Serikat Pekerja PLN Gugat Persoalkan Usia Pensiun

- Editor

Kamis, 17 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA.bipol.co – Serikat Pekerja PT PLN (Persero) mengajukan permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan karena menilai batas usia pensiun pekerja/buruh tidak ditentukan dengan jelas.

Ketua Umum SP PLN Eko Sumantri dan Sekretaris Jenderal SP PLN Sarwono dalam permohonan yang dikutip dari laman Mahkamah Konstitusi, Rabu (16/9), mengatakan bahwa Pasal 154 Huruf (c) UU Ketenagakerjaan menimbulkan multitafsir dalam menentukan usia pensiun bagi pekerja/buruh.

Adapun Pasal 154 Huruf c UU Ketenagakerjaan berbunyi: “Penetapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 151 Ayat (3) tidak diperlukan dalam hal: (c) Pekerja/buruh mencapai usia pensiun sesuai dengan ketetapan dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, atau peraturan perundang-undangan.”

Menurut para pemohon yang bertindak sebagai perorangan dan dalam jabatan itu, perjanjian kerja bersama (PKB) 2010—2012 beserta perubahannya antara serikat pekerja PT PLN dan PT PLN mengatur usia pensiun yang tidak sama untuk semua pekerja

Para pemohon menyebut sebagian pekerja pensiun pada usia 46 tahun dan sebagian lagi pensiun pada usia 56 tahun.

Sementara, Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan mengatur dalam Pasal 15 Ayat (1) pertama kali usia pensiun  ditetapkan 56 tahun, kemudian Pasal 15 Ayat (2) menyatakan mulai 1 Januari 2019 usia pensiun sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) menjadi 57 tahun.

Untuk itu, adanya perbedaan usia pensiun pegawai PT PLN (Persero) yang termaktub di dalam perjanjian kerja bersama 2010—2012 dan peraturan perundang-undangan, menurut para pemohon, menimbulkan diskriminasi terhadap usia pensiun di antara para pegawai.

Untuk itu, para pemohon meminta MK untuk menyatakan ketentuan Pasal 154 Huruf c UU Ketenagakerjaan, sepanjang frasa “perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama” dihapuskan atau tidak memiliki kekuatan hukum mengikat.

“Jika dikabulkan penghilangan frasa di atas akan berbunyi, ‘Penetapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 151 Ayat (3) tidak diperlukan dalam hal pekerja buruh mencapai usia pensiun sesuai dengan ketetapan dalam peraturan perundang-undangan’,” kata Eko Sumantri. (net)

Editor Deden .GP

Berita Terkait

Operasi KRYD, Personil Gabungan Berhasil Gagalkan Peredaran Miras di Garut
Diduga Terlibat Produksi Film Porno, Selebgram Ini Akhirnya Ditangkap Polisi
Polisi Tangkap Pelaku Ancam Tembak Anies Saat Live TikTok, Anies Baswedan Apresiasi
Negatif Narkoba Saipul Jamil Dibebaskan: Saya Siap Beraktivitas Lagi
MA Tolak Gugatan PKPU Syarat Capres-Cawapres
Saipul Jamil Akui Tak Pernah Sentuh Narkoba, Tak Menyangka Bekerja Satu Tahun Asistennya Pemakai
Mobil Saipul Jamil Terjebak dan Digerebek Polisi di Halte Transjakarta, Diduga karena Kasus Narkoba
Dugaan Kasus Korupsi Tata Niaga Komoditas Emas, Penyidik Kejagung Geladah Kantor UBPPLM
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 08:21 WIB

Operasi KRYD, Personil Gabungan Berhasil Gagalkan Peredaran Miras di Garut

Rabu, 24 Januari 2024 - 22:36 WIB

Diduga Terlibat Produksi Film Porno, Selebgram Ini Akhirnya Ditangkap Polisi

Sabtu, 13 Januari 2024 - 17:48 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Ancam Tembak Anies Saat Live TikTok, Anies Baswedan Apresiasi

Selasa, 9 Januari 2024 - 14:53 WIB

Negatif Narkoba Saipul Jamil Dibebaskan: Saya Siap Beraktivitas Lagi

Minggu, 7 Januari 2024 - 15:40 WIB

MA Tolak Gugatan PKPU Syarat Capres-Cawapres

Sabtu, 6 Januari 2024 - 20:53 WIB

Saipul Jamil Akui Tak Pernah Sentuh Narkoba, Tak Menyangka Bekerja Satu Tahun Asistennya Pemakai

Sabtu, 6 Januari 2024 - 09:06 WIB

Mobil Saipul Jamil Terjebak dan Digerebek Polisi di Halte Transjakarta, Diduga karena Kasus Narkoba

Sabtu, 30 Desember 2023 - 21:38 WIB

Dugaan Kasus Korupsi Tata Niaga Komoditas Emas, Penyidik Kejagung Geladah Kantor UBPPLM

Berita Terbaru