani Tunggu Keadilan, Somasi Bupati Hingga Kepala Kejari Tuntut Bebas

Senin, 4 November 2024 - 15:27 WIB

Menkomdigi Nonaktifkan 11 Pegawai yang Terlibat Kasus Hukum

Berita Terbaru

BAZNas Sumedang bekerjasama dengan BAZNas RI berhasil membangun kembali rumah milik Adun (73) tidak layak huni di Dusun Tarogong, RT 008 RW 003, Cijeungjing l, Kecamatan Jatigede. Foto: Humas Sumedang.

NEWS

BAZNas Perbaiki Rumah Adun yang tidak Layak Huni

Senin, 2 Des 2024 - 16:08 WIB